itu suatu langkah yang lebih bijaksana daripada pendataan ID pelanggan.
Bagi saya hal tersebut lebih masuk akal dan lebih akurat.
namun lebih di sayangkan jika pengadaan CCTV tersebut dibebankan
kepada warnet. karena kesan yang komunitas warnet tangkap adalah bahwa
kebijakan yang di buat selalu menjadikan beban dan beban
mohon maaf jika salah (sebab saya belum pernah mendengar atau
merasakan kebijakan yang bermanfaat, meringankan, menggembirakan bagi
warnet.
mungkin kalangan warnet akan lebih menerima dan setuju jika pemerintah
yang mengadakan cctv tersebut daripada pemilik wnet.
alasannya: jika yang mengadakan pihak pemerintah maka dokumen hasil
rekaman  cctv akan lebih aman.
maaf jika ada salah kata.
  
> On 9/4/06, sri d. <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >    kita tunggu aja.....apa merek dan rekanannya siapa ?
> >
> > catatan moderator :
> > dulu sempat ada wacana dalam rapat di kominfo ttg cctv ini tetapi
> > tidak menyangka akhirnya cctv menjadi satu aturan wajib.
> > kita lihat saja nanti siapa pengusaha warnet yang akan bicara mengenai
> > kesiapan cctv tsb yang pasti kami di presidium menolak tentang
kewajiban
> > masalah cctv karena hanya akan menjadi beban baru bagi warnet.
> >
> > wassalam
> > jms
> >
> > Senin , 04/09/2006 19:23 WIB
> >
> > Warnet Wajib Pasang CCTV
> >
> > Muhammad Nur Hayid - detikInet
> >
> > warnet (dbu/inet)
> >
> > Jakarta, Selain mendata identitas pengunjungnya, pengusaha warung
internet
> > (warnet) juga akan diwajibkan memasang CCTV (close circuit
televison) untuk
> > memantau dan mengantisipasi kemungkinan tindak kejahatan.
> >
> > "Kita akan minta pengusaha internet untuk memasang CCTV. Selain
itu juga
> > menanyakan sekaligus mencatat KTP (kartu tanda pengenal) si
penyewa," kata
> > Menkominfo Sofyan Djalil, di sela-sela rapat dengan Komisi I DPR
RI, Senin
> > (4/9/2006).
> >
> > Menurut Sofyan, tindakan tersebut diambil karena banyaknya teguran
dari
> > berbagai negara seperti Inggris dan Amerika, atas tindak
cybercrime yang
> > dilakukan melalui protokol internet beralamat wilayah Indonesia.
> >
> > Akibatnya, jika ada warga Indonesia yang ingin membeli buku di sebuah
> > situs, semisal dengan menggunakan fasilitas kartu kredit, biasanya
tidak
> > dilayani.
> >
> > "Kita dapat komplain dari mereka, karena jaringan internet di
negara kita,
> > ternyata digunakan untuk menipu," tandasnya demikian. (rou)
> > (rou)
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> > 
> >
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>









Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke