Tentang Kesiapan TI, Indonesia Peringkat 62 dari 68
Jakarta, Laporan Economist Intelligence Unit (EIU) menunjukkan bahwa Indonesia termasuk negara yang tertinggal dalam kesiapan implementasi Teknologi Informasi (TI). Data yang dipaparkan EIU menunjukkan Indonesia sebagai negara dengan kesiapan TI peringkat ke 62, dari 68 negara. Riset tersebut melibatkan negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar dunia yang ditinjau dari segi E-Readiness (kesiapan pengimplementasian TI-red.). Laporan E-Readiness yang dikeluarkan EIU setiap tahunnya, merupakan barometer yang memaparkan angka besarnya penetrasi internet dan teknologi komunikasi di negara-negara makmur. Ranking setiap negara terhadap E-Readiness diurut berdasarkan kesiapan dan implementasi TI tertinggi hingga terendah. Posisi Indonesia pada daftar 'kesiapan' tersebut pada tahun ini mengalami penurunan 2 tingkat dari tahun lalu. Tahun 2005, Indonesia ada pada posisi ke 60 yang tahun ini merosot menjadi 62. Untuk wilayah Asia Tenggara, Singapura unggul dengan posisi ke 13. Negara tetangganya, Malaysia menduduki posisi 37, dimana Filipina ada pada ranking ke-56. Adapun posisi ke-62 Indonesia masih unggul bila dibangingkan Vietnam yang menduduki peringkat ke-66. Sistem Penilaian E-Readiness Menurut penjelasan tertulis, E-Readinees diukur berdasarkan lingkungan e-business, serta kumpulan faktor yang akan memberikan indikator tentang seberapa besar pasar di negara yang bersangkutan bisa menerima peluang berdasarkan bisnis berbasis internet. "Penilaian E-Readiness bukan dihitung dari seberapa banyaknya komputer, koneksi broadband dan ponsel yang ada pada negara yang bersangkutan. Semuanya tergantung dari hal lain seperti kemampuan masyarakat terhadap teknologi, transparansi bisnis serta sistem legal, dan seberapa besar pemerintah setempat mendorong kegunaan teknologi digital." Demikian detikINET mengutip dari situs EIU mengenai penilaian E-Readiness, Jumat (28/04/2006). Selama 2 tahun berturut-turut, Denmark mengungguli negara-negara lain dengan posisi pertama, disusul Amerika Serikat (AS) di peringkat kedua. Sementara posisi paling akhir diduduki oleh Azerbaijan dengan posisi ke 68. Posisi buntut tersebut masih diungguli oleh Pakistan dengan posisi ke 67. Dalam penilaian E-Readiness, terdapat sejumlah negara yang menduduki peringkat yang sama. Selandia Baru dan Austria sama-sama ada diperingkat 14, Republik Chechnya dan Hungaria pada peringkat 32, Latvia dan Meksiko menduduki peringkat 39 sedangkan Peru dan Rumania bersaing pada ranking 49. (amz) -- Menarik sekali berita diatas ... Mengingat Indonesia memiliki BUMN Telekomunikasi yang punya jargon " Leading Infokom in Region" dan aneka perusahaan Telekomunikasi besar lain yang karena menarik dan profit hingga sahamnya di minati dan jadi rebutan oleh negara negara tetangga Negara ini juga memiliki ribuan tenaga IT dari puluhan Universitas Ternama Memiliki Ratusan ISP dan Ribuan Warnet yang tersebar di seluruh Indonesia ... Ratusan sekolah yang memiliki akses Internet dibawah naungan JIS E govt di berbagai daerah ... dan jutaan anak bangsa lain yang sangat trampil dalam penggunaan IT tetapi ternyata membuat Indonesia tetap berada di Nomor 62 dari 68 negara yang masuk dalam penilaian .. apakah yang salah dalam negara kita tercinta ?? apakah karena IT belum menjadi tools dalam pelayanan masyarakat atau karena mahal nya akses telekomunikasi ? karena acap kali perusahaan telekomunikasi /ISP hanya berfikir untuk berlomba lomba menjual akses semata tanpa mau berfikir untuk melakukan edukasi ke masyarakat untuk meningkatkan penetrasi internet di indonesia .. warnet hanya dijadikan ujung tombak saat seminar internasional dunia tanpa ada bukti konkrit nyata untuk mendukung kemajuan bisnis mereka .. hmm , indahnya indonesia ku .. jms "Be Legal" Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

