semoga bermanfaat..
tapi kalo dipikir2 sih.. mudah2an ngga pada harus menggunakannya deh :)

BR, ari.ams s91a97




---------- Pesan terusan ----------
Tanggal: 4 November 2008 23:02
Subjek:  Jadi Korban Preman? Yuk! Call Kapolda
 



Jadi Korban Preman? Yuk! Call Kapolda

Selasa, 04/11/2008 14:19 WIB

Jakarta - Anda menjadi korban preman atau kapak merah? Jika iya, Anda bisa 
langsung mengontak kapolda dan kapolres setempat.

Ajakan ini dilontarkan Kabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Susno Duaji
dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa 
(4/11/2008).

Jika menjadi korban preman, Anda bisa mengontak:

Kapolda Jawa Timur                  0812.1030.086.
Kapolda DIY                              0812.3876.159.
Kapolwiltabes Semarang            0812.710.7771.
Kapolwiltabes Surabaya             0811.611.980.
Kapoltabes Yogyakarta              0815.7741415
Kapoltabes Medan                     0812.64920007.
Kapolres Jakarta Pusat              0811.902355
Kapolres Jakarta Selatan           0812.111.8686
Kapolres Jakarta Timur             081.222.12212
Kapolres Jakarta Barat              0813.111.97777
Kapolres Jakarta Utara              0811.844321
Kapolres Bekasi                        0817.0868686
Petugas KP3 Bandara Soekarno-Hatta      0811.854.170
Kapolres Depok                          0812.303.9065.
Kapolres Bekasi Kabupaten         0812.123.8989
Kapolres Tangerang Kabupaten   021.9377.8989.
Kapolres Tangerang                   0815.1111.8778
Kapolres KP3 Tanjung Priok        0811.891213.
Kapolres Kepulauan Seribu          0818.617171

Menurut Susno, operasi pemberantasan kejahatan jalanan ini digelar sejak 2 
November 2008 hingga masyarakat aman. Sasaran mulai dari preman, kampak merah, 
parkir liar, hingga debt collector.

"Kalau masyarakat merasa aman, operasi tetap tidak akan berhenti sampai preman 
tidak ada," cetus Susno.

Bagaimana jika aparat tidak merespon? "Silakan hubungi Direktorat I Keamanan 
Transnasional Bareskrim Mabes Polri nomor 021.721.8941 dan bisa langsung ke 
Kabareskrim 0815.977.1977," kata Susno.

Dikatakan dia, pejabat di wilayah akan diminta pertanggungjawaban.

"Apabila ada kapolres yang tidak merespon, tolong ditulis besar-besar. Apabila 
kapolres marah laporkan karena berarti dia bekerjasama dengan preman," papar 
dia.Susno menambahkan setiap penangkapan preman ada eksesnya. Salah satunya 
penjara akan penuh."Yang penting kita tangkap-tangkap dulu. Setiap tindakan 
pasti ada eksesnya. Kalau kita memikirkan ekses maka kita tidak 
bertindak-tindak. Bareskrim hanya yang kecil-kecil saja. Masalah penjara urusan 
Depkum HAM," kata Susno.

http://www.detiknews.com/read/2008/11/04/141928/1031041/10/jadi-korban-preman-yuk!-call-kapolda
 




 

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Official Web Site : http://www.awari.or.id
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke