Inilah indonesia yang tidak menghargai intelektual dan kemajuan bangsa sendiri, mau maju di halangi mau berkembang di babat..........
On 9/6/06, bangpei oke <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ya begitulah mental para pengurus negara kita... > mau bersaing dengan negara lain tidak sanggup malah sahamnya dijual > ke negara tetangga , ujung ujungnya rakyat sendiri ditekan ga boleh ini > ga boleh itu agar bisa mengeruk keuntungan dari rakyat sendiri. > . > padahal konsep ini jika dikembangkan bisa sangat membantu pembangunan > infrastruktur telekomunikasi berbasis swadaya masyarakat > tanpa menghilangkan peran telkom. > Setahun yg lalu saya membantu teman saya membangun jaringan telp > di RT/RW di perumahannya dengan menggunakan 3 no dari telkom kemudian > dibagi ke rumah2 dengan menggunakan PABX + billing utk monitorin pemakaian > setiap ext yg telah disebar dan utk tagihan 3 no telpon telkom tersebut > setiap bulan dibayar dipatungan warga yg mendapat fasilitas ext dan > pemakaian dari tiaprumah akan diedarkan pada saat rapat RT/RW atau > diedarkan saat pemungutan uang kebersihan ( ilustrasi nya jika > tagihan 100rb/bulan dibagi 30 warga kan menjadi sangat murah > apalagi penggunakan telpon diperumahan tersebut hanya digunakan seperlunya) > . > selain komunikasi antar rumah tidak ada biaya pulsa lagi. > warga diperumahan teman saya yg kebetulan bukan perumahan elit > tetapi perumahan gang senggol tersebut sangat terbantu dengan hal itu dan > semua biaya asli swadaya masyarakat . > Apalagi sudah jika diimplementasikan dengan internet mungkin saja > telekomunikasi keseluruh indonesia bisa gratis. > > ini kok malah diredam apalagi sampai dimatikan...onde mande :D > > > "Michael S. Sunggiardi" <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: Hari ini 6 September > 2006 diturunkan tulisan saya di Kompas halaman 40, > tentang pembangunan VoIP di jaringan RT-RW-Net > (http://www.kompas.com/kompas-cetak/0609/06/tekno/2918308.htm). > > Konsep ini sudah lama dipendam dan merupakan "konsep terlarang", karena > mewujudkan telekomunikasi suara di Republik ini, tetapi kita tunggu saja > sampai UU Pertelekomunikasian dirubah nanti .... > > Opa > > > > > > > --------------------------------- > All-new Yahoo! Mail - Fire up a more powerful email and get things done > faster. > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > Official Web Site : http://www.awari.or.id > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > -- ________________________________________ Best Regard -[Widi]- [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

