Buat seluruh rekan-rekan,

Bersama dengan ini kami kirimkan PRESS RELEASE: Pembukaan IGOS CENTER 
Bandung,

Mohon dukungan dan juga Doa Restunya dari seluruh rekan-rekan, agar semuanya 
dapat berlangsung dengan baik, lancar dan sukses.

Terima kasih.

Salam Sukses Luar Biasa,
Mr.Hoky / Soegiharto Santoso.
BISKOM - Mitra Komunitas Telematika.
www.biskom-majalah.com

=======================================================

PRESS RELEASE
Pembukaan IGOS CENTER Bandung
Be-Mall Plaza, Rabu, 14 Nopember 2007, jam 11.00

Deklarasi Penggunaan & Pengembangan IGOS telah dilakukan pada tanggal 30 
Juni 2004 dan mendapatkan dukungan dari lima (5) kementrian yaitu Menteri 
Riset dan Teknologi, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Kehakiman 
dan HAM, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Menteri Pendidikan 
Nasional. Kebijakan program Indonesia Go Open Source (IGOS) bertujuan 
meningkatkan akselerasi pendayagunaan Open Source Software (OSS) dan 
memperkuat upaya infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). 
Untuk itu komunitas TIK khususnya pengguna dan pengembang OSS beserta, 
pemerintah, kaum profesional dan pelaku bisnis mendirikan pusat kegiatan 
yang berhubungan dengan OSS di kota Bandung dengan nama :  IGOS Center 
Bandung.

Dengan Visi : Menjadi penyedia secara "One Stop Service" untuk produk dan 
jasa yang berbasis teknologi "Open Source Software" (OSS). Dengan target 
untuk perbaikan daya saing bangsa secara Sistemik dengan memanfaatkan 
pendekatan OPEN INNOVATION (OI).

Adapun Misi IGOS Center Bandung adalah :
- Membantu pelanggan mencapai tujuannya (personal & bisnis) dengan 
menyediakan solusi berbasis teknologi OSS yang dapat meningkatkan 
produktifitas, efektifitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.
- Mendorong terselenggaranya perilaku bisnis yang etis dan profesional 
secara sistemik di perusahaan & pemerintahan.
- Membangun kemampuan inovasi teknologi OSS yang berkelanjutan yang dapat 
memperbaiki daya saing nasional.
- Berpartisisipasi mewujudkan tujuan komunitas global yang tertuang dalam 
Millenium Development Goal.

IGOS Center Bandung, dikelola oleh Yayasan yang bergerak dalam bidang "Open 
Innovation" yang kegiatannya pada saat ini fokus dalam hal  Penyediaan 
Produk & Jasa berbasis teknologi "Open Source Software" (OSS). Inisiatif 
IGOS Center Bandung bermula dari program Kantor Menteri Negara Riset & 
Teknologi, yang dimotori oleh kerjasama : Institut Teknologi Bandung [Eko 
Mursito Budi dkk], ZamrudTechnology [Hemat Dwi Nuryanto dkk], Penajati 
[Sofwandi Noor dkk], dan Klub Linux Bandung [Wisnu Manupraba dkk]. Sementara 
itu Showroom IGOS Center Bandung terwujud karena dukungan Be-Mall  & Majalah 
BISKOM [Soegiharto Santoso-Pak Hoky dkk].

Semua pihak diatas bertekad menjadikan IGOS Center Bandung sekaligus sebagai 
inkubator bisnis yang meliputi business center, representative office, 
showroom, dan tempat koordinasi dan kegiatan komunitas. Juga layanan support 
seputar teknologi OSS bagi masyarakat luas, perusahaan swasta dan lembaga 
pemerintah. Tekad diatas juga sejalan dengan hasil survei yang dilakukan 
oleh BCG (Boston Consulting Group) yang menunjukkan bahwa motivasi utama 
mayoritas pengembang OSS adalah karena alasan tantangan intelektual. Source 
code yang terbuka menjadi tantangan tersendiri untuk meningkatkan kemampuan 
intelektual dan menciptakan nilai tambah terus menerus. Dari aspek 
psiko-demografis hasil survei BCG juga telah memperlihatkan bahwa usia 
pengembang OSS berada di produktivitas prima, yakni di kisaran usia 22-37 
tahun. Aspek tersebut akan mendorong generasi muda khususnya di Bandung 
memiliki keunggulan inovasi OSS sebagai solusi bangsa. Upaya Ristek tersebut 
akan diperkuat dengan Inisiatif Depkominfo dengan pendirian Inkubator 
Inovasi Telematika Bandung (I2TB) di tempat yang sama [Be-Mall, Bandung] dan 
akan secara resmi di buka pada Akhir Tahun 2007 / Awal Tahun 2008.

Satu-satunya dewa penyelamat untuk menerobos berbagai persoalan pelik di 
daerah dengan kondisi suber daya yang serba terbatas adalah melalui langkah 
inovasi disegala lini. Pentingnya meningkatkan kapasitas inovasi daerah 
untuk menerobos stagnasi dan memotong durasi. Peningkatan kapasitas itu 
dengan memperbaiki Ekosistem OSS yang sesuai dengan kaidah best practice 
Open Innovation (OI). Sehingga berbagai pihak yang kesulitan berbisnis 
dengan OSS bisa diatasi. Begitu juga tentang bentuk model bisnis OSS hingga 
seluk beluk source code bisa diselesaikan secara win-win solutions. Pada 
Prinsipnya gelombang OI, seperti yang digambarkan dalam buku best seller 
karya Henry Chesbrough, yang berjudul Open Business Models, How to Thrive in 
the New Innovation Landscape. Model tersebut pada prinsipnya terdiri atas 5 
jenis, yakni pertama; Model Distributing Open and Free OSS or Low Cost 
Hardware dengan contoh Distro Linux [IGOS Nusantara, Ubuntu, Unbreakable 
Linux, dll], DBMS [MySQL, PostGreSQL, dll], Standard eGovernment Portal, 
eBusiness Portal dll. Kedua, Model Selling : service, customization, 
installation, support , dll. Ketiga, Model Versioning atau menyediakan 
service untuk Entry Version yang sifatnya OSS dan Advanced Version yang non 
OSS, Keempat, Model Integrating [Service mengintegrasikan OSS dengan Legacy 
System], dan Kelima Model Complementing [menyediakan pelengkap bagi produk 
OSS yang mungkin saja sifatnya non OSS].

Perlu dicatat bahwa komunitas IGOS Center Bandung telah menghasilkan 
berbagai produk aplikasi yang mampu menjadi solusi persoalan bangsa terkini. 
Salah satu produk yang akan diperagakan dalam acara pembukaan IGOS Center 
Bandung adalah aplikasi e-Demokrasi yang mampu menyelesaikan persoalan 
proses dan tahapan Pemilu dan Pilkada secara murah, efektif, dan aman. 
Apliaksi e-Demokrasi juga disertai dengan produk the Next Generation 
Counting & Voting system yang merupakan perangkat e-voting generasi 
terakhir. Produk tersebut berpeluang diujicobakan pada TPS khusus atau TPS 
luar negeri pada pemilu 2009 atau pilkada 2008. Produk itu mencakup PC 
voting, i-voting, dan m-voting. Riset dan pengembangannya aplikasi tersebut 
didukung penuh oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi dan Zamrud 
Technology. Sudah saatnya KPU, Pemerintah dan DPR bersungguh-sungguh 
melakukan efisiensi biaya Pemilu 2009 dengan menggunakan trobosan teknologi 
informasi yang berbasis OSS.

Untuk menggelorakan dan mensosialisasikan eksistensi IGOS Center Bandung 
kami mengundang rekan-rekan wartawan media cetak dan elektronik untuk 
menghadiri acara Pembukaan IGOS Center Bandung, pada hari Rabu 14 Nopember 
2007 jam 11.00 akan dilakukan oleh Menristek Kusmayanto Kadiman, via 
Teleconference sedangkan pembukaan BandungComtech akan dilakukan oleh 
Menkominfo Muhammad Nuh, juga via Teleconference. Akhirnya kami ucapkan 
terima kasih atas kerjasamanya.

Salam IGOS & Gemakan Semangat Open Innovation

Bandung, 14 Nopember 2007

Direktur Eksekutif IGOS Center Bandung
Dr.Ir. Estiyanti  Ekawati
HP : 08882119991 atau (022) 2041796
 www.igoscenter.org 


Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke