On 5/22/07, Huda Net <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>  From: Dheni Gudel <[EMAIL PROTECTED]>
>  OS Win atau OS Linux sama2 memiliki kemudahan.
>  ----------------------------------------------------------
>
>  my reply:
>  Benar kedua OS tersebut sama-sama memiliki kemudahan.
>  Tetapi OS Linux
>  - lebih mudah
>  - lebih ramah pengguna
>  - lebih sederhana.
>  daripada OS Windows

Ya itu untuk anda.... bukan untuk User saya.
Silahkan aja berargumentasi sendiri.

>  tentu saja kemerdekaan dalam berkomputer ria, jangan dilupakan!

Kenapa ga merdeka, wong saya pake yang asli.
Ga semua user dan orang hobi ngutak ngatik OS seperti anda.

>  my reply:
>  OS Linux mampu beradaptasi dengan kondisi pasar
>  Inipun mutlak terbukti, setidaknya saya merasakan demikian

Disini yang pake OS Linux dah "modar" semua, berganti beli "jendela"
Dulu ada yg buka, dia senang karena omsetnya ga berkurang sama sekali
semenjak pindah dari bajakan, tapi itu hanya bertahan setahun, setelah
"user-user linux"nya lulus kuliah dan pindah kost-an, omset menurut
sedikit demi sedikit walau pelayanan ditingkatkan.


>  Trend secara makro maupun mikro, Pasar untuk Linux terus berkembang.
>  Tanda alam apakah ini?

Itu bukan tanda alam, itu hal yang biasa terjadi dalam Pasar dan Hukum Ekonomi.

>  Pola pikir berkomputer ria kitalah yang harus diubah

Anda bisa berubah, tapi emangnya user warnet brapa % yang peduli
seperti pemikiran anda ?

>  Ketika memakai Windows, kitalah yang harus menjadi kerbau yang dicucuk 
> hidungnya untuk mengikuti Microsoft (dari perangkat keras sampai perangkat 
> lunak, tidak ada keraguan dalam hal ini)

Kembali ke hukum ekonomi, anda bisa bicara begini karena anda bukan
Bill Gates ataupun Steve Jobs. Coba kalo anda sekaya dan sehebat
mereka.

>  Serendah itukah diri kita, Bapak Dheni Gudel?

Saya tidak merasa rendah karena saya mengikuti prosedur yang ada, dan
menurut agama saya (kalo saya lihat anda selalu membawa tendensi
agama), saya tidak merugikan siapa-siapa kok. Wajar aja mereka punya
aturan wong mereka yg bikin dan yg punya, semua emang harus punya
aturan. Anda ga mau khan rumah anda diacak-acak sama orang lain.

>  Sebagai manusia, apakah kedudukan kita lebih rendah dari sistem operasi?

Ga sampe ke arah situ lah, anda berlebihan. Ini hanya masalah
kemampuan mengolah Otak yg kita punya aja kok.

>  Kenapa kita sebagai manusia harus dijajah oleh sistem operasi ketika kita 
> berkomputer ria?

User merasa ga dijajah, saya merasa ga dijajah karena semua mengikuti
prosedur dan tidak merugikan beberapa pihak. Masalah saya dirugikan
apa ngga, itu urusan mereka. Yang jelas, disisi ini saya tidak merasa
rugi.

>  Dimanakah kemerdekaan berkomputer ria itu?

User memakai warnet untuk main games dan online internet aja udah
merasa merdeka kok. Mereka punya hak akan keinginan mereka.

>  Dimanakah? dimanakah? dimanakah?

Ada di depan mata kok.

>  Bacalah pasar apa adanya, dan Linux-lah, sebagai sistem operasi, yang harus 
> beradaptasi dengan pasar!

So do it.
Tapi bukan berarti anda harus "mendoktrin" penghuni milis ini dengan
kemampuan yg anda miliki. Tidak semua penghuni milis ini memiliki
kelebihan otak dan mental seperti anda.
(maaf kalo saya bilang anda mendoktrin, karena gaya bahasa anda adalah doktrin)

>  ..... dan Linux mampu untuk  itu!

Semua mampu untuk itu, bukan cuma linux!

>  Untuk Games Online, saya tidak bisa berbagi pengalaman, karena dalam tahap 
> perintisan
>  Saya berencana buka game center karena ada warnet Linux yang buka game 
> center juga

Dan tidak semua anggota di milis ini mau menjadi perintis seperti anda :)

>  Untuk Game, saya sendiri bukan game maniac, wasting time for someting 
> stupid, saya hanya bisa main gunbound, frozen bubble, armagetron etc di saat 
> bete dan ga mood.

Waisting time for something stupid itu hanya untuk anda khan, bukan
untuk user yg rela begadang semaleman buat naikin level kemudian
dijual ke orang, atau bukan pula untuk joki games yg rela begadang
semalaman demi uang.

>  Baru mulai belajar konfigurasi server games dan konfigurasi games di klien

Good, saya rasa teman-teman di milis ini menunggu hasil belajar anda
itu untuk di sharing dan berbagi :)

>  Cuma karena melihat pasar dan ada yang sudah merintis, saya sendiri tergugah 
> untuk mencoba
>  Do'akan saya, Pak Dheni Gudel

I will pak, saya sangat senang dengan semangat anda. jujur saya salut :)

>  Saya pribadi sebagai konsumen merasa terkungkung dalam perangkat lunak dan 
> bahkan perangkat keras jika saya menggunakan OS Windows

Suatu saat saya googling tentang komunitas software minimalis, niat
saya waktu itu pengen supaya loading XP saya ngacir. Dan saya
menemukan diluar sana banyak komunitas seperti itu.
Anda bisa bayangkan, komputer 233MMX mampu menjalankan Ms Win XP Pro,
bukan dengan software tweak atau apapun, tetapi mereka merubah
setting-setting yg ga perlu di Win XP Pro sehingga OS tersebut mampu
running dan menjalankan berbagai aplikasi (bahkan pake Word 2003) di
sebuah PC 233MMX dengan HDD 20GB.

Namun, setelah saya temukan dan ikuti, saya bingung sendiri. Karena
emang otak saya ga sampe kesana mungkin, hehehehe.

>  By the way of busway,
>  Saya memakai Linux karena saya
>  1. Pro Pasar
>      : Linux mampu beradaptasi dengan konsumen warnet saya yang terbiasa 
> dengan windows XP

Alhamdulillah dan bersyukur pasar di lokasi bapak demikian, tetapi hal
itu belum tentu ada di lokasi lain walau sudah dicoba.

>        Linux fleksibel

Anything can be flexible, like Flexy :D

>  2. Sisi Bisnis
>
>  : Jelas saya melakukan penghematan biaya.
>        Asumsi 1 lisensi 700ribu.
>        14 komputer x 700ribu = 9,8 juta penghematan yang saya lakukan
>        Sudah jalan dua tahun, lebih sedikit. Saya sudah balik modal tahun 
> pertama
>        dari 7 komputer klien sampai 13 komputer klien

Bagi beberapa orang lebih baik mengeluarkan 9.8 juta itu kalo bisa
dapet tambahan 5 juta setiap bulannya. Bagi mereka 9,8 juta itu untuk
hitungan 2 tahun (upgrade PC).
Bagi yg sudah gape dengan ilmu ekonomi, 9.8 jt untuk 2 tahun itu lebih
baik dikeluarkan karena dapat menghasilkan tambahan 5jt x 24 bulan.

>  Yang saya kuatirkan bukan sistem operasi, tetapi:
>  1. persaingan harga
>      : tarif warnet saya 5000 yang lain sudah turun, apalagi yang pakai 
> paket-paket tarifnya, bisa 2000 per jam. scanner, bluetooth,  burn cd dll 
> banyak yang sudah digratiskan, sedangkan di saya masih harus bayar

Nah, coba anda fight harga juga dengan mereka, toh anda khan sudah
balik modal. Paling tidak tertutup operasional plus ada keuntungan 50%
dari nilai operasional udah bagus khan.

>  2. makin banyak warnet di daerah saya
>      : yang masuk ke sini beberapa warnet besar dengan kemampuan keuangan 
> yang mumpuni.
>        komputer lebih banyak dan lebih bagus. fasilitas lebih lengkap dan 
> BERANI BANTING HARGA

Itu hukum ekonomi dan wajar terjadi dimana saja, termasuk di wilayah saya.

>        ada satu warnet yang mengalami perampokan, komputernya habis. police 
> line dicabut, lansung buka lagi. bisa dibayangkan cadangan devisa yang dia 
> miliki! :)

Mungkin dia pake Asuransi pak, bukan punya cadangan devisa.

>  Untuk Plang bagaimana mengurus pajaknya yah?

Pasang aja dulu plang nya, nanti juga didatengin sama orang pajak, hehehehe

>  saya menyewa di lantai 2, jika ditempel di luar kaca, kena pajak ga?

Kena pak, karena udah masuk wilayah publik. (bagi orang pajak, wilayah
publik adalah bagian dari luar gedung yg terlihat oleh publik. Aneh
tapi nyata ya).

>  maafkan saya  jika saya menyalin tempel (copy paste) tulisan Bapak Dheni 
> Gudel
>
>  Saya pribadi juga pengguna LINUX untuk saya sendiri, saya install
>  LINUX di notebook dan PC di rumah saya, bahkan adik2 saya yg suka pake
>  komputer saya di rumah pun terbiasa dengan linux & open-office.
>  Tapi tetep aja, buat warnet saya pake OS Linux. <--- cuma ini yang saya 
> rubah, Pak Dheni gudel
>  Alasannya simple = Karena saya PRO PASAR. <--- alasannya kita sama,  Pak 
> Dheni gudel

Hehehehehe, berarti pasar kita berbeda yah. Disini kalo saya buka pale
Linux, ya bunuh diri pelan-pelan namanya.


Regards
~Gudel~


Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke