Kepada seluruh rekan-rekan,
Mohon maaf sedikit memberikan informasi Rilis tentang Seminar "Rekayasa Foto di
Era Teknologi Informasi" (sekaligus mengundang para Kontributor Majalah Biskom
dimilis ini untuk dapat hadir)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Biskom akan Gelar Seminar "Rekayasa Foto di Era Teknologi Informasi" Kupas
Tuntas Aspek Teknis dan Non Teknis Rekayasa Foto.
Ketika dunia fotografi bersentuhan dengan dunia teknologi informasi khususnya
komputer, terjadilah revolusi yang melahirkan digital imaging. Keduanya seiring
sejalan, melangkah bersama, mengikuti ritme perkembangan teknologi yang kian
hari demikian pesat. Saat dunia teknologi informasi berkembang pesat, teknik
manipulasi foto pun makin canggih.
Sebagaimana perumpaan, kehadiran teknologi baru kerap disertai dampak baik dan
buruk. Ibarat pisau bermata dua atau istilahnya tergantung the man behind the
gun. Dia bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk hal-hal positif, tapi juga
bisa untuk hal-hal negatif sampai tindakan melanggar hukum dan etika. Tak
terkecuali pada digital imaging.
Masih hangat dalam memori kita, beberapa tahun terakhir bermunculan kasus
peredaran manipulasi foto selebritis dalam negeri. Mulai dari foto Be'jah dan
almarhumah Sukma Ayu, serta Putri Indonesia Artika Sari Dewi, terakhir adalah
foto mirip Mayangsari dan Bambang Trihatmodjo, putra mantan Presiden Soeharto,
yang kemudian direkayasa lagi dengan wajah-wajah Presiden SBY, Roy Suryo,
Yusril Ihza Mahendra, hingga Rhoma Irama. Uniknya, kesemua foto rekayasa itu
pertama kali terekspos melalui media internet sampai kasus ini pun terjadi pro
kontra pendapat atau adu argumen di antara para blogger.
Ini merupakan bukti bahwa kemajuan TI dan dunia fotografi berjalan seiring dan
saling mendukung hingga melahirkan era digital imaging.
Menyadari akan perlunya tanggung jawab dan etika individu dalam pemanfaatan
digital imaging ini, Majalah BISKOM bekerjasama dengan Digital Studio akan
menggelar seminar sehari "Rekayasa Foto di Era Teknologi Informasi" pada 4
Februari 2006, bertempat di RoxySquare, Jakarta, dengan pembicara yang ahli di
bidangnya yaitu Pakar Multimedia, KRMT. Roy Suryo dan Pakar Rekayasa Foto, Andi
S. Boediman.
Tujuan dari seminar ini adalah berbagi pengetahuan, dari masyarakat untuk
masyarakat. Agar masyarakat tetap kreatif, namun tidak terganggu kreativitasnya
secara teknis. Sebaliknya secara non teknis diharapkan masyarakat bisa
memahami dan menyadari etika dalam merekayasa foto agar tidak sampai merugikan
orang lain.
Untuk menginformasikan seminar ini panitia juga melakukan promosi melalui
beberapa milis, mencetak brosur & poster yang disebarkan keberbagai tempat
strategis, termasuk pemasangan spanduknya, tentu saja beriklan dimedia cetak
harian Kompas pada tanggal 26 Januari 2006 serta melakukan acara Talkshow
bersama pembicaranya di Radio Elshinta pada tanggal 28 Januari 2006 yang lalu
dan disiarkan secara langsung ke 55 kota. Sedangkan pada saat seminar nanti
akan ada peliputan dari beberapa media elektronik/ TV Swasta.
Dalam seminar ini, Roy Suryo akan menyampaikan materi rekayasa foto dari aspek
non teknis. Beliau juga akan membahas soal beberapa kasus yang pernah terjadi
di negeri ini. Karena Roy menilai, antara aspek teknis dan non teknis keduanya
saling mendukung. Dia menyontohkan, pembuktian rekayasa foto secara teknis
tidak berlaku di pengadilan kalau tidak ditunjang dengan aspek non teknis.
Aspek non teknis tersebut bisa berupa faktor komunikasi, faktor sosial, dan
faktor hukum. Inilah yang menurut Roy perlu untuk disampaikan agar masyarakat
bisa mengetahui soal rekayasa foto dalam metode teknis dan non teknis.
"Dari sisi non teknis artinya apakah memang kebebasan seseorang dalam
berekspresi dengan merekayasa foto itu berlaku absolut? Adakah mungkin
batas-batas yang perlu diketahui si perekayasa sehingga dia tidak sampai
bereuforia atau kebablasan. Jadi perlu diketahui bagaimana etikanya agar sesuai
norma, bagaimana proses sosialisasi atau distribusinya ke masyarakat. Hal-hal
seperti itulah yang perlu disampaikan kepada publik melalui seminar ini," papar
Roy.
Sementara Andi S. Boediman akan berbicara secara teknis yang lebih advance dan
lebih bersifat praktis, serta demo langsung di depan komputer "Saya akan
paparkan bagaimana cara mengkombinasikan beberapa buah gambar dari yang
sederhana sampai yang rumit," katanya.
Andi juga akan menjelaskan secara teknis apakah foto itu merupakan hasil
rekayasa atau bukan. Lebih dari itu akan membeberkan pula tentang bagaimana
melakukan proses manipulasi citra digital imaging serta tips dan trik lain
seperti bagaimana cara meng-arrange untuk meningkatkan kualitas digital image,
dengan dukungan perangkat lunak Photoshop.
Secara umum, materi-materi yang disampaikan dalam seminar antara lain
pengenalan tentang rekayasa manipulasi foto dan bagaimana menghindari persoalan
yang tidak diinginkan. Selain itu juga bagaimana caranya agar dapat
memanfaatkan kecanggihan TI semaksimal mungkin untuk kebaikan. Di dalamnya
juga dibeberkan tentang teknik melakukan optimasi dan manipulasi gambar dan
foto untuk kebutuhan fotografi, desain dan advertising. Peserta juga akan
memperoleh CD Rom contoh-contoh hasil karya siswa Digital Studio Workshop,
termasuk Sertifikat keikutan sertaannya.
Seminar ini juga dapat memberikan wawasan tentang rekayasa manipulasi foto
melalui pemanfaatan kecanggihan TI kepada masyarakat khususnya para praktisi
fotografi dan dunia TI atau yang bergelut dengan masalah manipulasi citra
digital, termasuk periklanan, media, mahasiswa, praktisi hukum, fotografer,
pebisnis, sampai masyarakat umum.
Seminar Rekayasa Foto diprakarsai Majalah BisKom dan Digital Studio,
disponsori oleh Acer dari Pazia sebagai Sponsor Platinum, lalu HP & ModernPhoto
sebagai Sponsor Gold, serta disponsori juga oleh BELKIN, Canon Printer, Dmtech,
Dyandra, GIGABYTE, ICA, IF Photography, Intel, Leadtek, Logitech, MSI, MVM,
ThinkPad, UMAX dan Verbatim. Serta didukung oleh Pengelola Roxy Square dan Ilmu
Komputer.com.
Selain itu seminar ini juga mendapat dukungan dari berbagai Asosiasi-asosiasi
Mall Komputer di Jakarta ([EMAIL PROTECTED]) diantaranya; ACC - Ambassador
Computer Center, AP3 - Asosiasi Pedagang Plaza Pinangsia, Computer City Glodok
Plaza, e_Mall Ratu Plaza, HMCC - Harco ManggaDua Computer Center dan tentu saja
IT-Center Roxy Square.
Mengenai Majalah Biskom
Majalah Biskom adalah Majalah Mitra Komunitas Telematika Indonesia yang saat
ini telah memasuki tahun keenam. Biskom tampil konsisten dengan cover majalah
yang menampilkan para tokoh teknologi komunikasi dan informasi tanah air
seperti Budi Wahyu Jati (Country Manager Intel Corp Indonesia), Tony Chen
(President Director Microsoft Indonesia), Merry Harun (Direktur Canon-PT
Datascrip), Syamsul Mu'arif (Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi), Hatta
Radjasa (Menteri Perhubungan), Djamhari Sirat (Mantan Dirjen Pos dan
Telekomunikasi), Abdul Bari Azed (Dirjen HKI & HAM RI), Lee Kang Hyun (Direktur
Samsung Electronics Indonesia), Irjen Pol Firman Gani (Kapolda Metro Jaya),
Mundarwiyarso (Mantan Head of Corporate Communication PT Telkom), Kusmayanto
Kadiman (Menteri Riset dan Teknologi), Onno W. Purbo (Pakar TI), Sofyan Djalil
(Menteri Komunikasi dan Informatika), Cahyana Ahmadjayadi (Dirjen Aplikasi
Telematika), Betty Alisjahbana (Presdir IBM Indonesia), Adi J. Rusli (Managing
Director PT Oracle Indonesia) dan untuk edisi Februari 2006 ini menampilkan
KRMT. Roy Suryo (Pakar Multimedia)
Terima kasih.
Salam,
Redaksi Biskom.
www.biskom-majalah.com
----- Original Message -----
From: "Harry" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, January 16, 2006 7:55 PM
Subject: [Telematika] OOT : Seminar "Rekayasa Foto Di era Teknologi Informasi"
Kepada seluruh rekan-rekan,
Mohon doa restunya dengan rencana yang akan mengadakan seminar lagi
dengan tema: "Rekayasa Foto Di era Teknologi Informasi" bersama Roy
Suryo dan Andi S. Boediman di Roxy Square.
Seperti kita ketahui bersama, di era kemajuan teknologi informasi ini,
dengan dukungan perangkat lunak manipulasi foto yang canggih, banyak
orang dapat menyulap foto sekehendak mereka. Keterampilan ini,
ditambah sedikit bumbu kreativitas plus kadang `kejahilan', kerap
berbuntut kehebohan massal karena orang dengan mudah dapat menyebarkan
hasil `kerja nakal'-nya lewat Internet sehingga dalam waktu singkat
karyanya tersebut dengan cepat dapat dilihat orang dalam jangkauan
yang luas.
Kehebohan terakhir adalah kasus manipulasi foto para petinggi di
negeri ini termasuk foto Presiden RI yang kemudian disebarkan di
Internet lewat fasilitas blog, sehingga kasus ini sempat diliput
berbagai media cetak dan elektronik diantaranya di Majalah Tempo,
Edisi 19-25 Desember 2005, hlm. 120: dengan judul : Akibat Foto
Montase Presiden, Kompas hari Sabtu 17 Desember 2005 hlm 3 dengan
judul: KUNJUNGAN KENEGARAAN - Presiden Tertawakan Kasus Rekayasa Foto,
kemudian masih pada tanggal 17 Desember 2005 tersebut ada diberbagai
media diantaranya: Bali Post, Republika, Jawa Pos, Detikcom serta di
Radio Elshinta dan lain-lainnya.
Menyadari akan arti penting tanggung jawab dan etika individu dalam
pemanfaatan kemajuan teknologi informasi, Majalah BISKOM bekerjasama
dengan Digital Studio dan didukung oleh pihak pengelola gedung Roxy
Square, serta tentunya didukung oleh para Mitra Sponsor akan
mengadakan seminar TI di Jakarta yang ditujukan untuk kalangan
pelajar, mahasiswa, pendidik, serta hobbyist.
Tema Seminar:
Rekayasa Foto
Di era Teknologi Informasi
Topik seminar:
Sesi Pertama: Rekayasa Foto dan Kasus-kasusnya di antara kita
Kemajuan teknologi informasi telah sedemikian jauh sehingga
memungkinkan orang dengan menggunakan perangkat lunak manipulasi foto
yang canggih merekayasa citra (image) sedemikian rupa untuk
menghasilkan citra baru. Persoalan yang kemudian muncul adalah masalah
etis ketika hasil rekayasa disebarluaskan lewat sarana semacam
Internet. Lalu apakah konsekuensi non-teknis terhadap sikap sementara
orang yang kadang menjadi `iseng' dengan keterampilan rekayasa fotonya
itu?
Pembicara: KRMT Roy Suryo Notodiprojo
- Konsultan Independen TI dan Multimedia
- Dosen di S2 PPK dan MM UGM
- Narasumbar di PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian)
- Saksi Ahli resmi dalam berbagai Kasus Teknologi Komunikasi di Mabes
Polri, Polda Metro Jaya, Polda Kateng, Polda DIY dan Beberapa
Pengadilan Negeri, Pengadialn Tinggi serta Mahkamah Konstitusi.
- Dewan Pakar RUU-ITE (Embrio Cyberlaw Indonesia)
- Angota Tim Interdep BPHN
- Penasihat Ahli Majalah Biskom
Sesi Kedua: Teknik Manipulasi dengan Photoshop
Photoshop adalah perangkat lunak untuk memanipulasi citra digital.
Dengan menggunakan Photoshop, pengguna dapat mengolah foto, misalnya,
agar didapat hasil yang lebih baik ataupun memang untuk keperluan
komersial termasuk untuk keperluan advertising dan lain-lainnya. Namun
yang sebaliknya pun bisa dilakukan orang yaitu memanipulasi citra
digital sedemikian rupa untuk tujuan mulai dari yang cuma iseng sampai
untuk tujuan yang tidak etis. Di dalam seminar ini akan ditunjukkan
tip dan trik manipulasi citra digital dengan menggunakan Photoshop
mulai dari yang sederhana sampai yang njlimet.
Pembicara: Andi S. Boediman
- Pendiri dan Direktur Digital Studio, institusi pelatihan dan
pendidikan computer graphics dan visual communication
- Strategic Planning Director Admire, integramted marketing communication
- Salah seorang pendiri FGD (Forum Grafika Digital)
- Salah seorang penyusun kurikulum nasional untuk SMK Grafika,
Multimedia dan Animasi
- Penulis buku Photoshop Master Class, Photoshop Special F/X & Color
Finder
Hari dan tanggal: Sabtu, 04 February 2006
Waktu : Pk 10.00 -13.00 WIB (Registerasi mulai Pk 09:00)
Tempat : Roxy Square Lantai 2, Ruang Diamond Hall
(kapasitas ruangan dapat mencapai 500 Orang)
Jl. Kyai Tapa No.1 (sebelah RS Sumber Waras)
Jakarta Barat.
Materi-materi yang akan disampaikan adalah:
1. Pengenalan tentang rekayasa manipulasi foto dan menghindari
persoalan yang tidak diinginkan serta memanfaatkan kecanggihan TI
untuk tujuannya yang lebih positip demi memajukan pendidikan dan
bisnis di negeri kita, khususnya di Jakarta dan sekitarnya.
2. Memberikan wawasan tentang rekayasa manipulasi foto melalui
pemanfaatkan kecanggihan TI kepada masyarakat khususnya pelajar,
mahasiswa, pendidik, serta pelaku bisnis.
3. Sarana peningkatan pengetahuan yang lebih dalam kepada masyarakat
luas tentang rekayasa manipulasi foto hingga untuk keperluan komersial
termasuk untuk keperluan advertising.
Dengan mengikuti Seminar ini peserta akan mengetahui dan mendapatkan:
- Teknik melakukan optimasi dan manipulasi gambar dan foto untuk
kebutuhan fotografi, desain dan advertising
- Peserta akan memperoleh CD Rom
- Sertifikat bagi setiap peserta.
Seminar ini bermanfaat bagi:
- Praktisi yang banyak bergelut dengan masalah manipulasi citra digital
- Para hobbyist yang gemar mengotak-atik citra digital
Biaya pendaftaran Rp 125.000,- (Umum) & Rp 75.000,- (Mahasiswa dan
Pelajar)
Discount 40% (menjadi Rp 75.000,- Umum) & (Rp 45.000,- Mahasiswa dan
Pelajar) bagi yang mendaftar sampai dengan tanggal 19 Januari 2006.
Discount 30% (menjadi Rp 87.500,- Umum) & (Rp 52.500,- Mahasiswa dan
Pelajar) bagi yang mendaftar sampai dengan tanggal 01 Pebruari 2006.
Acara seminar kali ini mendapat dukungan dari asosiasi-asosiasi mall
komputer di hampir seluruh pelosok Jakarta diantaranya:
1. ACC - Ambasador Computer Center (Mal Ambasador)
2. AP3 - Asosiasi Pedagang Plaza Pinangsia (Plaza Pinangsia)
3. Computer City (Glodok Plaza)
4. e_Mall (Ratu Plaza)
5. HMCC - Harco ManggaDua Computer Center (Harco Mangga Dua)
6. IT-Center (Roxy Square)
SEKRETARIAT & TEMPAT PENDAFTARAN
Budi dan Tyo
Majalah BISKOM
Jl. Industri III No. 12 - 14
Tlp. (021) 626 5943 Fax. (021) 626 6331
Gunung Sahari Jakarta Pusat10730
Email. [EMAIL PROTECTED] & [EMAIL PROTECTED]
Rudi dan Elis
ATM COM
Roxy Square Lt 1 Blok B 12 No. 7,8 &9
Telp. (021) 56953908. Fax. (021) 56953907
Jl. Kyai Tapa No.1, Jakarta Barat
Email. [EMAIL PROTECTED] & [EMAIL PROTECTED]
Bank Account atas nama Rudi
AC No. 373 115 1626
BCA Cabang Roxy Square
Terima kasih.
Salam,
Redaksi Biskom.
www.biskom-majalah.com
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Keterangan jalan menuju Roxy Square:
1. Disarankan tidak melalui depan Roxy Mas, karena ada pembuatan jalur
Bus Way.
2. Jika dari arah Harmoni setelah turun jembatan Tomang langsung belok
kiri (putar balik) dan masuk kolong jembatannya, jadi jalan belakang
selanjutnya ikuti arah petunjuk ke Roxy Square, pasti mudah sekali
mencapainya.
3. Jika dari arah Slipi/ Sparman, bisa belok kekanan melalui jalan
Tomang Raya, kemudian setelah melewati Restaurant TAMANI, maka belok
kekiri persisi sebelum Restaurant Sentral, selanjutnya ikuti arah
petunjuk ke Roxy Square juga.
4. Masih dari arah Slipi/ Sparman, bisa lurus menuju grogol, kemudian
belok kanan langsung masuk jalan Kyai Tapa kemudian putar balik
didepan Roxy Square-nya, selanjutnya langsung ambil kiri, masuk jalan
samping gedung Roxy Square kemudian masuk parkir dari arah belakang
gedung Roxy Square.
5. Jika dari wilayah Jakarta Barat pasti sudah tidak asing lagi dengan
Roxy Square dan jangan lupa acara pada hari Sabtu, sehingga tidak
terlalu macet. (terima kasih)
[Non-text portions of this message have been removed]
Official Web Site : http://www.awari.or.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/