IMHO...Selama saya keluar masuk warnet (Windows/Linux based), biasanya warnet tersebut memutar musik baik di kompie operator dan/atau ke dalam ruangan warnet. Sepanjang yang saya tahu pula sumber musiknya berasal dari mp3 yang notabene sampai saat ini masih bajakan. Bagaimana menurut Anda sebagai pemilik warnet Linux, apa ini berarti Anda merasa murni menjalankan bisnis warnet yang bebas dari bajakan ???? Ferdy
_____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of gdeystar Sent: 21 Mei 2007 15:21 To: [email protected] Subject: Re: [asosiasi-warnet] Re: Perbandingan antara Win n Linux Ngejawab ackh..... 1. Linux sekarang, jg udah mulai banyak yg next, ok, apply. Hebatnya lagi, Pilihan Bahasa Indonesia lebih hidup dan nge-Indo-ni banget. Bapak saya dirumah jg orang pinter [allhamdullilah] Pertama kali jg nggak mudeng ama komputer. tapi, sekarang, dengan adanya komputer berbahasa Indonesia Beliau lebih suka membaca berita lewat Inet. 2. Masalah suport, sampai saat ini support untuk wilayah indo, apalagi yg supprot corporat, masih saya anggap minim, kurang sabar, kurang telaten. Contohnya banyak, bisa dibaca dari komentar disebuah berita onlen. lebih banyak ngeluhnyadari pada funnya. 3. orientasi emang beda. Disisi lain kita berbisinis, disisi laen kita jg memperdulikan apakah bisnis ini sudah berguna untuk sekitar ato malah sebaliknya ??? Apakah pemilihan System yg kita install dikomputer nggak membuat user merasa nyaman ato malah sebaliknya. pengennya donlod artikel2 dr warnet, begitu sampe rumah dan nyolokkan fdd untuk buka artikel yg udah didonlod dari wnet, tau2 komputer malah ngehenk..... Saya sering mengalami hal ini, adik saya, kakak saya. 4. Tidak semua komputer untuk wnet mempunyai performa lebih, seringkali malah pas-pasan, rata2 setau saya adalah PIII. Update memang otomatis, tapi apa hal itu membuat user merasa puas ? begitu login, tiba2 sikomputer minta direstart krn baru adja nge-update. :)) blom lagi kebutuhan BW yg minim. Pake speedy di jamsibuk, bisa2 cm buat update donk 5. sudah saya renungkan, dan [maaf] pilihan saya jatuh pada GNU/Linux. Bahkan saya memaksa user untuk memakai Linux. suka nggak suka, kita belajar bersama. 6. Sampai detik ini, mp3 yg ada diIndo banyakan adalah mp3 Bajakan, dari Bapak Mentri, Bapak Lurah, Bapak Polisi, klo diperiksa pastinya masih banyak yg memiliki ato menyimpan mp3 bajakan. Saya akui. nulis ini pake Windus, Windows Original buildin ama PCDekstopnya. memakai Thunderbrd untuk ngirim email, memakai Firefox buat browsing dan Inetbanking, Memakai OOP untuk ngetik. Sama lah ama kalian....... MP3 jg bajakan. Software termahal yg ada dikomputer saya adalah AutoCAD. Kantor yg beli. [hehehe.... capek ne... ngetiknya.....] $ uname -a Linux Ubuntu 2.6.20-15-generic #2 SMP Sun Apr 15 07:36:31 UTC 2007 i686 GNU/Linux /regards./ wadi wijaya wrote: > > saya hanya berusaha "menyeimbangkan" point-point ini, karena saya rasa > masi ada opini dan fakta yang masi perlu diperjelas, karena saya liat > kok masi berat sebelah yak :) > > 1. dengan ok dan next jadi jauh lebi mudah, perlu diingat gak semua > user adalah advanced, banyak yg awam namun perlu pakek komputer. Bukan > berarti expert sekalipun di dunia IT lantas gak perlu memahami user > awam, dokter THT saya pinter dan laku, namun beliau gak ngerti pakek > komputer dan gak minat sama internet. Oya, beliau sudah almarhum. > Namun, karena kemudahan ini maka menimbulkan kekurangan di sisi > security. BTW, yg mau utak-atik dan bisa utak-atik source code berapa > persen dari user ? :) > > 2. sebagai bukti tanggung jawab pembuat, tentu dia kasi support, wong > konsumen suda bayar kan ? saya ikut milis lain selain milis ini, ada > kok milis yg bahas ( dan saya yakin gak cuman satu-dua ) dan bantu > seputar masalah OS redmond. > forum jugak ada, subforumnya ada OS redmond, ada OS Linux. > malah ada kok milis yg kalo kita tanya soal OS redmond jawabannya bisa > lengkap dari berbagai anggota,namun kalo nanya Linux malah cuman > segelintir yg jawab. In a nutshell, soal support dari komunitas, > semuanya berimbang. > > 3. yg satu orientasi bisnis, yg satu orientasi sosial. Tentu > penerapannya berbeda. What do you expect ? :) > > 4. OS redmond secara berkala mengeluarkan security patch, bagi yg > meng-enable kan auto update, patch langsung masuk sendiri. > Kalo produsen motor ngeluarin produk, katakanlah Honda Revo ( maap > bawa nama produk, gak ada maksud sales, hanya supaya lebi mudah dalam > menjelaskan maksud saya, maap ), lalu setelah launch ternyata ada > cacat produk, lantas yg paling mumpuni dan kredibel dalam mengoreksi > cacatnya siapa ? AHM atau bengkel third-party ? > bagi yg pakek distro Suse, kalo ada bug ya baiknya mengacu ke website > Suse, yg pakek Ubuntu kalo ada bug ya liat pengumuman dan patchnya di > website ubuntu, dsb. > > 5. sama dengan no.3 , itulah salah satu bedanya orientasi bisnis dan > sosial. Kita, para pemilik warnet, juga orientasi bisnis kan ? coba > dech, sepuluh menit sehari kita merenung, kita lebih cenderung ada di > sisi mana ? :) > > 6. ada yg pakek Xandros non OCE di warnet, ada website jualan distro > Linux tawarin Linspire 5.0 seharga Ubuntu, pakek Linux namun simpen > mp3 bajakan, dsb. Intinya, ya pengendalian diri. :) > > gdeystar <[EMAIL PROTECTED] <mailto:gdeystar%40gmail.com> com <mailto:gdeystar%40gmail.com>> wrote: > OS Legal > 1. Sourcenya tertutup. Dikengkang untuk mengklik *ok *dan *next > *2. Dukungan / suport datang dari owner / pembuat software. > 3. Adanya biaya lebih untuk upgrade ke versi yg lebih baik. > 4. Banyak bug dan hole, bila mo stabil membutuhkan pihak ketiga untuk > menyempurnakannya [ongkos lagi] > 5. setau saya, makin baru versinya, maka resource [hardware] yg > dibutuhkan jg makin tinggi > 6. klo pake yg bajakan bakalan dituntut ama pak polisi :)) > > FOSS > 1. OpenSource, kita bisa membuat dan memperbaiki sourcecode sebelumnya > 2. Dukungan/suport dari komunitas. milis, chatroom, webblog, website > 3. Free/Gratis klo pengen update keversi yg lebih baik/lebih baru > 4. Stabil, klo punya ada hole/bug, dukungan komunitas lebih cepat merespon > 5. Banyak Distro yg mampu menyesuaikan versi Hardware anda. > 6. Memakai Free dan Open, membantu negri ini bebas dari pembajakan, dan > pastinya membuat kita makin kreatif. > > Segitu dulu. maaf klo ada yg marah, tapi kenyataan saat ini memang > demikian. > Benar /just simple, > You have money_You can buy. Don't have, You can Use FOSS. > * > regards* > / > wadi wijaya wrote: > > > > SETUJU. > > suda dari lama saya perhatikan ada yg mendiskreditkan salah satu > > pihak, kalu mampu beli windows ori, ya legal jugak toh, kenapa mesti > > "membujuk" pakek linux ? alangkah lebi elegan kalu dijelaskan > > pilihannya, dan biarkan orang memilih sendiri. . <http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=516887/grpspId=1705043695/msgId= 99794/stime=1179734445/nc1=3848641/nc2=3848567/nc3=3848577> [Non-text portions of this message have been removed] Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

