Biasanya kalau masih satu golongan nggak ada pengaruhnya malah ada ruginya. Misalnya kalau 3500 itu masuk di R2 dan 2x nya yaitu 6600 juga masih R2 itu nggak banyak pengaruhnya malah bisa merugikan.
Misalnya sisa daya di meter yang satu tinggal 200 watt dan meter yang satunya sisa tinggal 300 watt. padahal kita mau menghidupkan alat yang perlu daya 400 watt. Pasti dipasang di meter yang satu akan turun MCB nya dan dipasang di meter yang satunya lagi juga akan turun karena nggak kuat. Sedangkan kalau gabungan 6600 watt kan sisa yang belum terpakai 500 watt jadi bisa untuk menghidupkan alat yang perlu 400 watt. Tapi kalau umpamanya 2200 watt (R1) pakai 2 meteran jadi 4400 watt yang seharusnya R2 itu akan banyak untungnya, tapi PLN tahu kalau mau akalin tarif. Tidak bisa begitu saja 1 rumah (istilah mereka 1 persil) pakai 2 meteran listrik. Pengalaman saya, di rumah ada 1 ruangan yang mau dibuat usaha, ruangan tersebut listriknya mau dipisahkan supaya hitung-hitungan biaya pemakaian dengan rumah bisa dipisah karena kalau tidak dipisah akan sulit menentukan pihak rumah bayar berapa & yang untuk usaha bayar berapa nantinya. Jadi waktu permohonan pasang listrik baru yang untuk usaha tersebut, pintu yang menghubungkan antara ruangan untuk usaha dan rumah harus total dulu ditutup (supaya dianggap terpisah). Saya tutup pintu tersebut dengan triplek tebal sampai sejajar dengan dinding. Waktu disurvei kondisi tersebut sudah bisa dianggap tempat yang benar-benar terpisah dari rumah induk. Setelah listrik terpasang saya buka lagi triplek tebal yang menutupi pintu. Kalau minta begitu saja pasang 1 meter lagi, PLN juga akan tahu itu untuk ngakalin tarif Saya pasang 2 meteran bukan untuk ngakalin tarif tapi supaya hitung-hitungannya jelas/nggak ricuh. Nanti yang pakai banyak ngakunya sedikit & nggak mau bayar lebih. Ribut ntar jadi pusing. ----- Original Message ----- From: "Arya Sakti Toekan" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, May 04, 2006 3:30 AM Subject: Re: [asosiasi-warnet] meteran listrik (was: "Dilarang (keras) masuk ke situs porno,) Haloooo [EMAIL PROTECTED] wrote:Anyway, boleh tanya ? Rekan saya, hendak menambah tegangan listrik, sebelumnya 3.300 watt, ingin ditambah menjadi 6.000 an Menurut anda, mana lebih effisien (segi harga)? 1. menambah daya ? atau 2. membuka meter baru (jadi ada 2 meter) Kalo dari segi harga, menurut saya lebih murah pake 2 meteran, walaupun kecil perbedaannya, karena baik 3500 maupun 6600 termasuk golongan R2 (Rumah Tangga Sedang) Dari www.pln.co.id bisa dihitung kok Biaya awal Naik daya dari 3500 ke 6600 = Rp1.836.800 Buka meteran baru 3500 = Rp 1.626.500 Selisih 200rb kan yak :D, lebih murah pake 3500 dua meteran Terus untuk biaya bulanan: Abonemen =Rp.-->3500 = Rp 106.400 x 2 = Rp 212.800 6600 = Rp 200.640 Selisih 12rb-an nih, lebih murah pake 6600 satu meteran Untuk "pulsa"-nya sama aja (karena sama2 golongan R2), yaitu Rp 560 / kWh Saya tetep pilih 2 meteran, karena ada faktor non harga lainnya: Bisa membagi meteran tersebut khusus AC saja atau komputer saja, jadi lebih teratur. Kalo ada koslet jg jd lebih gampang untuk ngurutnya. Mungkin yg bikin repot ya untuk pasang baru, persyaratannya lebih sulit kali yah. Saya sendiri pakai dua meteran, n lancar2 aja. Bulan lalu sempet koslet satu ruangan, tp berkat dua meteran, warnet tetap berjalan (daripada ngga sama sekali) Mungkin ada yg mau tambahin dari sisi teknis-nya? Saya pernah dengar kalo R2 gak begitu stabil listriknya. CMIIW Salam. -Arya- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/vbOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

