"Michael S. Sunggiardi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pak Yamin,
Saya pribadi nggak setuju sertifikasi-sertifikasi-an, karena dengan adanya
sertifikasi, kita akan membuat satu komunitas yang akhirnya akan
menghasilkan bodong-bodongan lagi. Sama kejadiannya seperti neon box Legos
ini.
Dari awal konsep warnet dicetuskan di tahun 1996, keberadaan warnet adalah
untuk memperbesar pengguna Internet karena Indonesia menghadapi kendala
dimana masyarakatnya tidak mampu (tidak mau) membeli komputer.
Visi dan misi yang sudah jelas ini, akhirnya hancur lebur dengan masuknya
orang-orang yang tergolong cuma mau dapet duit dan mau cepet kaya, atau
bahkan ada yang menggunakan warnet sebagai "barang dagangannya", persis
seperti jualan permen di bus kota. Kelompok bonek (bukan BoNet) inilah
yang merusak tatanan warnet yang sudah ada, bisa dilihat di tahun 1998,
pada saat boom bisnis warnet, ada lebih dari 200 warnet dalam satu kota
skala menengah.
Sahala :
Halo Pak Mike...
Apa kabar ?
Boleh ya nimbrung diskusi warnet dengan pakar warnet :)
Oh ya, maksudnya :
1. Bodong-bodongan ?
2. "barang dagangannya" ?
Mike :
Jadi, inti persoalan dari bajak-membajak, mengail dalam air keruh dan
saling potong di bisnis warnet adalah mengupayakan membangun komunitas
warnet yang solid dan bersih.
Kenyataannya, SUSAH SEKALI mengendalikan komunitas yang penyebarannya besar
dan berasal dari berbagai akar yang nggak jelas, sehingga akhirnya warnet
di cap sebagai sarang penyamun, sarang maksiat dan tempat ngumpul yang
berkonotasi negatif.
Upaya membentuk komunitas yang punya warna dan bersih ini boleh dibilang
sia-sia, seperti melempar garam ke laut, karena pada kenyataannya
perkembangan warnet sudah tidak terkendali, berbagai konflik internal
terjadi, yang ujungnya sebetulnya adalah DUIT.
Kalau punya waktu membaca arsip milis ini, dari awal pembentukan komunitas
Awari ini, saya selalu bilang, bahwa kalau mau sukses membangun warnet,
kita harus punya diferensiasi, harus punya warna berbeda dengan warnet
lain, jangan mengekor bisnis yang sudah ada - begitu laku jualan duren,
serentak satu jalan jual duren semua.
Tipikal orang Indonesia memang seperti begitu, membebek terus-terusan tanpa
mikir ba dan bu, sehingga akhirnya, terjadi persaingan yang tidak sehat dan
merontokan bisnisnya secara keseluruhan. Lihat juga bisnis jualan komputer
yang untungnya hanya 2 - 3% saja, bahkan ada yang memperhitungkan
keuntungan hanya dari blind bonus akhir tahun, juga bisnis taxi di Jakarta,
dimana semua taxi di cat warna biru, supaya mirip dengan Blue Bird, karena
Blue Bird memberikan layanan yang terbaik untuk pelanggannya.
Sebetulnya, solusi terhadap kejadian ini adalah membuat pengusaha warnet
menjadi lebih pinter dan lebih sensitif terhadap lingkungannya, tetapi saya
sudah coba semuanya, dijalankan berbagai upaya dalam kurun waktu lebih dari
lima tahun dan hasilnya selalu kembali ke nol, sehingga saya jadi putus asa
dan tidak punya lagi solusi yang tepat untuk mengatasi hal ini.
Sahala :
Bisa share Pak Mike, apa saja "usaha yang telah dilakukan dan selalu
kembali ke nol" ?
Mike :
Dari renungan secara intensif selama lebih dari enam tahun terjun ke
komunitas dan masyarakat TI Indonesia, saya menyimpulkan bahwa yang paling
penting dalam kasus ini adalah pendidikan dasar yang harus dibenahi,
sehingga diharapkan, dalam lima atau sepuluh tahun ke depan, dapat
menumbuhkan enterprener warnet yang handal, tidak sekedar membebek dan
meng-eksploitasi komunitas dan yang paling penting dapat berperan dalam
kemajuan TI di Indonesia.
Sahala :
Maksudnya "pendidikan dasar yang harus dibenahi" --> apa ya ?
Nah... untuk " ide sertifikasi" yang dilontarkan Pak Yamin, mungkin juga
baik, tetapi mungkin yang jadi "concern" disini adalah "content" yang akan di
sertifikasi ?
Oh ya, mengenai warnet juga yang saya pikirkan, kenapa sampai saat ini kita
belum memiliki wakil di KADIN ya ?
Atau ada, tetapi saya mungkin tidak tahu.
Salam,
Sahala
---------------------------------
Check out the New Yahoo! Mail - Fire up a more powerful email and get things
done faster.
[Non-text portions of this message have been removed]
Official Web Site : http://www.awari.or.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/