afwan, Tempo hari Ust Yazid bin Abdul Qadir Jawas pernah menyampaikan, melihat kefahaman agama seseorang jangan melihat krn jenggotnya atau celana nya yg tdk isbal, lihat dulu akidah nya bagaimana krn ahmadiyah, khawarij, syiah memiliki ciri luar sesuai dengan ciri sunnah. Untuk itu, urusan pemahaman agama tidak bisa disandarkan kepada penampilan semata tp juga akidah dan tingkah laku yang tampak padanya.
Ana pernah baca suatu artikel, lupa apakah di abuzubair.net atau telagahati.com, artikel yg berjudul "sudah salafi kah akhlak mu?" Cukup bagus artikel tsb, meyentil sebagian ikhwan dan akhwat salaf yang hanya menampilkan salafi di fisiknya, namun tidak menyisakan sedikit pd akhlaknya. Semoga bs kita renungkan bersama. Afwan jika ada yg tidak berkenan. وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ powered by GenSalaf® Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "... Chandraleka" <[email protected]> Date: Fri, 2 Apr 2010 09:22:08 To: <[email protected]> Subject: Re: [assunnah] Tanya : menilai sifat seseorang dari wajah Wa'alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh Dalam batasan batasan tertentu kita bisa menilai seseorang dari tampangnya. Dari tampang juga kita bisa menilai seseorang itu orang baik atau orang jahat. Contoh yang jelas misalnya bila dia berjenggot atau berjilbab, maka besar kemungkinan dia adalah seorang muslim dan insya Allah lebih ta'at karena tahu hukum jenggot dan jilbab. Lain halnya bila kita melihat ada seseorang yang pakai tindikan di hidung atau bibirnya, atau bertatto, maka kita bisa menilai bahwa dia seorang preman, dst. Jadi pada hal hal yang memang bisa dipahami. Tetapi pada hal hal lain, misalnya dari bentuk alisnya maka orangnya mempunyai sifat demikian dan demikian. Nah, yang seperti ini tidak bisa dipahami. Ada juga cara lain kita bisa menilai seseorang. Dan ini insya Allah bisa dipahami. Ada pepatah yang bilang, 'Apa yang dipilih oleh seseorang itu menggambarkan keadaan dirinya'. Kalau kita ingin mengetahui keadaan seseorang cobalah lihat dari buku buku yang dia baca. Bila dia banyak membaca buku buku Ahlussunnah, maka insya Allah dia adalah seorang ahlussunnah. Tetapi bila dia banyak membaca buku buku Syi'ah, maka besar kemungkinan dia adalah seorang Syi'ah. Dst. Bila di jalan kita melihat seorang membawa bawa buku kedokteran, maka besar kemungkinan dia adalah orang yang berkutat dengan dunia medis, mungkin dokter, bidan, atau tenaga medis yang lain. Tetapi bila di jalan kita lihat seseorang membawa buku pemrograman komputer, maka besar kemungkinan dia adalah seorang tenaga ahli komputer. Hal hal seperti ini insya Allah masih bisa dipahami. Cara lain mengetahui keadaan seseorang adalah dengan melihat pada tulisan tulisan yang dibuatnya. Dari tulisan yang dibuatnya menggambarkan apa yang ada dipikirannya. Bahkan kedalaman ilmu seseorang, keluasan wawasan seseorang bisa dilihat dari tulisan tulisan yang dibuatnya. Cara yang lain adalah dengan memperhatikan respon seseorang ketika kita bertanya. Dan yang terakhir adalah, dengan memperhatikan teman temannya. Yang paling penting adalah teman dekatnya atau shahabatnya. Dari sini bisa terlihat sifat dan kecondongan seseorang. Seseorang itu bersama orang yang dicintainya. Ada peribahasa yang mengatakan, 'birds of the same feather flock together', burung akan berkumpul dengan sesamanya. Wallahu'alam Chandraleka ["Ketika engkau memohon surga kepada Allah, sertailah namaku bersama doamu...Agar kita selalu bersama..."] ----- Original Message ----- 9. Tanya : menilai sifat seseorang dari wajah Posted by: "Angi" [email protected] Fri Mar 26, 2010 12:33 am (PDT) Assalamu'alaikum 'afwan sebelumnya kalau ana sering bertanya di milist ini, begini ikhwan wa akhwat sekalian ana ada beberapa pertanyaan, (mudah2n ada yang bersedia menjawab) 1. apakah boleh menilai karakter/sifat seseorang bedasarkan raut wajah atau gerak-geriknya, maksudnya bukan untuk meramal masa depan atau mengetahui masa lalunya. tapi hanya untuk tahu seperti apa orang itu (sifat/akhlaknya), sehingga jadi mudah untuk mendapatkan teman yang baik. 2. apa bisa menentukan sifat dan karakter bedasarkan golongan darah? jazakumullah khairan katsira -khadijah ummu shafwan-
