nah, ada berita baru nih.... kok seperti ada ADA ZORRO .... atau seperti pahlawan di hutan Inggris .... :p
BSA Sangkal Terkait Razia Hotel Sultan<http://detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/07/time/151048/idnews/777276/idkanal/399> *Jakarta*, Razia software bajakan di Hotel Sultan (dahulu Hotel Hilton) makin misterius. Pihak Business Software Alliance pun menyangkal pihaknya ada di balik razia tersebut. Hal itu disampaikan Donny A. Sheyoputra, perwakilan BSA di Indonesia kepada *detikINET*, Senin (7/5/2007). "Kami tidak mengetahui dan bukan kami di belakang razia itu," ujarnya. Selama ini BSA memang kerap dimintai bantuan pihak Kepolisian saat melakukan penegakan hukum di bidang Hak atas Kekayaan Intelektual, khususnya untuk pembajakan piranti lunak. Meski demikian, Donny mengatakan BSA tidak akan turun langsung kecuali pengacaranya sebagai pendamping. Menurut Donny, dalam melakukan pendekatan pada pihak yang diduga menggunakan piranti lunak bajakan pihak BSA selalu melalui persetujuan dari anggotanya. "Ada kriteria yang sangat ketat, tidak bisa secara serta-merta melakukan razia," ia menambahkan. Di sisi lain, Donny menjelaskan, pihak Kepolisian juga kerap melakukan razia software bajakan tanpa didampingi BSA. "Dalam kasus tanpa koordinasi dengan BSA biasanya kami akan diminta bantuan setelahnya," tutur Donny. Sedangkan untuk kasus Hotel Sultan Donny mengatakan hingga saat ini belum ada pihak yang menginformasikan atau meminta bantuan ke BSA. "Paling lama satu minggu kami dikabari kalau memang melakukan razia dan butuh bantuan BSA. Sekarang kami belum menerima apapun, baik surat, telepon, atau lewat fax," ia menambahkan. Jadi siapa yang melakukan razia di Hotel Sultan? "Kalau memang ada yang disita, bisa di-cek surat penyitaannya. Di kop-nya kan ada, ke mana itu," Donny menandaskan. *(wsh/wsh) dari detikinet : http://detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/07/time/151048/idnews/777276/idkanal/399 Berita kedua * Pelaku Razia Software Bajakan di Hotel Sultan Masih Misteri<http://detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/07/time/124059/idnews/777139/idkanal/399> *Jakarta*, Hotel yang dideskripsikan oleh sumber *detikINET* sebagai hotel berinisial SN dan berlokasi di depan kantor Polda Metro Jaya, menjadi obyek aksi razia software yang dilakukan oleh polisi. Meski benar adanya aksi razia tersebut, sejumlah pihak ternyata tak mengetahuinya. Kejadian razia itu sendiri, menurut sumber, terjadi pada pertengahan April 2007 belum lama berselang. Saat dikonfirmasi belum lama berselang, salah seorang pejabat di Hotel Sultan (dahulu Hotel Hilton) memang tak menampik adanya sejumlah polisi yang telah datang ke kantornya dan melakukan pemeriksaan terhadap komputer-komputer. Pihak Business Software Alliance (BSA) ketika dihubungi *detikINET*, Senin (7/5/2007), menyatakan tidak tahu menahu hal tersebut. "Saya tidak tahu soal (adanya) razia (software) di Hotel Sultan," kata Donny A. Sheyoputra, perwakilan BSA di Indonesia. *Diangkut* Menurut sumber *detikinet*, sejumlah komputer dari yang digunakan oleh * engineering* hingga resepsionis diangkut semua oleh polisi menggunakan truk. "Hanya disisakan satu saja, yaitu laptop yang menggunakan Apple," ujar sumber tersebut. Benarkah ada komputer yang diangkut? Sayangnya, pejabat Hotel Sultan yang tak ingin disebutkan identitasnya tersebut menolak untuk memberikan keterangan lebih lanjut. Pihaknya baru akan angkat bicara lebih lanjut setelah ada perkembangan hukum lebih lanjut terkait dengan kejadian razia tersebut. Sehingga saat berita ini diturunkan, belum ada kejelasan mengenai sejumlah komputer yang dikabarkan diangkut. *Tidak Tahu* Ketidak-tahuan BSA tersebut tentu cukup mengherankan, mengingat biasanya aksi razia software biasanya kerap melibatkan institusi yang dibentuk dan diberi tugas oleh sejumlah vendor software kenamaan untuk berurusan dengan masalah penegakan hak cipta software tersebut. Apalagi target razianya kali ini adalah institusi dengan kaliber internasional, setidaknya ketika masih menyandang nama 'Hilton', yang notabene adalah jaringan hotel internasional berbintang lima. Tetapi bukan hanya pihak BSA saja yang tak mengetahui kejadian tersebut. Kombes Polisi Sigit Sudarmanto, Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, ketika dihubungi beberapa hari lalu, pun senada dengan BSA. Memang dirinya membenarkan bahwa soal razia software di wilayah Jakarta adalah berada di bawah kewenangannya. Namun terkait dengan razia di Hotel Sultan, dia belum mengetahuinya, "Saya tidak tahu soal itu," ujarnya. Ketika hari ini dihubungi kembali, Sigit tampaknya sedang di tengah rapat dan tak bisa leluasa untuk menjawab pertanyaan. "Hubungi saya lagi nanti jam tiga," demikian pintanya. Jadi, siapa yang melakukan razia software di Hotel Sultan tersebut, masih misteri. -- http://www.kilasan.com/ http://auliahazza.com/ http://auliahazza.belajar-islam.com/ [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

