DH, Wacana seperti ini lah yang memperkaya wawasan kami, bahwa sudut pandang bisa sangat beragam. Untuk mas Dody, sekedar informasi saja bahwa untuk menggelar acara seminar di hotel bintang 4 tersebut yang juga dimoderatori oleh kang Onno, kami mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Jika mas Dody suatu saat menggelar acara serupa, maka masalah tidak hanya berputar pada bagaimana menyampaikan isi materi dari pembicara kepada audiens. Hal-hal teknis lainnya sangat banyak yang harus dilakukan, dan itu bisa menguras biaya dan tenaga. Dan seperti diketahui bersama, sepeserpun kami tidak membebankan biaya itu kepada para peserta.
Kami berprinsip, sebesar apapun pekerjaan, kalau dikerjakan bareng-bareng..bergotongroyong..., maka jatuhnya akan menjadi ringan. DAn, karena event-event seperti ini membutuhkan biaya besar, tentu kami mencari rekan yang menurut perhitungan kami mampu dan mau untuk berbagi. Kami ajaklah Intel, Microsoft, dan lainnya untuk bergabung. Ujungnya adalah bagaimana caranya agar audiens tidak terbebani segala biaya. Dan itulah yang terjadi kemarin. Kami sudah berterima kasih mereka ini mau datang di acara ini... Kami sudah melakukan apa yang kami bisa, tentu saja kalau ada kekurangannya, kami berharap dari rekan-rekan, semisal mas Dody ini yang menyempurnakannya, karena kami yakin mas Dody pasti juga ingin memberi sumbangsih-nya kepada rekan-rekan yang lain demi kemajuan bersama. Mari kita berpartisipasi sesuai dengan kemampuan dan keahlian masing-masing.... Demikian, pola pemikiran kami. salam hormat, -Taryoko- ----- Original Message ----- From: "dody salihin" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, April 05, 2006 9:15 PM Subject: Re: [asosiasi-warnet] Re: Telkom bangun 200 warnet, akan jadi rekan bisnis atau pesaing ? Jamal Abdul Khaliq <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Harusnya telkom melakukan seminar serupa tapi dengan topik bagaimana membangun warnet dengan investasi yang minimal, misalnya menggunakan tekhnologi pc diskless. salam, jamal - kendal Mas Jamal, Kalo pola pikirnya masih pola pikir "proyek" emang begitu. Semakin tinggi nilai proyek kan komisi bagi pimro makin gede, apalagi kalau ada vendor ( pihak ketiga ) numpang jualan makin runyam deh. Kalu nilai realnya sebenarnya kecil di sulap biar gede , kan bangsa kita jago2 nyulap kayak Dedy cortbutzer ( maap susah ngejanya ) , Tommy Rafael , dll.. hehehe. Kalu saja mereka punya pola pikir spt Kang Onno , dengan sebatang bambu dan sebuah kaleng bekas jadi deh sebuah akses point ... Maap jika tidak berkenan Dody S. --------------------------------- How low will we go? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates. [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

