D/H

Seperti membicarakan Vote Pulau Komodo jadi nya ya...:)

Regard
Heri N
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Mr.Hoky / Soegiharto Santoso" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 23 Dec 2011 02:28:09 
To: <[email protected]>; <[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [asosiasi-warnet] Terima kasih Pak Michael S. Sunggiardi - Sang 
Mahaguru saya

Dear All, Menarik sekali artikel di www.bisnis.com: 

Apa kata mereka soal perpecahan Apkomindo?
Untuk itu, bersama dengan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak 
Michael S. Sunggiardi - Sang Mahaguru saya, karena memang berkat bimbingan 
beliaulah setidaknya saya menjadi seperti ini, meskipun memang bukan Pak 
Michael satu-satunya Sang Mahaguru saya.

Jujur saya cukup terkejut dengan sanjungan Sang Mahaguru saya ini, yang 
ternyata muncul lagi di media www.bisnis.com dan telah dikirimkan oleh Pak 
Michael dimilis [email protected], sejak: [Date: Wed, 21 Dec 2011 
09:13:49] diantaranya ada tertulis ini:

1. Selama ini Pak Hoky dianggap sebagai tokoh yang populer di DPD, karena 
memang secara bisnis Pak Hoky berhasil menggaet teman seperjuangan yang tulus 
dari Lampung, Bali, Makassar dan Banjarmasin.

2. Sementara di Jakarta, oleh pemain besar dan sudah berkecimpung lama di TIK, 
praktis Pak Hoky dihindari.  Karena selama ini Hoky yg supel dan mau kerja, 
seringkali mengabaikan etika bisnis yg baik.


3. Ketakutan akan naiknya Pak Hoky sebagai Ketum inilah yang membuat Pak 
Hidayat mengambil inisiatif utk membekukan DPP.


Jika benar mengenai hal pembekuan DPP seperti disebutkan oleh Pak Michael, maka 
saya sampaikan sekali lagi, bahwa jika diperlukan dan demi keutuhan Apkomindo, 
saya dan Pak Andy Ho bersedia mengundurkan diri sebagai calon Ketum dan calon 
Sekjen DPP Apkomindo.

Seperti kita ketahui bersama, saat ini Pak Michael sudah sangat terkenal dan 
sangat besar sekali bisnis-nya serta sangat mengerti sekali tentang etika 
bisnis, selain dari itu telah menjadi konsultan TI diberbagai 
departemen/kementrian RI dan tentu saja sangat membanggakan kita semua, semoga 
saya yang masih junior-nya dan baru memulai melakukan bisnis ini dapat terus 
dibimbing, karena mungkin saat menjadi murid Pak Michael saya belum lengkap 
dibekali ilmunya, khususnya dalam hal etika bisnis yang baik. 

Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Kang Onno yang juga merupakan guru 
saya, atas sanjungannya seperti terlampir dimedia yang sama ini.

saya juga masih mengharapkan agar kami bertiga dapat menjalin kerjasama 
kembali, sebab pada awalnya saya mengenal Kang Onno justru dari Pak Michael, 
namun sampai saat ini saya tetap menjalin kerjasama dengan Kang Onno-nya, 
sedangkan Pak Michael sudah lebih dari 7 (tujuh) Tahun tidak pernah menjalin 
kerjasama lagi, mungkin karena saya dan Kang Onno seringkali mengabaikan etika 
bisnis yang baik.

Terima kasih.

Salam,
Mr.Hoky / Soegiharto Santoso.

http://bisnis-jabar.com/index.php/2011/12/apa-kata-mereka-soal-perpecahan-apkomindo/
http://www.bisnis.com/articles/apa-kata-mereka-soal-perpecahan-apkomindo  (yang 
ini kok mendadak jadi hilang?)
http://m.bisnis.com/articles/apa-kata-mereka-soal-perpecahan-apkomindo  (yang 
ini juga mendadak jadi hilang?) 
Apa kata mereka soal perpecahan Apkomindo?

JAKARTA: Baru-baru ini, telah dideklarasikan Asosiasi Industri Teknologi 
Informasi (AiTI) yang disebut-sebut menandai perpecahan di Asosiasi Pengusaha 
Komputer Indonesia (Apkomindo). Bagaimana komentar mereka soal perpecahan ini? 

Gatot S, Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo
Pemerintah berharap konflik tersebut dapat segera dicarikan solusinya secara 
internal. Kemenkominfo tidak ingin mencampuri urusan internal mereka. (lewat 
BlackBerry Messenger)

Suhanda Wijaya, Mantan Ketua Umum DPP Apkomindo 
Suasana akan menjadi terkontrol manakala agenda munaslub oleh caretaker DPA 
(Dewan Pertimbangan Apkomindo) Pusat segera dilakukan.
Kenyataannya sejak pembekuan belum jelas kapan akan dilakukan Munaslub 
tersebut. Yang DPP lakukan adalah meminta agar agenda munaslub segera 
dilaksanakan.
Terkait dengan deklarasi Asosiasi Industri Teknologi Informasi (AiTI), 
deklarasi AiTI lebih kepada kebutuhan akan asosiasi yang lebih mumpuni dan 
sesuai dengan kebutuhan para pelaku. Mengenai ada sejumlah anggota Apkomindo 
kecewa dengan terbentuknya AiTI, silakan tanya ke mereka, saya juga tidak tahu 
mengapa mereka kecewa. (lewat BlackBerry Messenger)

Onno W. Purbo
Hehehehe, serius yah urusan satu ini (perpecahan Apkomindo). Sayang sih 
pecahnya karena urusan UUD (ujung-ujungnya duit). Maklum, duit bisa bikin orang 
silau.
Terkait siapa yang pantas memimpin Apkomindo, menurut saya ada beberapa 
teman-teman yang care dengan komunitas di Surabaya, di Yogyakarta, dan termasuk 
Pak Hoky di Jakarta.
Yang dibutuhkan di Apkomindo adalah pengusaha komputer yang bukan hanya 
pengusaha komputer yang banyak membuat outlet di banyak kota, tapi juga bisa 
mewujudkan rakyat Indonesia menjadi lebih melek IT menjadi mengerti bagaimana 
memanfaatkan IT secara maksimal menjadi mengerti alat mana yang lebih cocok 
untuk sebuah kebutuhan. Hal itu saya lihat ada pada orang-orang seperti Pak 
Hoky. (Lewat email)

Agustinus Sutandar, mantan pengurus DPP Apkomindo
Pembekuan ini membuat kegiatan di asosiasi praktis terhenti, dan anggota 
mempertanyakan alasan pembekuan tersebut.(Lewat telepon)

Rudi Rusdiah, Sekretaris caretaker
Ini sebenarnya bukan konflik, hanya dinamika organisasi. Terkait dengan 
deklarasi AiTI, ini hanya deklarasi satu organisasi saja, padahal diprediksi 
tahun depan akan ada banyak organisasi lainnya yang saling melengkapi. 
Apkomindo sendiri jalan terus business as usual dan tetap jalan di bawah 
caretaker. Akhirnya yang survival of the fittest dan yang memberi maksimum 
benefit pada anggota. Dari namanya saja (AiTI) sudah tidak menaungi usaha 
perdagangan dan toko komputer.
Pada kenyataannya ada beberapa pihak yang tidak puas dan tidak sabar bikin 
asosiasi tandingan. (lewat SMS)

Hidayat Tjokrodjojo, Ketua Yayasan Apkomindo Indonesia 
YAI dan DPA Pusat sama sekali bukan penyebab kekisruhan tersebut. Justru saya 
masih tetap ingin Apkomindo semakin bermanfaat bagi anggota, mitra, 
stakeholder, industri, dan masyarakat luas yang dilayaninya. Apkomindo tidak 
kacau, tapi sedang berproses agar yang diharapkan dari organisasi bisa 
tercapai. Terkait dengan deklarasi AiTI, saya menyambut baik pembentukan AiTI 
tersebut. Saya kira ini dinamika dan semangat dari perkembangan positif 
industri ICT. Perusahaan saya sendiri juga mau jadi anggotanya.(Lewat SMS)

Soegiharto Santoso/Hoky, anggota Apkomindo
Saya turut mengucapkan selamat dan sukses kepada asosiasi AiTI, meskipun sangat 
disayangkan pada acara tersebut ada sikap diskriminasi oleh pihak pencetusnya, 
sehingga ada pihak-pihak yang diinformasikannya secara mendadak ataupun 
diundanganya secara mendadak, bahkan ada pihak-pihak yang secara sengaja tidak 
diinformasikan ataupun tidak diundang sama sekali.
Sehingga semangatnya kurang tulus untuk kebersamaan, belum lagi sebenarnya
saat diselenggarakan acara Munaslub Apkomindo di Surabaya tanggal 28 s/d 30
Oktober 2011 yang lalu semua pihak yang hadir dari seluruh Indonesia telah
sepakat, bahwa apabila kita tidak mampu memperbaiki Apkomindo, maka akan
ada plan B yaitu APKOMNAS (Asosiasi Perusahaan Komputer Nasional).
Saya juga telah turun semangatnya untuk membantu mensukseskan rencana Munas di 
Solo pada 13-14 Januari 2012 nanti, karena ternyata Pak Suhanda, Pak Handoyo 
dan Pak Agustinus tidak menepati janjinya untuk mau bersama-sama mensukseskan 
kesepakatan bersama yaitu mensukseskan Munas Apkomindo dengan plan B nya yaitu 
Apkomnas.
Saya tidak kecewa dengan para pendiri asosiasi AiTI, sebab suatu saat jika 
memang ternyata asosiasi ini lebih baik, maka pada saatnya saya akan turut 
mendaftar menjadi anggota, tapi yang jelas setelah acara Munas Apkomindo dapat 
dituntaskan, kecuali memang Munas Apkomindo dibatalkan, maka saya yang akan 
mencetuskan bahwa tanggal 14 /15 Januari 2012 adalah hari Deklarasi APKOMNAS 
yang bertempat di Jakarta. (Dari milis Apkomindo Umum)

Handoyo, Mantan Sekjen Apkomindo
Tetap ada Plan B berupa pembentukan APKOMNAS, tapi saya akan tetap berusaha 
mempertahankan plan A.

Michael Sunggiardi, Mantan Wakil Ketua Umum Apkomindo
Tahun 2011 ini Pak Suhanda sebagai Ketum Apkomindo akan turun, dan Pak Suhanda 
tidak akan melanjutkan kepemimpinannya.
Karenanya, Yayasan (DPA Pusat) yang punya aset Indocomtech merasa resah, karena 
selama ini Pak Hoky dianggap sebagai tokoh yang populer di DPD, karena memang 
secara bisnis Pak Hoky berhasil menggaet teman seperjuangan yang tulus dari 
Lampung, Bali, Makassar dan Banjarmasin.
Sementara di Jakarta, oleh pemain besar dan sudah berkecimpung lama di TIK, 
praktis Pak Hoky dihindari.  Karena selama ini Hoky yg supel dan mau kerja, 
seringkali mengabaikan etika bisnis yg baik.
Atas dasar ketakutan inilah DPA yang dimotori Pak Hidayat Tjokro dan didukung 
oleh founder Pak Sony Franslay berupaya untuk mendapatkan figur 'tandingan' 
dari Pak Hoky, yang terahir diangkat Pak Nana Osay yang juga di DPA Apkomindo 
dan Yayasan Apkomindo Indonesia.
Dari pihak DPP, diusung Pak Agustinus Sutandar sebagai calon Ketum, dan 
sayangnya Pak Agustinus kurang sepaham dengan Pak Hidayat dan Pak Sony soal 
yayasan. Dalam putaran pertama pengangkatan calon Ketum, tiga nama tersebut 
keluar dan entah ada angin apa, senior-senior di Apkomindo yg sebetulnya sudah 
banyak yang tidak berdagang komputer jadi mendukung Pak Hoky (Medan dan 
Palembang), karena sebagian besar tidak suka dengan DPA (Pak Hidayat) dan Pak 
Nana dan mereka tidak begitu kenal dangan Pak Agustinus.
Ketakutan akan naiknya Pak Hoky sebagai Ketum inilah yang membuat Pak Hidayat 
mengambil inisiatif utk membekukan DPP, juga sekaligus mengajak Pak Rudi 
Rusdiah yang sudah 8 tahun tidak aktif di Apkomindo.(lewat BlackBerry 
Messenger)([email protected])

Baca juga:
Bola panas APkomindo meledak di Indocomtech 2011
Apkomindo yang tak pernah lepas dari kekisruhan
DPP Apkomindo desak percepat Munaslub
Kemelut di Apkomindo salah siapa? 
Apkomindo bentuk tim advokasi asosiasi


-------- Original Message --------
From: Michael S. Sunggiardi <[email protected]>
To:  [email protected]
Date: Wed, 21 Dec 2011 09:13:49 +0000
Subject: [asosiasi-it] Bisnis Indonesia


  
http://m.bisnis.com/articles/apa-kata-mereka-soal-perpecahan-apkomindo



Kirim email ke