Anak Anda sudah ditangani dokter yg tepoat.Teruskan pengobatan dan anjuran dokter tersebut,insyaallah berhasil baik;wassalam. Hilman Mahyuddin, MD
-----Original Message----- From: Utomo Sahara <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 25 Mar 2011 10:12:37 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: RE: [assunnah]>>OOT : Tanya tentang Flex Paru pada Anak<< anak aku perempuan sudah 9 bulan minum obat dari dokter special anak, sampai saat ini masih ikut instruksi dokter minum obat tanpa putus seharipun, anak aku juga sakit TBC atau ada yang bilang flex paru paru. anak aku mulai minum obat bulan juli 2010, dan januari 2011 di rontgen belum sembuh obat di teruskan,tanggal 17 maret kemarin Tes darah dokter bilang flex paru-paru sudah sembuh,leukosit,hematokrit,trombosit dll masih normal tetapi hemoglobin agak rendah10.3 normalnya11.3 dan limfosit agak tinggi 56.3 normalnya 40. dokter belum yakin penyakit sembuh total dan pengobatan di lanjutkan lagi sampai 1 tahun penuh pengobatanya. dokter salamun minta penjelasanya mengapa pengobatan harus satu tahun penuh tanpa putus satu haripun dan untuk mengurangi efek samping dari obat tersebut apa saja yang perlu aku lakukan, bagi kami yang awan akan ilmu kedokteran setahu kami bila seseorang sakit maka sel darah putih akan tinggi di atas normalnya untuk melawan penyakit tersebut, untuk kasus anak saya hemoglobin dan limfosit tidak normal apakah hemoglobin dan limfosit termasuk darah putih, mohon pencerahanya catatan anak aku sekarang berumur 1 tahun 6 bulan atau 18 bulan(lahir 17 september 2009), pada bulan april sampai juli badannya hangat atau demam suhu tubuh 38 derajat celcius selama sebulan penuh ngak turun, antara bulan april sampai awal juni kami bolak balik ke dokter spesial dari dokter satu ke dokter yang lain kurang lebih 7 dokter, dan dokter belum bisa menemukan jenis penyakitnya, dan akhir pada tanggal 6 juli kami balik lagi ke doktor special anak, dokter menanyakan pada kami apakah anak saya batuk atau tidak,kami jawab tidak karena memang tidak batuk, dokter itu tanya lagi dengan nada memaksa kami untuk jujur apakah anak aku batuk,aku jawab dengan mantap tidak. habis itu anak saya di kasih resep dan di suruh balik lagi 2 hari, tanggal 8 juli periksa dan di suntik untuk mengetahui keadaan paru-parunya dan tanggal 10 suruh balik lagi disuruhnya rontgen, tetapi malah tanggal 9 juli anak saya kejang-kejang atau step, kemudian langsung aku bawa ke rumahsakit, sampai di rumah sakit anak aku kejang lagi dua kali, sehari kemudian anak saya di rontgen dan dokter menyatakan anak aku sakit TBC dan mulai tanggal 12 juli anak aku minum obat tanpa putus seharipun sampai saat ini. yang menjadi pertanyaan kami dokter salamun untuk penyakit tbc itu ciri-cirinya apa atau gejala pada penderita itu apa saja serta penyebabnya apa saja, kami kedua orang tua tes tidak mempunyai penyakit tbc tetapi kakek istri aku mempunyai riwayat sakit tbs,apakah tbc termasuk penyakit menurun. atas segala penjelasanya kami ucapkan Jazakumullah khairan katsiiran. ayah Hanan Ramadhani Utomo --- On Fri, 3/25/11, Dr.Salamun Sastra <[email protected]> wrote: From: Dr.Salamun Sastra <[email protected]> Subject: RE: [assunnah]>>OOT : Tanya tentang Flex Paru pada Anak<< To: [email protected] Date: Friday, March 25, 2011, 4:06 AM Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yth. Sdr Abu Umar Saya sudah membaca email anda baik-baik dan saya memberi komentar serta saran dan kenyataan yang ada sbb. 1. bagi para saudara 2 yang lain, hendaknya tidak membawa anak kita yang sakit kebeberapa dokter dalam waktu hanya 3 minggu. 2. Dalam memberikan keterangan tentang kasus hendaknya terus terang dan jelas : anak umur berapa,sebelum kedokter sudah diberi apa; setelah batuk berapa hari lalu dibawa kedokter pertama/dokter dimana/apakah puskesmas/klinik pribadi/klinik 24 jam, apa yang diberikannya serta apa yang dinasehatkannya; Kenapa dibawa kedokter lain, kenapa tidak kembali kedokter pertama Yang dimaksud beberapa dokter itu berapa dokter;masing2 dokter memberikan obat apa. 3.Baik, hasil LED (laju endap darah) 112 berarti ada infeksi ditubuh yang sudah termasuk bukan akut. Foto Rontgen Thorax menunujukan : Flek di paru-paru. Komentar saya : semua dokter bila mendapat penderita dengan riwayat batuk 3 minggu akan memeriksa LED dan Foto thorax, itu standard. 4. Tidak ada diagnosa : Flek paru; Itu hanya gambaran bayangan di paru berdasarkan foto rontgen. terus terang saja bayangan flek pada paru yang spesifik berarti anak menderita TBC Paru. 5. Untuk TBC paru baik pada anak maupun orang dewasa; diseluruh dunia dilaksanakan pengobatan spesifik untuk TBC Paru, artinya pengobatan khusus dengan suatu campuran obat dan diberikan selama 6 minggu. Bahkan di PUSKESMAS disediakan gratis nama programnya : DOS. Program ini dilancarkan oleh PBB. 6. Sebagai anggota milis tentu kita faham aturannya menurut Islam adalah : Bertanyalah kepada yang akhli. Kasus ini merupakan kasus yang biasa saja bagi kami para akhli Kedokteran yang juga mendalami agama Islam secara ilmiah. Juga kami sudah terbiasa mendapat orang tua seperti anda yang terkesan panik, mungkin sekolah umumnya cukup tetapi sama sekali tidak faham tentang ilmu kesehatan sehingga sampai bertanya seperti ini, ada rasa tidak percaya kepada dokter, tetapi tetap ingin berobat kepada dokter. Sikap anda seperti ini sebagai orang tua akan menimbulkan hal yang buruk pada anak anda. Ketakutan kalau obatnya menimbulkan efek samping ya boleh2 saja tapi obat tersebut tidak ada hubungannya dengan ginjal. Yang paling menggelikan adalah keinginan anda untuk konsult lagi kedokter lain untuk mendapat second opinion, lha sudah berapa dokter anda datangi jadi sudah berapa opinions yang anda dapat, bukan second lagi. 7. Baik ada hal yang mungkin harus dijelaskan kepada anda tetapi ini risiko yang sudah diketahui diseluruh dunia :group obat untuk mengobati TBC Paru, mempunyai kemungkinan efek samping terhadap pendengaran. Namun TBC Paru pada anak/siapapun bila diobati dan makin meluas akan mengancam kehidupan anak/orang tersebut. 8. Kesimpulan saya : tetaplah pada dokter terakhir, ikuti petunjuknya sebaik2nya. Silahkan bertanya kalau ada hal yang kurang jelas atau bila komunikasinya kurang lancar dengan dokter yang merawat anak anda. Oh, ya, dalam 6 bulan kedepan mungkin saja dokter anda tersebut akan melakukan lagi Foto Rontrgen thorax. Kalau saya dokternya saya akan berbuat demikian, untuk melihat efek pengobatan yang positif serta memantau apakah orang tua patuh pada instruksi pengobatan. Wassalam prof DR Dr H Salamun Sastra Menangani masalah TBC selama 20 tahun To: [email protected] From: [email protected] Date: Fri, 25 Mar 2011 00:11:13 +0700 Subject: [assunnah] OOT : Tanya tentang Flex Paru pada Anak Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh, Putra Ana, Umar Abdurrahman, sudah 3 minggu batuk tidak sembuh2. Kami sudah mencoba berobat ke beberapa dokter, beberapa kali inhalasi tetapi masih belum ada perkembangan. Terakhir dokter yang kami datangkan menyarankan kami untuk test LED dan Foto Thorax. Hasilnya, test LED angkanya 112 diatas angka normal yang hanya 10. Setelah melihat foto thorax dan nilai LED, sang dokter mendiagnosa putra kami terkena flek paru dan harus ditreatment obat selama 6 bulan tanpa putus. Kami hendak bertanya kepada anggota milis, apakah ada yang pernah mengalami kasus seperti anak kami ini dan langkah apa selanjutnya yang harus kami lakukan. Apakah kami menurut saja dengan treatment obat2an yg kami khawatirkan dapat merusak ginjalnya, atau kami perlu mendatangi dokter lain untuk mendapatkan second opinion tentang penyakit yang putra kami derita. Jazakumullah khairan katsiiran atas bantuan rekan milis. Wassalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh, Abu Umar Sent from my HTC
