Penggunaan software terbukadi warnet berpotensi meningkat

JAKARTA: Kalangan pebisnis warung Internet yakin penetrasi peranti lunak
terbuka di kalangan warnet akan semakin meningkat jika pemerintah memberikan
atensi yang baik pada pengembangan peranti lunak sumber terbuka tersebut.
Ketua Dewan Presidium Asosiasi Warnet Indonesia Judith M.S. Lubis mengatakan
hingga kini penetrasi peranti lunak terbuka diperkirakan mencapai 20%
terhadap seluruh warnet yang ada.

Menurut dia, penetrasi tersebut sudah bisa dikatakan pencapaian optimum yang
bisa dilakukan karena diperoleh dari hasil sosialisasi mandiri di kalangan
komunitas warnet. Angka tersebut, kata dia, bisa semakin meningkat jika saja
pemerintah benar-benar merealisasikan janji-janjinya ketika pertama kali
Indonesia Go Open Source (IGOS) dideklarasikan.

Salah satu janji pemerintah, kata Judith, adalah akan mensosialisasikan IGOS
ke warnet-warnet. Bahkan disebutkan pula adanya janji pemerintah bersama
vendor-vendor besar untuk memberikan bantuan bagi pengembangan warnet
terkait aplikasi peranti lunak terbuka.

"Tapi sampai setahun berlalu, belum ada realisasi apa pun. Belum ada langkah
konkret apa pun dari pemerintah maupun vendor besar yang katanya ingin
membantu pengembagan open source buat warnet," ujar Judith kepada Bisnis,
kemarin.

Sehingga, tambah Judith, hal itu mengesankan pemerintah mengabaikan warnet.
Karena minimnya dukungan tersebut, kalangan warnet mengembangan dan
melakukan sosialisasi peranti lunak terbuka secara mandiri. Judith
mencontohkan lahirnya peranti lunak terbuka Pinux, yang kini telah
di-download oleh ratusan warnet dan lembaga pendidikan.

Lahirnya Pinux sendiri diawali dari proses sweeping yang dilakukan
Kepolisian Daerah Jawa Tengah terhadap salah satu warnet, yang diduga
menggunakan peranti lunak bajakan. Penyitaan seluruh perangkat menjadikan
warnet tersebut bangkrut.

"Pemilik warnet itu kemudian terinspirasi untuk membuat peranti lunak
terbuka Pinux," ujar Judith.

Judith mengaku kalangan pengusaha warnet sering babak-belur menghadapi isu
hak atas kekayaan intelektual (HaKI) yang gencar dilakukan sampai saat ini.
(02)

Bisnis Indonesia





Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke