Kami sebenarnya sudah memikirkan masalah listrik ini
10 tahun yang lalu. Atas dasar pemikiran PLN sangat
tidak konsekuen dengan layanannya seperti tegangan
yang naik turun (tidak bisa di claim tapi telat bayar
di denda), pembacaan meter yang asal2an dsb maka kami
mencoba membuat alat yang dapat menghemat listrik.
Puji syukur selama 15 tahun bergelut dengan kegagalan
akhirnya kami bisa membuat alat yang dapat menghemat
listrik s.d 50% dari pemakaian yang ada sekarang.
Asumsi ini diambil karena susah menurunkan daya
daripada menambah daya. Namun penemuan kami ini
sebenarnya perlu pembuktian nyata alias
dioperasionalkan secara non stop selama beberapa hari
atau sebulan dsb sayangnya sebagai peneliti mandiri
dengan kantong sendiri akhirnya tidak kuat lagi
meneruskan penelitian ini kami berharap Pemerintah mau
melirik dan menantang kami untuk pembuktian dimana
Pemerintah dapat membiayai pembuatan alat kami untuk
uji coba non stop tapi sampai hari ini tidak ada.
Tenaga ahli dari Turbo Institute Slovenia (BPPT nya
Slovenia) datang ke Bogor dengan Habibi nya Slovenia
untuk membuktikan penemuan kami.
Sebelum mesin dijalankan mereka membahas secara
teoritis yang menurut mereka "tidak mungkin", namun
sebagai penemu kami tidak mau berdebat tapi mau
membuktikan dan alhasil begitu di jalankan mesin kami
mereka terbengong.... namun kesimpulan mereka nyata
sampai sekarang yaitu " penemuan anda belum mempunyai
arti bila belum dikomersialkan!".
Memang benar... uang tidak punya lagi sponsor utama
Pemerintah tidak ada... akhirnya kami menempuh
pemikiran nampaknya kita harus bekerjasama dengan luar
negeri lalu alat kami masuk dengan merek "burung
elang" bukan "burung garuda" dan nampaknya kami
tinggal menunggu tim dari luar negeri.
Bayangkan untuk membangun pembangkit listrik 1 MW
dibutuhkan $1 juta sedangkan kami bisa membuatnya
hanya dengan Rp.1 M atau 500.000 KW kami hanya
memerlukan Rp.500.000.000,- Pertanyaannya... maukan
Pemerintah memaksa kami untuk membuktikan penelitian
kami (selama ini kantong sendiri) dengan mensponsori
penelitian kami? toh kami bukan mulai dari awal lagi
tetapi sampai pada unjuk kerja yang kontinue....
Rupanya Program menaikan TDL yang lbih diprioritaskan.
... 

Salam,
Tim Peneliti yang tidak digubris


--- Bill Fridini <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Quoting [EMAIL PROTECTED]:
> > Quoting Judith Lubis <[EMAIL PROTECTED]>:
> > > yang lain ada ide ?
> > > atau yang merasa susah dengan PLN naik hanya
> segelintir saja sehingga
> > > tidak ada suara ?
> > > atau mungkin para warneters sudah makmur ya
> sehingga kenaikan TDL
> > > tidak ada dampak nya P ~~
> > >
> > > jms
> > >
> > >
> > 
> > Rekan-rekan Warnet,
> > 
> > Kenaikan listrik sejak beberapa tahun lalu memang
> terdengar tidak seheboh
> > sekarang.  Tapi dari yang saya perhatikan,
> kenaikan itu berdampak pada
> > kenaikan biaya listrik hingga 100%.  Jadi bisa di
> bayangkan kalau TDL naik
> > hingga mendekati 50% saja maka tagihan listrik
> kita akan naik melebihi
> > 100%.  Saya sendiri sebenarnya bingung,
> penghematan macam apa lagi yang
> > harus dilakukan? Jalan lain, yah kita tutup saja.
> Lebih dari setengah
> > pengakses internet Indonesia melalui warnet kalau
> kita semua tutup karena
> > beban biaya terlalu tinggi maka yang rugi
> sebenarnya Bangsa ini.
> > 
> > Jangan lupa, biaya listrik kita yang tinggi lebih
> disebabkan MARK UP yang
> > tidak tanggung-tanggung dan operasional yang
> bobrok dari PLN dan demi
> > menutupi operasional, mereka memilih kita yang
> dibebani bukannya mereka
> > yang berusaha untuk efisien.
> > 
> > 
> 
> Gimana donk....apa yg dapat dilakukan oleh
> pemilik/pengelola/operator warnet?
> Yg jelas implikasi dari kenaikan TDL ini akan
> berakibat naiknya biaya produksi.
> Nah jika harga sewa di warnet juga dinaikkan maka
> akan makin menurunkan daya
> beli masyarakat. Padahal tidak dinaikkan juga daya
> beli masyarakat juga sudah
> menurun krn kenaikan TDL ini.
> 
> Btw, sejak thn 2000 harga sewa internet di warnet
> (dan item2 lain: scan, print,
> disket etc) relatif tidak naik. Begitu juga harga
> B/W ISP juga hampir sama dari
> thn ke tahun. Tapi kenaikan sewa tempat, TDL
> listrik, Telpon dan UMR sudah naik
> sekian persen...lama-lama bisnis warnet jadi bisnis
> sosial :D
> 
> Salam,
> ~bill~
> 
> 
> 


              
KCA Net
  Supported by :
  - PT. BROADBAND NETWORK SYSTEM the holding Company of
     PT. Global Telecom Utama, PT. SpeedNet, PT. StarCall, PT. StarCom, PT. 
Texascom
  - PT. Datascrip
  Komp. BBIA 16, Cikaret Bogor
  0251-485 067, 0818 48 06 14, 








__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 





Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke