Jawab:
Elfata edisi 09/III/2003
Rubrik : Tanya Ustadz
Pengasuh : ust. Abu Umar Basyier
Hal 54 s.d.56
......
pertanyaan...
.....
jawaban:
Walaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Sebelum menjawab inti pertanyaan, terlebih dulu kami hendak meluruskan kesalahan penggunaan istilah yang kelihatannya sudah amat memasyarakat di kalangan pengikut Da�wah salafiyyah, namun berakibat amat buruk. Sering kita mendengar istilah �Pengajian Salaf� atau �Ngaji Salaf� yang dilontarkan oleh banyak orang. Istilah itu amat keliru dan amat berbahaya. Dan itu didasari oleh banyak hal, di antaranya:
a. Kata �Salaf�, secara bahasa adalah �yang terdahulu�. Menurut istilah Ahlussunnah, salah artinya tiga (atau empat) generasi pertama yang terbaik dari umat ini, yaitu para Sahabat, Tabi�ien, dan Tabi�ut Tabi�ien. Sebagian ulama memasukkan juga Tabi�ut Tabi�iet Tabi�ien. Jadi istilah �ngaji salaf� atau pengajian salaf, jelas keliru sekali. Baik itu penisbatan itu adalah pengajian dari ulama salaf, untuk atau milik ulama salaf atau dalam ulama salaf (seperti kaidah idhafah dalam bahasa Arab), kesemuanya salah.
b. Kalaupun yang diinginkan adalah pengajian yang membahas Islam sesuai dengan pemahaman ulama As-Salaf, tetap saja penggunaan kalimat itu salah besar. Pertama, karena tidak ada dasar rujukan penggunaan kalimat itu oleh para ulama Ahlussnnah di manapun mereka berada, dahulu maupun sekarang. Tidak pernah ada sejarah Ahlussunnah mencatat adanya majelis ilmu yang disebut �Pengajian Salaf�. Kedua, istilah Ahlussunnah lebih popular dari istilah �salaf�, tetapi juga belum pernah kita dengar istilah pengajian Ahlussunnah. Karena penamaan kajian semacam itu memiliki unsur �menganggap suci� diri sendiri, dan itu haram hukumnya. Meskipun menunjuk sebuah pengajian Ahlussunnah sebagai pengajian Ahlussnnah , karena diisi dan diadakan oleh mereka yang beraqidah Ahlussunnah, sah-sah saja, bila bertujuan mengenalkan kepada seseorang.
c. �Salaf� adalah generasi pertama Islam, sehingga bila orang sekarang dikatakan �orang salaf�, atau pengajiannya disebut �pengajian salaf� jelas keliru berat. Oranga yang mengikuti ajaran As-Salaf dalam bahasa Arab disebut �Salafi�, bukan salaf. Dakwah yang mengacu pada manhaj Ahlussunnah atau manhaj Salaful Ummah, disebut sebagai Da�wah Salafiyyah, bukan dakwah salaf.
d. Para ulama terkadang memberi rekomendasi kepada seseorang yang beraqidah lurus dengan sebutan si Fulan Salafiyyul Aqidah (si fulan beraqidah salafiyyah atau salafi dalam aqidahnya). Adapun istilah �pengajian salaf� menyebabkan munculnya paradigma baru sekaligus fenomena keliru: Setiap orang yang mengikuti pengajian itu, meskipun pemikirannya masih kacau, aqidahnya masih berantakan, disebut sebagai �salafi�. Atau parahnya lagi malah disebut sebagai �ikhwan salaf�. (nb: penebalan tulisan oleh saya, pengirim e-mail)
e. Penggunaan istilah tersebut menyebabkan semakin kaburnya makna sebenarnya dari salaf dan semakin butanya masyarakat terhadap dakwah salafiyyah. Mereka semakin menganggap dakwah salafiyyah sebagai dakwah sempalan yang tidak berbeda dengan jama�ah-jamaah asing lainnya. Mereka lebih mengenal istilah �jama�ah salaf�. Kasusnya berbeda dengan tuduhan Ahli bid�ah terhadap para ulama di saudi Arabia misalnya sebagai para ulama Wahabi. Karena istilah �salaf�, dipopulerkan oleh para pengikut dakwah salafiyyah sendiri, bukan oleh kalangan Ahli Bid�ah.
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - now with 250MB free storage. Learn more.
------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------
| Yahoo! Groups Sponsor | |
|
|
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
