2008/7/23 hendri kusliawan <[EMAIL PROTECTED]>: > Teman-teman sekalian, saya ada pertanyaan, apakah warnet pada saat sekarang > ini masih bisa memperoleh keuntungan, kalau boleh tahu, minimal (perhitungan > kasar) dengan 10 komputer bisa dapat keuntungan berapa per hari ya ? > > Daerah saya di tangerang Kota, saya melihat disekitar sini jarang ada warnet > bagus, dan lebih banyak game center. Selanjutanya saya minta masukan > beberapa orang, tapi mereka pesimis kalau warnet sekarang bukan lagi bisnis > yang menguntungkan > > Mohon pencerahannya
Semua bisa dimulai dari konsep pak, bagaimana konsep bapak untuk membangun itu.... Warnet bukan sekedar menyediakan bandwidth, tetapi harus ada sisi lain yang bisa membuat warnet yg bapak buat bisa diterima dan disukai masyarakat sekitar. Ketika saya membangun sebuah warnet di kawasan yg sudah "padat" warnetnya, saya melihat bahwa ada konsep yg "kosong" diwilayah tersebut, konsep tersebut tidak dilakukan oleh warnet2 di kawasan tersebut.... jadilah akhirnya saya tetap bertekad mendirikan warnet dengan konsep yg saya miliki dan meyakinkan partner saya untuk tetap membuat warnet dengan konsep yg saya miliki.... Perjuangan memang berat, 6 bulan pertama kita hanya bisa mendapatkan profit yg jauh dari target, tapi alhamdulillah nggak nombok. Namun setelah 6 bulan, peningkatan terjadi dan 1 tahun setelahnya target sudah 80% tercapai..... User warnet, selalu mengalami perubahan karakter dari pertama kali datang ke warnet kita... karakter2 ini akan berubah sesuai dengan perubahan usia dan inofrmasi uptodate yg dia dapatkan di warnet kita, hal seperti inilah yg harus kita perhatikan & dapat kita maintain dengan pelayanan kepada mereka. Lokasi juga salah satu yg menentukan, ketika warnet saya pertama kali buka, user masih setia dengan warnet2 langganannya... namun akhirnya banyak user yg mengalami kejenuhan dengan iklim warnet yg bgitu2 saja.... ruang bilik yg sempit, ac tidak dingin, kenyamanan berkurang, fasilitas dan fitur tidak mengalami penambahan..... sedangkan user sendiri mengalami perubahan dalam hidupnya, mulai dari menggunakan warnet untuk sekedar chatting, main games dan bisa berubah menjadi sebagai tempat kerja..... Beberapa kali survey kecil yg saya lakukan, ketika mereka ke warnet hanya untuk chatting, dan anggaran terbatas, mereka tidak peduli dengan kondisi warnet, yg penting bisa chatting lama.... namun lama2 ekonomi kehidupan mereka berubah, ketika mereka mulai bekerja dan menghasilkan uang, maka mereka akan mencari warnet yg lebih "layak" dan nyaman untuk bisa membuat mereka betah dan tahan chatting ber jam2.... dan ketika "musim" chatting mengalami kejenuhan, mereka meningkat dengan membuat warnet menjadi tempat bekerja.... dan mereka mengharapkan situasi, situasi yg tidak jenuh.... Rata2 pengguna warnet saya menyisihkan 150 ribu per bulan untuk anggaran ber-internet.... karena memang kebutuhan mereka akan internet terbatas hanya segitu.... lebih dari itu mereka akan memilih menggunakan koneksi internet yg sudah banyak bisa diakses, mulai dari speedy sampai 3G (lagi2 ini hasil survey kecil saya & tidak bisa dijadikan dasar / patokan di daerah lain). Mungkin konsep yang saya miliki berbeda dengan konsep rekan2 warnetters, tapi setidaknya konsep itu berhasil saya terapkan di lokasi saya, saya tidak tau apakah sukses / tidak jika diterapkan di lokasi lain, karena saat ini saya masih hanya memiliki 1 warnet... :-) Hanya sekedar share pengalaman.... :-) Salam MPIQ ------------------------------------ Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

