--- In [email protected], "yohanes" <yohane...@...> 
wrote:
>
> Yang paling penting sebetulnya adalah tersedianya pelanggan;
> 
> Dari banyak orang yg sangat mengerti teknis buka warnet;
> cukup banyak yang tutup beberapa bulan kemudian karena rugi.
> Bahkan ada yg tidak sanggup bayar komputer yg di cicilnya.
> 

he.he.he. setuju..!!! apapun bisnisnya... ini yg utama, tersedianya 
pelanggan yang cukup besar. teknis penting, tapi bukan yang utama. 
Banyak saya mengenal pengusaha warnet, yang notabene bukan orang 
teknis atau kemampuan teknisnya minim. kan kita bisa rekrut admin, 
ngurusin teknis. 

Kalaupun kita menguasai teknis yang jago, saran saya, batasi 
keterlibatan dalam hal teknis. Pertimbangan, orientasi berpikir dan 
alokasi waktu. mikirin teknis, nggak ada habisnya, padahal jualan 
harus diurusin.

> Kreatifitas; jika pasar cukup tersedia; misalnya dekat sekolah,
> dekat kost atau ruang publik yg ramai. Harus ada kiat2 khusus,
> supaya bisa mengaet pelanggan. Ide2 kreatif menjadi sumber
> daya kompetisi yg paling ampuh. Ketimbangan kemampuan 
> teknis.
> 

Kebutuhan kreatifitas dalam berbisnis akan terasa jika kita berada di 
daerah persaingan tinggi, atau daerah non kampus. 

> Kemampuan teknis; paling baik jika setidaknya bisa setup
> lan sendiri, mengerti o.s sjukur yg open sources, mengatasi
> masalah2 teknis yg timbul. Itu akan sangat membantu, tapi
> itu semua bisa di kerjakan sambil jalan.
> 

saya menambahkan, dalam hal teknis, kita tidak terlalu membutuhkan 
kemampuan teknis, yang kita butuhkan adalah advice teknis tentang  
peluang-peluang yang bisa ditimbulkan dari kemampuan teknis 
(teknologi komputer/informasi), antisipatif permasalahan teknis, yang 
ujung-ujungnya... manfaatnya memberikan kenyamanan ke pelanggan, 
kestabilan operasional, dan timbulnya peluang-peluang bisnis baru dgn 
memanfaatkan infrastruktur jaringan komputer yang kita miliki. that's 
all!!  

> Minimal investment; jangan pake barang2 yg mahal.
> Banyak sekali penghuni warnet ini yg berhasil dengan
> komputer rakitan; server rakitan, router dan switch middle
> class, kabel yg ok tapi murah. 
> 

boleh juga nih, jangan lupa, ngitung penyusutan alatnya pun dibuat 
pendek, dan prepare back-up barang2 tsb. Jadi tahun 1 beli kualitas 
3, tahun ke 2 beli kualitas 2. kalau memang tidak diperlukan dan 
banyak feature yang idle (mengganggur/tidak termanfaatkan) dari 
barang kualitas 1, jangan beli, cukup kualitas 2 krn pertimbangan 
daya tahannya. 

> Kemampuan finansial yg baik; sebaik-baiknya investasikan 30%
> saja dari dana yg ada, dengan demikian jika gagal anda masih
> punya banyak uang untuk kerja yg lain.Sebisa-bisa nya jangan
> ngutang dulu. Kalau usahanya pasti; boleh pinjam ke bank.
> jangan pake yg sisa 70% nya. Jika usaha ini benar2 berhasil
> silakan cloning. Anda bisa jadi juragan besar he...he..he.
> 

nah, ini yang menarik. kita harus mengenal diri kita dulu, apakah 
risk taker atau tidak. kalo usul diatas, termasuk cara yang safety. 
Dengan catatan, kita punya duit banyak he.he.he. bayangin aja, biaya 
bikin warnet yg cukup gede itu cuman 30%, berarti duit kita harus 
gede. he.he.he

Kalo pengalaman saya, duit saya cuman 3% koma sekian-sekian. Sisanya 
bank (hampir 70%) dan investor. Cara sinting sih, he.he.he. super 
nekat... yg ada dipikiranku (rada gelap mata sih he.he.), pokoknya 
harus buka... BLAR!!!, Begitu ada masalah, jatuhnya sakiiittt... 
banget... ke..ke..ke.. serasa tulang-tulang patah-patah... he.he.

Bagi yang nggak kuat sport jantung, jangan ikuti cara saya, he.he.he. 
Ini pelajaran juga buat teman2, sabar itu penting dalam berbisnis.

Tapi Alhamdulillah, I'll survive... saya selalu berusaha tenang dalam 
melihat masalah... dan berdoa... beruntung saya mempunyai teamwork: 
keluarga, admin, dan operator yang baik. dan saya sangat banyak 
mendapatkan pelajaran berarti, pelajaran yang menguji kebenaran 
teori2 manajemen pas kuliah, dan juga pelajaran yang tidak saya temui 
di kuliah. Di bisnis tidak mengenal kata "Menyesali" dan "Takut 
Gagal".

Mengenai berapa proporsi antara modal pribadi dengan modal bank, saya 
nggak mau ngasih tau...he.he.he. tapi saya bisa ngasih kata kunci: 
"tanya langsung sama orang bank, jangan sama om google..." googling 
itu bukan segala-galanya, namanya aja dunia maya he.he.he. 

> Dan kalau berhasil jangan lupa traktir saya.
> 
> Selamat mencoba
> Yohanes
> 

Yon, kalo lu di traktir, jangan lupa ngajak2 aku yah :))

Saya cuman mau bilang, "Selamat datang di dunia bisnis..."

----------
Hasanuddin
http://hasanuddin.torajanet.com
Juragan Kambing TedongBonga http://juragan.kambing.ui.edu
HelpDesk Linux Torajanet http://unhas.ac.id/poss


------------------------------------

Official Web Site : http://www.awari.or.id
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke