Seperti nya mas Muctar (Neverland) -maaf jika ada kesalahan nama- emosi yah 
he..he.. maaf yah kalau membuat sakit hati anda. 

Apapun masalahnya yang dihadapi oleh Warnet, tentu dicarikan solusinya dengan 
kepada dingin. Warnet adalah bisnis profit... bukan Non Profit. Badan Hukum 
saya saya CV, bukan Yayasan. Bukan juga Yayasan dibalik Warnet. Saya kan buka 
usaha warnet kan untuk ngasih makan anak istri saya, sama halnya dengan saya 
bekerja sebagai karyawan. Kalau anda buka warnet, tujuannya untuk apa? selisih 
antara pemasukan dan pengeluaran disetorkan ke panti asuhan, yah? Semoga Allah 
menerima Amal Ibadah mas Muctar.

"> Loh... Pak Hasanuddin ini dari warnet atau dari pengusahanya? .."

Saya adalah Pengusaha Warnet. Terus mas Muctar apa dong? Ketua Yayasan yah? 
Yayasan Neverland bergerak di bidang apa selain Wrnet?

Mengenai Microsoft yang mahal dan tidak berpihak menurut anda, solusinya 
menurut saya sih mudah, pakai saja Linux, kualitasnya Bagus banget kok, di 
warnet kami, menggunakan Windows Xp Home Ori dan Ubuntu 7.04. Di warnet anda 
pakai OS Apa? Mohon di jawab yah.

Kalau masih di anggap tidak berpihak, yahh... solusi termudah, JANGAN BELI... 
simple kan...

Saya selain bergerak di bisnis warnet, juga bergerak lain, masalah pasti ada 
yang dihadapi oleh pebisnis, itu wajar dan kita tidak boleh terlalu banyak 
mengeluh... lebih baik kita berusaha. Orang yang banyak mengeluh berarti kurang 
berusaha dan sabar.

Kenap emangnya kalo kerjasama dengan Vendor? ada yang salah? Yang salah kalau 
kerjasama dengan Vendor namun merugikan salah satu vendor, atau merugikan 
anggota asosiasi. itu baru kita protes dan usut. Pak Rusdiah kan kalau tidak 
salah distributor DELL, tentunya kerjasama dengan DELL menguntungkan. Itulah 
gunanya kita kerjasama dengan Vendor. Kalau anda memprotes kerjasama dengan 
vendor,... sepertinya anda perlu short course Relationship Business to 
Business. Itu banyak dilakukan di dunia bisnis nyata. Unilever bisa berkembang 
kan karena hubungan yang baik dengan vendor.

Mengenai FIXED COST dan VAR COST, yahhh.... sepertinya di warnet anda tidak ada 
menajemen yah. Tidak pernah bikin laporan? bagaimana anda membayar pajak? Kita 
tidak usah bahas yah, tingkatan pemahaman kita berbeda, percuma membahasnya, 
kan. Hanya debat kusir.

Uraian anda di email sebelumnya, lebih banyk bicara Macro... anda banyak bahas 
teori yang kurang aplikatif. Jika anda bisa berbicra macro, bisa anda buatkan 
kami analisis Critical Enviroment Factor (CEF) untuk industri Warnet? 7 Faktor 
aja deh, Kami tunggu jawaban anda.

Mengenai Survei pak Irwin, he..he.. anda mengatakan pak Irwin dari Malang? 
he..he.. pak Irwin sama dengan saya, dari Makassar. Makassar itu ada di 
Sulawesi Selatan, jika di peta, pulau Sulawesi Selatan ada di samping 
Kalimantan, he..he.. ngawur ini orang... tidak menggunakan akal sehat.

Pak Rusdiah, jika bapak sebelumnya mengatakan bahwa kita hadapi musuh utama 
kita, pak Rusdiah dan rekan-rekan bisa baca uraian saya diatas. Mohon tanggapan 
teman-teman. Jangan kita mau di pecah belah.

Hasanuddin
Toraja.Net



--- In [EMAIL PROTECTED], NeverLand Internet & Games <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Loh... Pak Hasanuddin ini dari warnet atau dari pengusahanya? Kita sama-sama 
> buka kartu saja deh... kalau warnet itu TIDAK PROFIT sama sekali, apakah 
> benar hal tersebut terjadi? Jangan cuman bisanya KOMPLAIN doang......
> 
> Nah.. beda kalau warnet itu yang 9000/jam di daerah BLOK M, bagaimana dengan 
> yang di daerah? yang Rp. 2.500/jam? Rp. 2.000/jam? apakah bisa survive? 
> kemudian belum lagi di beberapa Daerah yang terjadi Pemadaman Bergilir, 
> selama 4 jam, dan sebanyak 3-4 kali sehari?
> Kan hal ini kaga realistis, mikrosof menetapkan harga 800 rebu per CD, cuman 
> untuk mendapatkan satu kertas lisensi yang harga produksinya cuman berapa 
> coba? Rp. 50.000,00 ?
> 
> trus kita bayarnya Rp. 800.000,00? dan hal tersebut ADIL ? bagaimana dengan 
> bunyi Pancasila butir ke 5 ? Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia?
> 
> Bicara soal syarat supply untuk telecenter dari pemerintah, kalau saya sih 
> yakin saja, lagian kalau menguntungkan vendor tertentu, itu sudah hal yang 
> lumrah, soalnya "be Legal" juga menguntungkan vendor tertentu dan OKNUM 
> tertentu. kemudian soal Pita koneksi internet, Harga tidak pernah berbohong 
> kalau untuk biaya demikian. Kalau soal harga tidak pernah berbohong untuk 
> Mikrosof, lalu mengapa kita hanya di berikan CD dan sebuah kertas? baiklah 
> untuk biaya R n D? kenapa untuk World Cyber Games, Mikrosoft jadi penopang 
> utama? dan memberikan Lisensi Bundelan, yang berupa sertifikat kepada 
> penyelengara WCG? bahkan William Gates III bisa menjadi orang terkaya No. 1 
> Dunia melalui Mikrosof?
> 
> Bukannya hal tersebut terjadi karena Untung gede-gedean. Baiklah hal tersebut 
> terjadi di negara Adidaya, penghasilan perjam minimum 10-15 US$. Bagaimana 
> dengan Indonesia ? Penghasilan per bulan tersebut yah... kita katakan 
> menduduki posisi kepala gudang deh... yang lebih di percaya oleh perusahaan, 
> hanya berkisar Rp 5 juta (US$ 500) dengan tanggung jawab yang tinggi sekali. 
> jauh banget berbeda dengan di negara adidaya dan negara berkembang.
> 
> Untuk masalah FIXED COST dan VARIABLE COST. Saya mau tanyakan kepada bapak, 
> itu teori atau praktek? TEORI kan? kenyataannya masih banyak warnet yang 
> menggunakan WINDOWS 98 SE. atau WINDOWS ME. Sudah berapa tahun ya? 9 Tahun 
> ya? 7 tahun ya? kok masih di pakai? sedangkan dalam hitungan bapak FIXED COST 
> tersebut hanya 2 TAHUN. Ah... Teori....
> 
> Loh masalah warnet yang di singgahi pak Irwin Day, saya tidak ada masalah dia 
> anggota siapa. Kalau belon ada keanggotaan ya.... Bilang aja kaga ada, kan 
> beres. Tapi kalau secara logika berpikir apakah warnet yang di kunjungi 
> adalah RANDOM? benar ndak RANDOM? apakah benar pak Irwin Day dari Malang? dan 
> sudah berapa lama tinggal di Malang? 
> 
> Saya bertanya hal yang sunggu tidak masuk di akal, tetapi saya bertanya hal 
> yang bisa di pikirkan dengan akal.
> 
> Oh ya, satu hal lagi... ISP Gelap yang di maksud pak Irwin apa ya? kurang 
> ngeh saya... Kemudian RT/RW net merugikan WARNET? Warnet juga bisa buat RT/RW 
> net. Kali RT/RW net merugikan perseorangan ya? Ups.. Ups...
> 
> Salam.
> 
> ----- Original Message ----
> From: Hasanuddin Hasanudin <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
> Sent: Friday, July 13, 2007 5:34:11 PM
> Subject: Re: Mhn klarifikasi dr Pk Cahyana,Pak Ansori/Sommeng ,Pak Tony 
> Chen/, dan Pak DonnyS dlm forum ini.Unt Mjlah BISKOM.Re: [APWKomitel] Aparat 
> polisi Malang Keterlaluan, gimana BSA? Nasib software original Windows xp 
> home??!?!?
> 
> Syarat tentang supply Dana dari pemerintah untuk Telecenter, menurut saya, 
> rawan dengan masalah. LSM? apa bisa dipercaya? Menurut saya hal ini rawan 
> hanya menguntungkan vendor tertentu saja.
> 
> Lagi pula tentunya kurang strategis jika untuk mencapai tujuan tersebut 
> dengan membuat yang hal baru (Telecenter), padahal telah ada hal yang lama 
> (Warnet) yang lebih mengenal "medan" dan survive.
> 
> Warnet itu hanya butuh support dari pemerintah terkait aspek-aspek 
> operasional warnet. Khususnya masalah biaya operasional akses internet. Dari 
> pada pusing memikirkan hal tentang Legal OS dan sweepingnya, lebih baik kita 
> berpikir tentang bagaimana menekan biaya akses internet dari provider.
> 
> Ingat Lho! Biaya Software Windows itu adalah FIXED COST yang tentunya nanti 
> akan didepresiasikan dalam 2 tahun. Sedangkan Biaya Akses Internet adalah 
> VARIABLE COST. Sebagai perbandingan untuk di Makassar, biaya akses internet 
> untuk 256 kbps antara 12-13 juta / bulan. Jika pemerintah bisa memberikan 
> support yang mempengaruhi ISP sehingga menurunkan biaya akses 1,5 juta saja 
> per bulan, maka, dalam waktu 1 tahun sudah bisa membeli software Windows Xp 
> Home untuk 20 unit. Itupun jika di warnetnya, menggunakan Windows Xp, jika 
> tidak, bisa dialokasikan sebagai biaya edukasi linux.
> 
> Mengenai hal tentang Warnet yang disinggahi oleh pak Irwin dan Microsoft, 
> sebaiknya sih, tidak perlu sinis (hal ini bisa memancing keributan sesama 
> anggota milis maupun antar milis), karena ini tidak terkait dengan sebagai 
> anggota asosiasi tertentu. Dikunjungi karena warnet tersebut adalah pelanggar 
> Haki atau tersangka pelanggar Haki. Dan itu dipicu oleh statement admin-nya 
> mereka sendiri yang berpendapat saat acara seminar Awari di Malang. Mohon 
> mas/mbak Neverland membaca berita emailnya secara lengkap.
> 
> Terima kash.
> 
> Hasanuddin
> 

> 
> ----- Original Message ----
> From: Irwin Day <[EMAIL PROTECTED] or.id>
> To: rusdiah rudi <[EMAIL PROTECTED] net.id>
> Cc: Naswil Idris <[EMAIL PROTECTED] com>googlegroups. com
> Sent: Friday, July 13, 2007 11:55:28 AM
> Subject: Re: Mhn klarifikasi dr Pk Cahyana,Pak Ansori/Sommeng ,Pak Tony 
> Chen/, dan Pak DonnyS dlm forum ini.Unt Mjlah BISKOM.Re: [APWKomitel] Aparat 
> polisi Malang Keterlaluan, gimana BSA? Nasib software original Windows xp 
> home??!?!?
> 
> 
> Dear All,
> 
> Saya tidak mau berpanjang-panjang dan berpolemik, Lot of Work we must
> do. Saya kira presentasi Awari sudah menggambarkan apa yang menjadi
> titik perhatian kami di AWARI atas isu-isu di warnet.
> 
> Jika masih belum jelas, pls read it again. karena di saat presentasi,
> berhubung terbatasnya waktu saya belum sempat memaparkan sepenuhnya.
> 
> Jika soal pendekatan berbeda, we are a different organization Pak
> Rudy, normally we have different policy and different way of doing
> things.  Dan saya bisa memastikan AWARI adalah organisasi mandiri
> secara kebijakan, tujuan dan program.  Komitmen kami adalah
> kesejahteraan anggota kami dan warnet-warnet di Indonesia.
> 
> Kalau masih kurang jelas, silahkan baca Anggaran Dasar kami yang saya
> akan bersedia mengirimkan ke pihak yang tertarik agar bisa mengenal
> kami lebih baik.
> 
> Salam,
> ID
> 
> Pada tanggal 13/07/07, rusdiah rudi <[EMAIL PROTECTED] net.id> menulis:
> > Yth: Pak Naswil, Pak Irwin dan rekan sekalian,
> >
> > Memang kami tidak sempat jalan jalan dengan pihak Microsoft Indonesia,
> > karena nanti pandangan kami akan terpengaruhi dan bias.
> >
> > Seperti presentasi kami kemarin di RoundTable Warnet, maka pendekatan
> > kami (APWKomitel) mungkin sangat berbeda dengan pak Irwin dari AWARI
> > sebagai berikut:
> >
> >
>


Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke