Saya malah maunya 512 Kbps itu harga paling murah sebulan 150.000 rupiah sampai 500.000 rupiah. Paling mahal 1 juta, semua unlimited. Kalau harganya masih 2 juta tetap masih kemahalan, itu pun pasti belum termasuk PPN 10%.
On 9/2/06, agusini <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > subsidi murah... 512 Kbps 2 juta perak, pasti dech warnet akan mampu > mmengikuti apa yag di inginkan pemerintah... toch kalau soal > pendataan warnet, bagus sih bagus saja ,,, setuju sih setujua saja, > dan juga harus dong di ikuti layanan lain, gprs, telkomnet instant > dll, kan kejahatan ataupu pornografi nga' selalu datang di warnet.. > iya kan... jadi masak ngobok ngobok yang kecil kecil saja.... yang > besar besar nga' di obok obok.... nga' realitis lah.... jadi, mari > kalau mengobok obok semua di obok obok,,, kan fair.... > > drakkieee > > [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

