Mas Alexander... saya punya warnet SCUDETTO-NET di BLORA (kota kecil arah ke CEPU). Kota yang tidak ada alternatif lain untuk akses internet selalin dari Telkom. Warnet saya tersebut sekarang sudah almarhum. GAk kuat nanggung ongkos. Cost saya (saya buka saja disini) waktu itu adalah : 1. Biaya sewa bandwidth ke TElkom (astinet) 64 Kbps : 6jt (belum termasuk PPN). 2. bayar operator 2 orang : 1jt (@500rb) maklum kota kecil. 3. Sewa ruang (tempat), kebetulan di alun-alun, ada ruko baru. Yang punya adalah ketua PBNU Blora, yang ndilalah kok kagum dengan semangat kami(anak-anak muda yang pengin berusaha), sehingga hanya menyewakan RUko ukuran 6x 7 seharga 2jt/tahun. 4. Listrik . Seingat saya kok gak sampai 500rb/bln. 5. TEknisi 'pocokan', kalau-kalau ada trouble hardware : gratis. Karena anak ini berhutang budi kepada saya... :) 6. Meja Kursi : total semua (one-time investment) : 1jt. Karena yang bikin teman yang anaknya tukang kayu... (kayunya : kayu bekas. catatan : Blora gudangnya kayu lho.. he.he.he..). 7. Tempat minum dll.. disupport oleh Coca Cola..
Sudah itu saja perasaan... gak ada lagi. Yang bikin bangkrut menurut saya : 1. Cost sewa bandwidth (karena gak ada pilihan lain selain ke Telkom). 6jt-an. 2. SAngkin banyaknya temen, maka managemen gak optimal. Banyak temen yang mampir.. terus lama-lama main.. tanpa bayar. Semua 'sedulur kabeh'.. RIKUH kalau narik bayaran. Karena kadang-kadang mereka juga kita suruh jagain tempat... Wis pokoknya gak mutu blas managemen kami... :D 3. Cekaknya modal sehingga tidak berani membikin gebrakan-gebrakan promosi. Herannya, dengan kondisi yang acak adul itu, buanyak sekali anak-anak yang tertarik datang. Walau akhirnya kami bisa membukukan pendapatan sekitar 4-5jt/bln.. tentu saja akhirnya kami harus gulung tikar dengan struktur cost seperti itu. Salam hormat, TARYOKO ----- Original Message ----- From: Alexander Yulian To: [email protected] Sent: Monday, April 09, 2007 6:18 PM Subject: [asosiasi-warnet] Re: TARIF WARNET STANDART MESTINYA TURUN... --- In [email protected], "TARYOKO" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Rekan-rekan... > > Menurut pendapat saya, tarif warnet yang standart, harusnya turun. Tarif standart itu apa ? tarif warnet yang 'hanya untuk internet-an' saja, tanpa value added yang lain. Kalau pertimbangan menurunkan tarif warnet karena tarif Speedy turun, menurut saya sepertinya "untuk saat ini" kurang tepat. > Kenapa ? > - Telkom telah meluncurkan tarif baru yang menurut saya 'luar biasa murah'. Ambil contoh yang tarif SPEEDY TIMEBASE. Disitu tertera harganya Rp.200rb/50jam. Overtime-nya adalah Rp. 25/menit. Artinya per-jam-nya hanya Rp. 1500,- !! > Bayangkan jika warnet (terutama yang kecil-kecil deh), yang hanya pasang PC kurang dari 10 pc, maka paket ini akan sangat pas. Berarti kita hanya perlu modalin Rp. 1500/jam!. Padahal (mestinya) okupansi rata-rata sebuah warnet yang 'sehat' sekitar 30%. Jadi, kalau ongkos produksinya hanya 1500/jam(untuk aksesnya saja), maka dengan tarif yang dibelakukan saat ini (yang biasanya diatas 3000rb/jam), maka sudah sangat balik modal... > - Jika kita tidak menyesuaikan, lama-lama jika pengguna sadar bahwa ongkosnya 'cuma 1500/jam', pelan tapi pasti mereka akan mencoba membeli LANGSUNG tidak lewat warnet. > > Demikian pendapat saya, > > salam hormat > > -yoko- Hitungan yang anda sebutkan semata-mata hanya biaya operasional. Kata 'luar biasa murah' sepertinya terlalu berlebihan. Murah atau mahal tidak bisa diukur hanya dari jumlah uang yang kita bayarkan, tetapi juga dilihat dari nilai barang atau jasa yang kita dapatkan. Tentunya Telkom punya perhitungan sendiri pada masing-masing paket yang ditawarkannya. Berikut adalah beberapa fakta yang perlu diperhatikan - Tidak semua orang mengakses internet secara rutin - Tidak semua orang memiliki komputer (berarti kemungkinan besar juga tidak memiliki modem untuk Speedy yang harganya ratusan ribu). - Tidak semua orang punya kemampuan maupun waktu untuk merawat atau menjaga komputernya agar "sehat" setiap waktu sehingga selalu siap pakai saat dibutuhkan (apalagi komputer yang terhubung ke internet pasti lebih rawan dibandingkan dengan yang 'stand alone'). - Tidak semua nomor telpon bisa digunakan untuk Speedy (setidaknya yang saya tau di kota saya). - DLL. Jadi mohon kepada rakan-rekan pemilik/pengelola warnet, demi kebaikan bersama, harap tidak terburu-buru menarik kesimpulan dan bertindak. Maaf pak, kalau boleh saya tau, apakah anda pemilik/pengelola warnet? [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

