judithms wrote: > maaf analogi anda sangat luarbiasa TIDAK MASUK AKAL ! > menyamakan bisnis warnet dengan kondisi BISKOTA . > coba banyak baca arsip milis dulu dan baru komentar ! > > jms > menurut saya masuk akal deh pak/bu/mas/mbak judithms, pemilik bis kota adalah penyedia jasa angkutan, penumpang adalah pemakai jasa angkutan. jika penumpangnya kecopetan, apakah pemilik bis kota yang jadi TERSANGKA ?
kita sambungkan ke konteks warnet, pemilik warnet adalah penyedia jasa internet, pengunjung adalah pemakai jasa internet, jika pengunjung melakukan hacking/carding, dll, apakah pemilik warnet yang jadi TERSANGKA ? kalau menurut pak PATAKA, hal ini dimungkinkan dengan TUDUHAN, meyediakan, memfasilitasi pengunjung untuk hacking/carding/dll, jika tidak ada log data pengunjung. ( betul gak pak pataka ? ) Bagaimana kalau hal ini terjadi di sisi ISP ? apakah pernah pemilik ISP dijadikan TERSANGKA dengan tuduhan memfasilitasi usernya sehingga user melakukan hacking/carding/dll ? Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

