>From:"Nanang, Ruli" <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent:Tue Sep 18, 2007 1:49 pm
>Assalaamu'alaikum...
>Mohon maaf, saya ada pertanyaan soal berdo'a pada saat shalat:
>1. Bagaimana hukumnya berdo'a ketika sujud/sebelum salam dengan
>menggunakan bahasa Indonesia?
>2. Apakah ada tuntunannya melamakan sujud terakhir (sebelum tasyahud
>akhir) untuk memanjatkan do'a seperti yang sering dilakukan oleh >orang2?
>jazaakumullaah khairan katsir
>Wassalamu'alaikum

Alhamdulillah
Disyariatkan bagi seorang mukmin untuk berdo'a ketika shalatnya di saat yang 
disunnahkan untuk berdo'a, baik ketika shalat fardhu maupun shalat sunnah. 
Adapun saat berdo'a katika shalat adalah tatkala sujud, duduk di antara dua 
sujud dan akhir salat setelah tasyahud dan shalawat atas Nabi Shallallahu 
alaihi wa sallam sebelum salam.

Adapun menentukan waktu dan tempat berdo'a hanya pada sujud terakhir, tidak ada 
keterangannya.

Do'a yang disyari'atkan adalah do'a yang disukai oleh seorang muslim, baik 
yang berhubungan dengan akhirat maupun yang berkaitan dengan kemaslahatan 
duniawiyah. Dengan syarat dalam do'anya tidak ada unsur dosa dan memutuskan 
silaturahim. Namun yang paling utama adalah memperbanyak do'a dengan do'a 
yang diriwayatkan dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Untuk mengetahui do'a-do'a yang diriwayatkan dari Nabi Shallallahu'alaihi wa 
sallam, silakan baca buku Do'a & Wirid yang ditulis oleh Ustadz Yazid bin 
Abdul Qadir Jawas. Wallahu 'alam

Lengkapnya saya copy dari almanhaj.or.id

APAKAH SESEORANG BOLEH BERDOA KETIKA SHALAT FARDHU ?

Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
http://www.almanhaj.or.id/content/1560/slash/0

Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Bolehkah seseorang berdo'a 
di tengah shalat wajib, misalnya setelah melakukan beberapa rukun seperti 
ketika sujud seusai membaca Subhanallah lalu berdo'a Allahummaghfirli 
warhamni (Ya Allah ampunilah aku dan rahmatillah aku) atau do'a yang lain ? 
Saya berharap mendapatkan nasihat yang bermanfaat.

Jawaban
Disyariatkan bagi seorang mukmin untuk berdo'a ketika shalatnya di saat yang 
disunnahkan untuk berdo'a, baik ketika shalat fardhu maupun shalat sunnah. 
Adapun saat berdo'a katika shalat adalah tatkala sujud, duduk di antara dua 
sujud dan akhir salat setelah tasyahud dan shalawat atas Nabi Shallallahu 
alaihi wa sallam sebelum salam. Sebagaimana telah disebutkan dari Nabi 
Shallallahu alaihi wa sallam bahwa beliau berdo'a ketika duduk di antara dua 
sujud untuk memohon ampunan. Telah diriwayatkan pula bahwa beliau berdo'a 
ketika duduk di antara dua sujud

"Allahummagfirlii, warhamnii, wahdinii, wajburnii, warjuqnii, wa'aafinii"

"Artinya : Ya Allah ampunilah aku, rahmatillah aku, berilah hidayah 
kepadaku, cukupilah aku, berilah rezeki kepadaku dan maafkanlah aku"

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda.

"Artinya : Adapun rukuk maka agungkanlah Rabb-mu, sedangkan ketika sujud 
bersungguh-sungguhlah dalam berdo'a, niscaya segera dikabulkan untuk 
kalian"[Diriwayatkan oleh Muslim di dalam shahihnya]

Diriwayatkan pula oleh Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Nabi 
Shallallahu alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Jarak paling dekat antara seorang hamba dengan Rabb-nya adalah 
ketika sujud, maka perbanyaklah doa (ketika itu)"

Di dalam Ash-Shahihian dari Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu anhu bahwa Nabi 
Shallallahu alaihi wa sallam ketika mengajarkan tasyahud kepadanya berkata :

"Kemudian hendaknya seseorang memilih permintaan yang dia kehendaki"

Dalam lafazh yang lain.

"Kemudian pilihlah do'a yang paling disukai lalu berdo'a"

Hadits-hadits yang semakna dengan ini banyak. Hal ini menunjukkan 
disyariatkannya berdo'a dalam kondisi-kondisi tersebut dengan do'a yang 
disukai oleh seorang muslim, baik yang berhubungan dengan akhirat maupun 
yang berkaitan dengan kemaslahatan duniawiyah. Dengan syarat dalam do'anya 
tidak ada unsur dosa dan memutuskan silaturahim. Namun yang paling utama 
adalah memperbanyak do'a dengan do'a yang diriwayatkan dari Nabi Shallallahu 
alaihi wa sallam

[Disalin dari kitab Al-Fatawa Juz Awwal, edisi Indonesia Fatawa bin Baaz, 
Penulis Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz, Penerjemah Abu Abdillah 
Abdul Aziz, Penerbit At-Tibyan Solo]

_________________________________________________________________
Gear up for Halo® 3 with free downloads and an exclusive offer. 
http://gethalo3gear.com?ocid=SeptemberWLHalo3_MSNHMTxt_1



Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke