Assalamu 'alaikum,

Akhina Rohimakallahu,

sungguh seindah-indah kenikmatan dunia adalah istri yang sholihah. maka kita 
dipesankan untuk menikah wanita karena 4 sebab, dan barang siapa menikahi 
seorang wanita karena agamanya maka dia telah beruntung. dan di dalam ayat-ayat 
Allah Ta'ala ada pelajaran bagi 'ulul albaab (yang memiliki akal).
�
tempat bagi daging yang tumbuh dari yang haram adalah neraka. maukah engkau 
dipakaikan pakaian dari api karena memakai pakaian dari yang haram?

saudaraku dalam surat al-kahfi Allah berfirman tentang 2 orang anak yatim yang 
kedua orang-tuanya adalah orang yang ta'at kepada Allah Ta'ala maka Allah 
Ta'ala melindungi kedua anak yang yatim tersebut, dan ini adalah dalil bagi 
pemeliharaan Allah Ta'ala terhadap anak-anak dari orang-orang yang ta'at kepada 
Allah Ta'ala. maka bergembiralah antum dengan kabar ini. dan tetaplah dalam 
keta'atan kepada Allah Ta'ala.

kewajiban istri adalah berbakti kepada suaminya. dia harus taat, bahkan jikalau 
masih dibolehkan sujud kepada manusia maka diperintahkan istri untuk sujud 
kepada suaminya, demikian atsar dari Nabi sholallahu 'alaihi wa sallam. maka 
antum nasihati istri antum. sekiranya dia tidak tsiqoh (punya kepercayaan) 
kepada antum, bawakan ustadz yang dimana ia (istri antum) bisa tsiqoh dan 
menerima nasihat ustadz tersebut. lalu bersabarlah. dan jangan lupa berdo'a 
meminta pertolongan kepada Allah Ta'ala, mintalah agar engkau urusan ini tidak 
diserahkan kepada antum untuk menyelesaikannya, tetapi mintalah Allah Ta'ala 
campur tangan dalam urusan ini, dan mintalah tolong.

terakhir, jika antum meminta nasihat (agama) mintalah kepada ahlinya (ahla 
dzikr). karena nasihat adalah bagian dari agama. namun jika hanya hendak 
berbagi maka tidakkah lebih baik antum tidak membuka aib, masalah, kekurangan 
antum dari orang lain. sedangkan Allah Ta'ala menutupi keburukan-keburukan 
kita, janganlah kita yang membukanya sendiri.

wallahu a'lam, semoga bermanfaat.

wa salamu 'alaikum,

abu yusuf hafidz
--- On Tue, 3/23/10, nahdi_safarin <[email protected]> wrote:
From: nahdi_safarin <[email protected]>
Subject: [assunnah] Tanya : bisnis rokok
To: [email protected]
Date: Tuesday, March 23, 2010, 10:57 PM
assalamu'alaikum
sy sdh tegaskan kl rokok itu haram & jual belinya pun haram, tp istri sy g 
peduli terus berbisnis rokok.Sy g mungkin ceraikan dia, karena takut dengan 
keimanan anak2 sy jika kami pisah anak2 ikut dia.berjilbabpun dia g mau, 
kecuali saat jalan dengan sy. Apa yg harus sy lakukan? saat ini sy cuma 
tegaskan jngn dibelikan makanan untuk anak2 hasil bisnis rokoknya tsb.mohon 
jalan keluarnya yg sesuai aqidah.trm kash bnyk bantuannya
wassalamu'alaikum

Kirim email ke