Jika anggaran minim ke Linux, saya ada solusi: Kata kunci dari 
Penerapan Linux adalah Edukasi pasar. Bentuk edukasi pasar dengan 
mengsosialisasikan perbandingan antara APLIKASI Windows dengan 
APLIKASI Linux yang sekiranya ekuivalen fungsi dan manfaatnya. 

Secara teknis yang murah, membuat tulisan di dinding tentang 
Perbandingan Aplikasi Linux dgn Windows, kan cukup kita ketik yang 
rapi, atau dikasih desain yang bagus, trus di print pake printer. 
Atau kalo ada dana, bikin aja selebaran (leaflet) yang bisa di sablon 
atau di print, kemudian sebarin ke kampus2, jangan lupa cantumkan 
Nama warnet anda dan alamatnya, biar mereka ke Warnet Anda, tidak ke 
Warnet yg lain he..he...

Di Warnet kami, rencana mau Windows Penuh (20 PC), tapi akhirnya 
setelah dapat masukan dari rekan pemilik warnet, saya menggunakan 10 
Linux, dan 10 Windows. Anggaran 10 untuk Windows yang kemudian saya 
ubah ke Linux, tetap saya anggarkan, dan saya konversi sebagai 
Anggaran Pelaksanaan Pelatihan selama 1 tahun untuk setiap bulan. 
Bisa bekerja sama dengan perusahaan/konsultan/Majalah tentang Linux 
sebbagai pembicara, dan Biaya tersebut hanya digunakan untuk Biaya 
sewa kursi, ruangan, dan proyektor. Di satu sisi pelaksanaan 
pelatihan, memberikan masukan tambahan dari penjualan tiket 
pelatihan. Tentunya Solusi ini mungkin untuk rekan warnet yang punya 
anggaran lebih. Atau beberapa warnet patungan.

Saya aja yang baru belajar linux 1 bulan ini, berani jualan pake 
Linux, Tentunya rekan2 milis, yang tentunya banyak lebih jago dan 
berpengalaman dalam hal Linux daripada saya, tentunya lebih berani 
untuk menggunakan Linux sebagai OS di Warnet berdampingan dengan 
Windows atau Full Linux.

Penerapan Linux di Suatu Wilayah, Hanya butuh kekompakan Warnet2 di 
wilayah tersebut. Tidak perlu seluruh warnet di wiayah tersebut, 
minimal ada 2 Warnet yang kompak, komit dan Sabar, pelan tapi pasti, 
penerapan linux bisa diterapkan.

Kata orang tua: Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh...

Hasanuddin
Toraja.NEt
Makassar






--- In [email protected], wadi wijaya 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> tentu saja, kalu memang warnetnya gak legal, ya awari tentu gak 
akan 
> pro ke warnet tsb.
> setuju, kalu gak ada budget utk windows, ya gunakan linux yg gratis.
> kurang diterima user ? ya tugas pemilik utkbikin siasat / strategi.
> semua ya ada trade-off nya,
> 
> ataw mungkin bisa consider bisnis lain :)
> 
> Hasanuddin Hasanudin <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:                                  Kenapa pusing dengan Warnet 
yg kena Razia, kalo memang terbukti (yah kita tau lah gimana 
warnetnya..), masukan saya, Awari tidak perlu repot-repot mengurusi 
mereka. Lain halnya bila warnet tersebut sudah legal 100% dan warnet 
tersebut adalah anggota Awari tapi masih kena Razia, sebaiknya kita 
dukung..
>  
>  Saya setuju dengan pendapat ibu Judith, kalo anggaran OS masih 
minim, pakai Linux. Kalau masalah Linux sulit diterima masyarakat, 
ehm.. kita kan pengusaha, tentunya ciri pengusaha punya jiwa bisnis 
yang kreatif. Manfaatkan kreatifitas kita sebagai businessman, putar 
otak dengan cepat, survei pasar, dan cari solusinya. 
>  
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>        
> ---------------------------------
> Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect.  Join Yahoo!'s 
user panel and lay it on us.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke