Saya sdh 2 tahun menggunakan LINUX, mulai dari 3DOS, Zencafe, Mandriva dan lain2. Namun pada akhirnya pilihan saya jatuh kepada UBUNTU yang sampai saat ini sdh rilis 10.10. Mulanya khawatir juga saat menggunakan linux karena pelanggan pada kabur semua. Namun dengan susah payah mengenalkan dan memberikan tuntunan di tambah iseng2 ngoprek Linux biar keliatan Wi**ws maka pelanggan saya tidak ada yang berpaling. Maka saran saya sebaiknya anda memiliki operator yang juga mau belajar ttg linux dan kemudian bs share dengan pelanggan. Yang tak kalah pentingnya adalah bahwa anda pun harus rajin2 cari software yang sering digunakan oleh pelanggan sehingga saat di gunakan mereka tidak akan bingung dan desperate yang akhirnya lari dr tempat anda. Warnet saya terdaftar di Info linux YOGA1,2,3 semuanya full Ubuntu 10.04. Billing pk Billing Aura. Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan kepada anda.
--- On Tue, 11/2/10, GoeN <[email protected]> wrote: From: GoeN <[email protected]> Subject: Bls: Bls: [asosiasi-warnet] [Tanya] Linux untuk warnet To: [email protected] Date: Tuesday, November 2, 2010, 6:44 AM pengalaman saya menggunakan linux untuk warnet, dengan mengusung legalitas dan sekalian memperkenalkan opensource di daerah saya. yang pertama saya menggunakan zencafe (http://www.zencafe.web.id/). untuk ukuran kecepatan akses dan loading booting lumayan cepat, karena memang termasuk ringan. kelebihannya di zencafe ini adalah sudah include billing yang bisa langsung di pake. namun sayangnya installnya agak susah kalo mau dipartisi, dia langsung partisi secara otomatis, dan otomatis data bisa ilang,. cuma emang installnya cuma 15 menit doang. ada juga, yang sudah include billing (sama dengan zencafe, nama billingnya cafe con leche), lebih ringan lagi dari zencafe, tampilan sudah di mirip2kan dengan wind**s. namanya : nouvelix. trus kemaren karena bulan puasa, biar lebih afdhol, kompi semua saya migrasi ke blangkon sajadah, lumayan berat sih, karena banyak aplikasi tambahan dan tampilan 3d, cuma untuk browsing dan download sama saja lah. billingnya bisa pake gbilling ataupun aurabilling, yang serumpun dengan ubuntu. dan sampai sekarang masih menggunakan sajadah... kalo mau pake distro yang lain monggo mawon... banyak ko yang ringan2, seprti mint, puppy, dll... bisa dicoba semua... hehehe.. dan banyak juga ko forum2 yang membahas ttg linux, kita bisa belajar dari mereka yang ada diforum. (saya juga belajarnya dari master2 disana) catatan saya adalah : memang butuh tenaga extra untuk menggunakan linux, untuk nginstall linux maupun menggunakannya, karena aplikasi seperti flash player dll harus diinstall sendiri (update) secara online. kalo memang hendak menggunakan linux untuk warnet, kudu gencar dan terus2an memperkenalkan linux, karena user pasti masih asing linux... tekankan saja, bahwa LINUX BEBAS VIRUS. Gunawan Mohammad penGuin.netDari: wadi wijaya <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sel, 19 Oktober, 2010 07:48:08 Judul: Bls: [asosiasi-warnet] [Tanya] Linux untuk warnet wah, bagus nih mudah-mudahan alasannya memilih linux karena ingin full legal. Dulu saya pernah dengar ada distro bernama Zencafe, berbasis Zenwalk. PErnah juga ada distro linux 3D. Bila mau coba distro umum, bisa lihat ubuntu, mint, pclinuxos, dsb. Googling saja utk info lengkapnya --- Pada Sab, 16/10/10, Erwin Abdulrahman <[email protected]> menulis: Dari: Erwin Abdulrahman <[email protected]> Judul: [asosiasi-warnet] [Tanya] Linux untuk warnet Kepada: [email protected] Tanggal: Sabtu, 16 Oktober, 2010, 10:57 PM Assalamu'alaikum ... Salam kenal, Saya baru akan memulai usaha warnet, dan rencananya mau pake Linux, mungkin ada rekan-rekan yang berpengalaman menggunakan linux untuk warnet. Mohon sharing-nya tentang: Distro apa yang optimal digunakan untuk warnet, Teknik instalasinya untuk server dan klien, Billing Software, dlsb yang diperlukan dalam hal penggunaan Linux untuk Warnet. *boleh juga dikasih link-link yang membantu. Demikian keingintahuan saya yang insya Allah akan diimplementasikan. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Wassalam, Erwin Abdulrahman Terms of Use .

