Bila kita perhatikan data UNDP tahun 2006 diketahui bahwa penyebaran 
warnet di Kawasan Timur Indonesia berkisar 12 % dan Sulaweasi Selatan 
hanya bberkisar 4 %. Hal ini menunjukan bahwa kurang lebih 84 % 
warnet berada di kawasan Barat Indonesia. Demikian pula data PT. 
Telkom bahwa tahun 2005 pelanggan Internet hanya berkisar 1.700.000 
orang dan pemakai internet kurang lebih 15 juta orang dari jumlah 
penduduk Indonesia sebesar kurang lebih 250 juta orang.

Bagaimana ini dapat ditingkatkan? Khususnya di daerah? 

Untuk Pelanggan VSAT, harus ada subsidy pemerintah untuk pengusaha 
yang ingin membuka warnet di dareah karena sekarang sebuah warnet 
atau telecenter tidak sustainable di daerah jika harus menggunakan 
koneksi VSAT.

Apa ada peraturan (UU) tentang ini? Tanpa subsidy, Internet di daerah 
atau kampung-kampung akan tetap Tiada.

Jelas adanya Internet di daerah banyak gunanya untuk meningkatkan 
pendidikan dan submer daya manusia. Tetapi dengan harga VSAT yang 
masih SANGAT Mahal, belum ada yang berani membuka warnet di daerah... 
dan yang berani menjadi bangrupt.

Mohon Komentar kalian  :) 

Kind regards,

Shane



Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke