On 3/10/07, Andi Prasetya <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > 1. Visi & Misi warnet harus ANTI PORNOGRAFI > 2. Berdayakan karyawan untuk meminimalkan masuknya pornografi ke > warnet. Operator billing bertugas juga untuk melihat traffic > setiap pc. Jika pengguna dibawah umur, harus diblok. Teknisi > bertugas juga menghapus file2 pornografi yang ada di setiap pc. > 3. Membuat komunitas pengguna di warnet tersebut untuk bersama-sama > memerangi pornografi. Setidaknya jika mereka menemukan file2 > pornografi yang sedang dia pakai.
Sebetulnya, adakah kejelasan tentang batasan pornografi itu dari pemerintah ?? Maksud saya, pornografi yg diciptakan di internet adalah konsumen orang dewasa. Di Amerika hal ini jelas2 diatur oleh UU yang ada, dan content pornografi di internet pun juga diatur oleh UU yang jelas. Yang diresahkan adalah, pornografi ini bisa diakses oleh semua anak yang bisa internet. Memang sebuah dilema jika sebuah warnet memblokir konten pornografi. Sebuah contoh seorang sahabat saya karena memblokir konten pornografi hingga ke icon terkecil, pendapatannya drop hingga 20%. Sekarang bisa dikatakan, bahwa pornografi juga merupakan hak user untuk meng-aksesnya.... Nah tugas warnet sebenarnya adalah menggunakan KONTROL kewenangan warnet untuk masalah aksses pornografi ini. Menurut statistik yang saya buat dari warnet saya sendiri, pengguna akses pornografi ada beberapa, yaitu : 1. Datang ke warnet memang NIAT mau buka SITUS PORNO. 2. Membuka SITUS PORNO hanya karena KEJENUHAN duduk di warnet. Nah, point #1 statistiknya sangat kecil sekali, bisa dikatakan hanya 2% saja dari total kunjungan user (misal dalam sehari ada 150 user datang, berarti hanya 3 orang saja yg bener2 niat datang cuma mau buka SITUS PORNO dengan berbagai macam alasan & tujuan tentunya) Point #2 ini juga tidak jauh berbeda, kebanyakan mereka yg begadang untuk mencari literatur atau tugas kuliah menjelang skripsi, atau mencari keperluan kantornya... rata2 mereka memiliki kejenuhan karena duduk berjam2 di warnet, akhirnya mereka pun iseng membuka situs porno, dan ini sifatnya hanya temporary atau sementara. Jadi akses mereka untuk membuka situs porno ini tidak lama, karena setelah itu mereka akan kembali ke niat awal mereka datang ke warnet, yaitu karena pekerjaan. Lalu bagaimanakan TUGAS WARNET dalam hal ini. Banyak cara yg bisa dilakukan, diantaranya adalah : 1. Mengawasi user yg masuk, kemudian kita punya hak untuk meremote desktop mereka. Hal ini saya lakukan di warnet saya, jika ada anak dibawa umur yg datang baik sendirian atau bergerombol, saya meminta pegawai saya untuk mengawasi desktop mereka. Sekali saja mereka buka situs porno, maka kita akan restart komputernya. Ketika mereka nanya, kita akan bilang "buka porno ya... jadi kena virus tuh komputernya, jadi restart sendiri" Nah, skrg yg ter-cam-kan di otak mereka adalah bahwa SITUS PORNO itu adalah SUMBER VIRUS.... jadi kalo mereka ga mau PC nya mati gara2 virus, mereka ga akan BUKA SITUS PORNO lagi. 2. Saya memonitor bandwith saya. Jika dalam monitoring saya ada bandwith besar datang secara simultan, maka saya tau lagi ada yg download, kemudian saya akan cek melalui remote darimana asal resource yg dia download. Kalo ada indikasi dari situs porno, maka saya akan cekik hingga sekecilnya & download-an akan terputus. 3. Menggunakan pengumuman bahwa jika user membuka situs porno maka bukan tanggung jawab kami jika terjadi sesuatu dengan hukum atas dasar web porno tersebut terhadap si user. Hal seperti ini pernah saya ungkapkan ketika berbicara dengan beberapa rekan dari Kominfo yang akan mengadakan konsolidasi tentang pornografi ke masyarakat. Karena dari keluhan mereka, warnet sekali lagi menjadi KAMBING HITAM. Salam MPIQ Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

