Kalau gitu terpaksa ke mbah dukun nih.....hehehe...canda aja..musyrik kata pak 
ustadz.

Dengan maksud tidak menggurui tapi pengalaman saya saja yaitu:

Tersenyum terus lebar-2 kepada client supaya tidak kapok dan mau datang lagi 
meskipun hujan...mungkin ini klise kelihatannya tapi sangat bermanfaat.
Saya sering meyaksikan operator di warnet lain begitu acuh (cuek) kepada client 
baik yang baru datang atau pulang, tentunya ini sangat tidak berkesan bagi 
client tsb. Operator ataupun saya terkadang mengajak ngobrol atau guyon kapada 
client yang sudah dikenal baik....kelihatannya sepele tetapi dengan tidak 
disadari ini bisa memperpanjang waktu hehehe...billing jalan terus. Asas 
kekeluargaan harus benar-2 diterapkan untuk meraih loyalitas client....klise 
lagi ya.
Mau tidak mau itu saya lakukan karena saya pedagang sekaligus perantara, dalam 
artian sebagai pedagang jasa dan perantara untuk menuju dunia maya.
Untuk masalah teknis, saya selalu menjaga bandwidth tiap client dapat 
tersalurkan dengan baik sesuai kebutuhan serta kemampuan kita. Saya usahakan 
begitu client duduk kemudian membuka web address bisa langsung akses tanpa 
menunggu lama....ini yang terpenting karena sebenarnya persaingan antar warnet 
adalah kecepatan akses ini. Meskipun ruangan indah, kursi empuk dan berbau 
harum tapi kalau "lemot" pasti ditinggalkan client.

Ah...tambah ngelantur deh...tapi itu semua pengalaman saya dan selebihnya 
adalah berdoa, karena Dia yang sebenarnya mengatur rejeki kita.

Salam,
S. Waluyo




auliah azza <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               Sama donk 
saya juga sepi, kalau saya karena faktor cuaca, hujan melulu
 walapun jarang petir. Kalau ga hujan sih lumayan rame. Mereka mendekati
 ujian naik-naikan kelas, di Bogor sudah ada yang ujian/ulangan.
 
 Saya juga untuk jasa pengetikan rada sepi. Ada beberapa guru yang titip
 ketikan soal-soal ujian harian.
 
 Faktor meningkatnya harga sembako, apakah mempengaruhi ?
 Waktu saya ke Cilandak di hari minggu akhir bulan Januari, biasanya macet,
 tapi ini mah lancar habis. Tukang nasi goreng, dan pasar dekat rumah saya
 juga rada-rada sepi kok.
 
 Dan pada umumnya usaha apapun jika sudah menjelang naik-naikan kelas dan
 sesudah menerima raport atau sekolah, biasanya berkurang pendapatannya
 karena orang-orang lagi mementingkan pendidikan.
 
 2008/2/15 ajsmatcless <[EMAIL PROTECTED]>:
 
 >   Diakhir dan Diawal tahun ini dari beberapa temen warnet termasuk
 > warnet saya sepi pengunjung, beberapa faktor yang dominan dari
 > penglihatan saya diantaranya :
 > 1. Warnet bermunculan dimana2
 > 2. Faktor cuaca, contohnya hujan
 > 3. Koneksi untuk rumahan yang cukup murah dari beberapa Provider
 >
 > Sementara dari segi koneksi, pelayanan dan kenyamanan hampir semua
 > merata dari beberapa warnet, tergantung lokasi.
 >
 > Temen2 lain mungkin ada pengalaman lain mohon di share, apakah hal
 > tersebut memang benar atau mungkin ada beberapa hal lain yang membuat
 > warnet sepi pengunjung.
 >
 > Solusi yang sementara untuk meningkatkan pendapatan yang sudah
 > dilakukan diantaranya :
 > 1. Discount
 > 2. Souvenir bagi beberapa pelanggan tetap.
 >
 > Barangkali ada solusi lain ?
 >
 > Terimakasih
 >
 > Salam
 > Matcless
 >
 >  __._,_._
 >
 






       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke