waduh, saya mah gak sepinter bapak dan gak seberuntung bapak bisa ikutan seminar nya Pak Hermawan Kertajaya, tapi point saya adalah, bahwa gak usahlah terlalu tekan-tekan banget soal modal awal sampek jadinya puter-puter cuman karna mau saving 1,5 jeti. Yg lebi penting menurut saya adalah ketika bisnis suda jalan, operational cost lah yg bisa dihemat.
saya sich alhamdulillaah pakek rakitan, 6 taon dari 2001 jugak jarang ada masalah, malah sampek dijuwal pun minimal sekali ganti hardware, cuman 2 unit ganti LAN card, satu servis mobo. Saya rasa saya punya toko tempat ngelanggan punya kualitas barang yg baik utk dijuwal. Maintenance jugak penting, barang apapun ( apalagi elektronik ) kalu perawatannya rapi, mestinya sich hasilnya jugak rapi. soal spek, disesuaiken aja dengan kebutuhan, biar ngga idle capacity jugak gak mubazir. kurang sip tinggal di tweak.mungkin di sinilah gunanya ilmu. :) maap kalu saya ada salah. Nizar Bunyamin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Jelas beda lah, ngacu ke kasus bisnis klasik aja, Airline dengan profit tertinggi di dunia itu South west menerapkan basis low cost dengan standard pesawat B-737-800, jumlah armadanya 400 armada, Air Asia adalah salah satu perusahaan penerbangan paling untung di asia pasific dengan standard pesawat minimal B737-300 dan Airbus A-320, bandingkan dengan airliner kita yang rata rata pakai B 737-200 dengan harga di atas air asia tapi rugi. Perbedaan antara low cost dan low price di bahas sekitar 80 halaman di kasus bisnis harvard, saya kebetulan beruntung mengikuti kelas ini dengan mentor Hermawan Kartajaya, beberapa tahun yang lalu, kasus ini menarik dan bisa ditterapkan di bisnis warnet, waktu itu ada 2 kasus bisnis yang dibahas yaitu Sothwest Airline dan Dell computer. Sekali-kali ngumpul ngundang mentor mumpuni, bahas kasus ini rasanya akan menarik. Jaringan Easy Internet Cafe di Eropa, ikut menerapkan model low cost airline ini di jaringan warnet mereka, dari sisi minimalisasi kru, harga dan standarisasi komputer. Warnet saya basisnya built up optiplex 170 dan seragam, yang terasa adalah pemeliharaan yang sangat mudah, down time rendah, nyaris tidak ada rusak, jumlah trouble tidak lebih dari hitungan jari per tahunnya. inget waktu jaman pakai rakitan setiap hari selalu saja ada yang rusak, sekarang tidak lagi, selain itu user juga betah berlama lama, dan warnet saya selalu jadi pilihan pertama denga rata rata user 150 user per harinya untuk 15 komputer harga jual 5.0000. Ada 1 warnet saya lagi, memanfaatkan asset lama jumlah komputer 10 rakitan jadul dengan harga jual 4000, hanya bisa mengundang 60-70 user per harinya. --------------------------------- It's here! Your new message! Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar. [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

