On Friday 05 May 2006 21:30, NITI O.E. wrote: > Sekarang yang diperlukan adalah skema / rangakian yang handal. Mungkin > rekan-rekan sudah ada yang mempraktekkan dilapangan. Tolong bagi dong > skemanya.
Sepertinya, yang dibutuhkan cuman automatic battery charger bukan? Men-charge aki agar tidak rusak, setahu saya hanya punya 2 persyaratan: * Tegangan tidak boleh berlebih * Arus tidak boleh berlebih. Arus harus dibatasi ke "arus pengisian 10 jam", yaitu kapasitas aki dalam AH dibagi sepuluh. Jadi, kalau aki 5 AH, sebaiknya jangan diisi dengan arus lebih dari 500 miliampere. (psst.... kalau mau tau kenapa aki mobil/motor kita cepat rusak jika sering di-charge di bengkel, itu alasannya.... sering dipaksa dengan arus raksasa, dengan alasan, agar cepat penuh) Biasanya, agar tidak diisi berlebih (over-charge), tegangan harus dibatasi ke 13.8 volt (haiyaa.... 14 volt laaa). Ada juga yang bilang boleh sampai 16 volt. Yah, selamat mencoba. Gak usah takut, karena tidak bakal masuk penjara hanya karena salah mengatur tegangan. Patokan sederhananya, tegangan yang terlalu rendah menyebabkan aki tidak terisi 100% penuh, sedangkan terlalu tinggi bikin aki awet muda (maksudnya, belum tua sudah terpaksa diganti karena jebol). Untuk itu, walau sebenarnya dirancang untuk sound system, skema seperti di http://sound.westhost.com/project98.htm bisa digunakan, tinggal disetel agar tegangan dan arusnya pas. Contoh, pembatas arus bisa diatur dengan mengatur/mengganti nilai tahanan R2, sedangkan tegangan diatur cukup dengan memutar mutar potensiometer VR1. Kalau kefefet, ya terpaksa dimodifikasi sedikit. Misalnya jika aki yang digunakan hanya satu, berarti Zener D3 bisa diturunkan dari 15 volt ke 5.6 volt. Begitupun dioda D1 dan D2 yang berfungsi sebagai pelipat tegangan bisa diganti menjadi dioda bridge biasa. Dengan demikian, kapasitor filter C1 dan C2 bisa dihemat menjadi 1 kapasitor saja. Begitupun, kalau kita membutuhkan arus yang sedikit lebih besar, ya transistor BD-139 diganti dengan TIP-142, misalnya. BD 139 hanya kuat 1.5 amper. Jangan dibebani lebih dari 500 mA. TIP 142 tahan sampai 10 amper. Jangan lupa memasang pendingin yang cukup untuk transistor ini, serta pasta pendingin secukupnya. Seringkali transistor jebol bukan karena kelebihan beban, tapi karena kepanasan. Makanya jangan pelit dengan pendingin (heat-sink). Rangkaian yang mirip mirip, bisa dicari cari juga di majalah elex, terbitan elex media komputindo. Mudah mudahan masih ada stock tua di toko buku :-) Selamat ber-eksperimen. -- Salam, Adi Nugroho PT iNterNUX - Internet Service Provider Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 53 J Makassar Tel: +62-411-834690 Fax: +62-411-834691 ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> You can search right from your browser? It¿s easy and it¿s free. See how. http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/vbOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

