Hello mia, Monday, February 20, 2006, 1:09:55 PM, you wrote:
mk> Jadi makin ajaib gini... organisasi tanpa bentuk gini memang ajaib, isinya tukang sihir :) mk> mungkin maksudnya mas wadi, sebaiknya kepengurusan AWARI adalah mk> orang-orang yang memang digaji utk mengurusi organisasi. itu salah satu solusi. namun biasanya, yang pekerja profesional itu pengurus harian. pengurus inti, tidak dibayar dan tetep penanggung jawab organisasi secara keseluruhan. dari pengurus inti-lah setiap kebijakan. pengurus harian hanya pelaksana teknis administratip. mk> Tapi, maksudnya mas irwin, kalo yg ngurusin adalah orang2 yang mk> bener2 ngga ada hubungannya sama warnet, gimana bisa "menjiwai" mk> masalah2 yg dihadapi warnet, begono... meskipun bukan warnetters, bukan berarti tdk menjiwai. presidium yg sekarang ini adalah contoh konkritnya. cuma, masalahnya, tidak pada tempatnya ini terjadi. pengurus inti, haruslah orang2 warnet karena merekalah yang paling berkepentingan. sedangkan, orang2 non warnet, tapi punya kapabilitas dan integritas di bidang ini, bisa dijadikan pembina atau penasehat ataupun tanpa jabatan resmi tapi kontributor akan sangat amat lucu kalo orang2 non warnetters jadi pengurus inti lha itu kan bisa disalahartikan selama ini komunitas warnet hanya "dimanfaatkan oleh kepentingan segelintir orang luar", seperti kata tuduhan & tudingan yg selama ini diterima presidium. (padahal ya apa sih untungnya buat gue hehehe ...) mk> mudah2an ngga tambah ajaib, hehehe biar jadi "normal", besok kita umumkan pengunduran diri presidium. sejauh ini, baru saya pribadi yang mengajak. lainnya belom respon. -- Best regards, Pataka mailto:[EMAIL PROTECTED] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

