wah,tapi apa iya,microsoft setuju tuh dengan pasal UU
haki tersebut ? 

EULA kok prodak hukum jugak,saya yakin pasti ditulis
dan disusun oleh orang bersertfikat/berijazah hukum
atawa sarjana hukumnya orang bule Amrik sono.
berarti sebenarnya EULA juga mengikat siapa pun nyang
menggunakan prodaknya.

coba dech, UU haki kita diperlihatkan ke Om Gates, dan
lalu bilang, "berarti Mr. Gates, sekian juta rumah di
Indonesia dan sekian banyak komputer nyang
diperuntukkan non komersil ( termasuk milik lembaga
negara ) tidak perlu bayar lisensi kepada anda, dan
bukan cuman Windows loh, tapi bisa jugak termasuk
windows server dan kawan-kawannya nyang mungkin satu
lisensinya berharga jutaan rupiah"
saya sich gak heran kalu misalnya sebulan kemudian
lalu Om Gates bisa aja meng-embargo prodaknya dari
Indonesia.

jadi kalu opini saya, ya gak bisa seenak jidat gitu
dong Indonesia bikin undang-undang dan hukum sendiri
nyang bisa merugikan orang laen. Kan di dunia ini ada
PBB, ada lembaga nyang lebih tinggi, ada konvensi
internasional, ada mahkamah internasional, ada
perjanjian internasional, ada ratifikasi
internasional, dsb.

kan makanya saya suda pernah tulis di posting
sebelonnya ( udah cukup lama, lupa kapan ), kalu hukum
dan UU di Indonesia bisa "mengalahkan" UU-nya Amrik
nyang diwujudkan dalam bentuk EULA, ya solusinya
gampang aja, Indonesia bikin aja UU nyang menyatakan
bahwa:
 menimbang : 
1. Indonesia negara miskin
2. Ada kecenderungan Kapitalisme Internasional

 maka memutuskan :

bahwa penggunaan Produknya Microsoft di Indonesia
boleh tidak bayar lisensi kepada Microsoft.

beres kan ? :)

kalu gak salah, tempo hari Pak Adi Jayanto nyang ahli
hukum bisa kasi penjelasan nyang memuaskan soal komen
saya di paragraf terakhir di atas.

maap kalu ada salah, dan terima kasih.

--- felixfebrian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> EULA hanya perjanjian antara penjual dan pembeli
> (pemakai) bukan
> merupakan undang-undang negara RI, jadi tidak bisa
> dijadikan landasan
> hukum.
> Suka atau tidak suka UU HAKI pasalnya memang begitu.
> Kalo tidak
> dipakai komersil, ya tidak masalah.
> 
> 
> --- In [email protected], Dede
> subardjo <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >
> > mau komersil kek atau ga? itu ga ngaruh, emang ada
> dalam EULA
> software mikocok tsb diperbolehkan pakai bajakan
> jika tidak di
> komersilkan? coba kasih penggalan EULA mikocok yang
> mengatakan spt
> itu. apakah UU tsb ada pengecualian? saya rasa
> tidak, UU itu berlaku
> yang hidup dan ada di negara Indonesia, tidak
> terkecuali mau instansi
> negara atau bukan tetap aja harus pakai software
> asli, jika mikocok
> indonesia memperbolehkan instansi negara pakai
> software bajakan maka
> mikocok indonesia-lah yang bisa kita tuntut telah
> menyalahgunakan
> lisensi yang diberikan ke mereka oleh bill gerbang
> (gates). 
> > 
> > sekali lagi, coba bagi anda yang bilang bahwa
> instansi negara boleh
> pakai software bajakan tolong tunjukan di baris
> keberapa tertulis
> dalam EULA tsb. thx


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke