Kepada seluruh rekan-rekan,

Bersama dengan ini kami informasikan tentang sosialisasi Penerapan OSS dan 
bimbingan teknis (Bintek) di lingkungan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) 
dan Pemkab Purbalingga, semoga informasi ini berguna dan dapat diteruskan 
keberbagai pihak yang tertarik dengan program pemanfaatan OSS, tidak lupa kami 
sampaikan, bahwa AOSI juga masih sangat mengharapkan dapat menjalin kerjasama 
dengan berbagai pihak untuk mensukseskan pemanfaatan OSS di Indonesia.

Berikut kami berikan alamat Kantor AOSI dan sekaligus menjadi Helpdesk Free and 
Open-Source Software (FOSS) secara nasional.
Jl. Buncit Persada No.1 Jakarta Selatan Indonesia
Telp 62 21 7972204
Fax 62 21 7945013
Email: [email protected]
CP: Anin

AOSI dan KPLI Banyumas Sosialisasikan OSS ke Pemda
http://www.biskom.web.id/2011/06/25/aosi-dan-kpli-banyumas-sosialisasikan-oss-ke-pemda.bwi

Ditulis pada 25 June 11 



Upaya untuk mensosialisasikan sistem operasi dengan sumber kode terbuka atau 
open source software (OSS) terus dijalankan demi mewujudkan penggunaan software 
legal sekaligus menekan angka pembajakan software di dalam negeri.

Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) sebagai wadah yang menghimpun 
organisasi-organisasi pencinta, penggiat, pengembang, pemakai, pendidik, pelaku 
bisnis dan semua pendukung OSS, pada tahun 2011 ini memiliki program utama, 
yakni menyediakan Helpdesk Free and Open-Source Software (FOSS) secara nasional.

Sebagai langkah awal, sekretariat AOSI di Jakarta menjadi pusat informasi FOSS 
dalam bentuk Helpdesk ( [email protected] ) melalui web, email, SMS, milis, 
forum, jejaring sosial dan lain sebagainya.  Helpdesk ini diharapkan dapat 
didukung anggota atau mitra AOSI di Jakarta dan di setiap provinsi sehingga 
akan ada minimal 33 kantor perwakilan AOSI.

Serangkai dengan tujuan tersebut, pada hari ini, Sabtu (25/6) AOSI bersama 
Komunitas Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Banyumas melakukan sosialisasi 
Penerapan OSS dan bimbingan teknis (Bintek) di lingkungan Satuan Kerja 
Pemerintah Daerah (SKPD) dan Pemkab Purbalingga mulai tanggal 27 Juni  - 8 Juli 
2011 di Ruang Rapat Gedung A lantai 2, Setda Kabupaten Purbalingga.  Peserta 
Bintek berasal dari seluruh perwakilan instansi di lingkungan satuan kerja 
pemerintah daerah dan Pemerintah Kabupatan Purbalingga.



Sebelumnya, sejak 8 Maret lalu, KPLI Banyumas telah melakukan roadshow gratis 
untuk memperkenalkan penggunaan GNU/Linux dan OSS kepada beberapa instansi dan 
sekolah menengah. Kegiatan ini didukung  oleh Dinhubkominfo melalui Kasi 
Diseminasi Informasi dan Kabag Kominfo, Eri Rusdi Wibowo.

Acara sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Pemda Purbalingga, 
Soebeno, yang mewakili Bupati Purbalingga, Heru Sudjatmoko, dan dihadiri 
seluruh perwakilan SKPD dan institusi pendidikan serta lembaga-lembaga yang 
melayani kepentingan publik, untuk dipertemukan dengan perwakilan pemerintahan 
yang berkompeten untuk menyampaikan kebijakan-kebijakan pemerintah berkenaan 
dengan OSS.

Kepala Dishubkominfo Pemda Purbalingga, Yonathan Eko Nugroho mengatakan, "Pola 
penggunaan aplikasi perangkat lunak di lingkungan pemerintahan harus sedikit 
demi sedikit diubah, tanpa harus mengorbankan kepentingan masyarakat. 
Penggunaan perangkat lunak ilegal dan melanggar hukum atau bajakan harus segera 
dihentikan, agar  good governance bisa tercapai."



Ketua KPLI Banyumas, Adnan Adhy Kurniawan menambahkan,  KPLI Banyumas dalam 
kegiatan ini diminta oleh Dinhubkominfo untuk memberikan materi-materi yang 
dibutuhkan oleh para peserta. Proses ini akan berlangsung selama Bintek.

"Kami berharap, Banyumas akan menjadi sebuah daerah percontohan implementasi 
OSS, karena seluruh kabupaten yang ada di dalamnya didahului oleh Banjarnegara 
dan Cilacap telah melakukan migrasi sedangkan Purbalingga akan segara melakukan 
migrasi pula dengan pemanfaatan OSS," ujar Adnan.

Di kesempatan yang sama, Soegiharto Santoso, Bendahara AOSI yang juga menjadi 
nara sumber dalam acara sosialisasi OSS ini menyampaikan,  Sekretariat AOSI 
saat ini menjadi  kantor pusat Helpdesk FOSS Nasional yang akan mengelola dan 
meneruskan informasi kebutuhan jasa terkait FOSS ke para anggota atau mitra 
AOSI yang memiliki kemampuan menyediakan jasa atau produk yang sesuai kebutuhan 
untuk mendukung penggunaan FOSS oleh pemerintah pusat, pemda prov/kab/kota, 
swasta, pendidikan, dan lain sebagainya.



"Sosialisasi OSS ke pemerintah, BUMN, Swasta dan lembaga pendidikan akan terus 
berlanjut, melalui kerjasama dengan kementerian-kementerian terkait seperti 
Kementerian Kominfo, Kementerian Riset dan Teknologi serta Kementerian 
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Salah satu kerjasama 
antara pemerintah pusat dan daerah terwujud dalam Indonesia Open Source Award 
(IOSA) yang akan dilaksanakan akhir 2011 ini," tambah Soegiharto.

Soegiharto menambahkan, pada tahun lalu, pemenang IOSA berasal dari Kabupaten 
Jembrana-Bali, Kabupaten Sragen-Jawa Tengah, dan Kabupaten Aceh Tengah-NAD 
serta penghargaan khusus yang diraih diantaranya oleh Balikpapan- Kalimantan 
Timur, Kabupaten Bekasi-Jawa Barat, Kabupaten Karanganyar- Jawa Tengah, 
Kabupaten Klungkung-Bali dan lain sebagainya.

Sosialisasi OSS hasil kerjasama antara AOSI, KPLI Banyumas dan Pemerintah 
Daerah Banyumas ini juga didukung oleh BISKOM sebagai media partner.


Terima kasih.
 
Salam,
Mr.Hoky / Soegiharto Santoso.
ATM COM / MASTERDATA / NOTEBOOK88 / Techno Pro
BISKOM - Mitra Komunitas Telematika
www.biskom.web.id
www.masterdata.co.id

Kirim email ke