--- "Taufiq A. Rachman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> On 9/2/07, pujo mulyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > tolong saudara Taufik, lain kali yg kayak gini jgn diposting, karena
> beresiko
> > mencoreng bisnis warnet, whatever its reality... jangan sampe orang ngeliat
> > warnet sebagai sarang mesum, makin sulit posisi kita utk bargain dgn pihak
> luar
> > yg tdk suka dgn kita.
> 
> Pudjo my prennn.......
> 
> Itu kenyataan yang harus dilihat..... bagaimana menyikapinya, itulah
> tugas kita sesama warnetters terhadap warnet2 maksiat itu.....
> 
> Kalo ditutup, takut karena bargaining..... ujung2nya warnetters
> sendiri yang babak belur dihajar masalah sana-sini (salah satunya
> pornografi di warnet).....
> 
> Kenyataan warnet jadi sarang mesum itu ada..... terbukti ketika masuk
> acara metro tv tentang warnet mesum.... efeknya sampe ke calon mertua
> yg langsung nelpon saya untuk tanya ini itu tentang warnet saya....
> gila ga !!!!
> 
> Padahal itu cuma cacat 1-2 warnet, tapi efeknya sangat jelek di mata
> masyarakat..... nah, kitalah di awari ini kalo bisa membuat counter
> menghadapi warnet2 bejad kayak gitu..... jangan diem aja......
> 
> Kalo perlu bikin liputan di Metro-TV.... kalo warnet bejad cuma ada
> 1-2 sisanya warnet ga seperti yg orang pikirkan, masih lebih banyak
> warnet sehat daripada warnet bejad..... jadi pandangan masyarakat
> tentang warnet pun bisa berubah....
> 
> Ini kenyataan yg ada... yang ada di komunitas warnet kita.... kita mau
> diem ?????
> 
> Salam
> MPIQ
> 

bukan begitu, ingat pepatah : gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga!
jangan kita membakar api di rumah sendiri, meskipun yang kamu sampaikan itu
benar, tetapi bahasanya harus dikemas dengan lebih halus, tidak bersifat
provokatif yang berpotensi flame, tetapi lebih mengarah ke arah
teguran/himbauan dan koreksi guna membuka kesadaran pengusaha warnet dan
mungkin pemerentah juga harus urun rembug tentang pentingnya menjaga
keselamatan generasi muda dari racun pornografi dengan cara menangkal
pornografi dan eksesnya, bukan malah memfasilitasi.

Pornografi ada di internet, bukan hanya di warnet saja. pornografi bisa hadir
di rumah anda melalui speedy, wimode, gprs, cdma, gsm, adsl, de el el. karena
kalo kita bicara pornografi maka kita bicara mental manusia yang memanfaatkan
fasilitas untuk kepentingan seks, dan ini bisa hadir di mana saja, bukan di
warnet :)

regards,
Pudjo Mulyono
Malang, Indonesia


       
____________________________________________________________________________________
Pinpoint customers who are looking for what you sell. 
http://searchmarketing.yahoo.com/


Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke