Berikut ini cuplikan tulisan syaikh fauzan al fauzan ttg masjid dhirar dari
risalah "Siapa dan Bagaimana Melakukan Dakwah"

 

"orang-orang (munafik dahulu) yang membangun masjid, disebut masjid dhirar
(tandingan), yang tampak lahirnya adalah amal shalih. Mereka meminta agar
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam shalat di masjid tersebut agar manusia
senang dan mengakuinya. Tetapi Allah Subhanahu wa Ta'ala mengetahui niat
hati mereka yang ingin merusak kaum Muslimin dan masjid Quba, masjid pertama
yang dibangun diatas landasan takwa. Mereka ingin memcerai beraikan barisan
kaum Muslimin. Akhirnya Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan kepada
Rasul-Nya Shallallahu 'alaihi wa sallam tentang rencana jahat mereka dengan
menurunkan firman-Nya "

 

Namun terlalu terburu-buru jika kita gampang menyebut suatu masjid dengan
masjid dhirar

Karena dengan demikian berarti kita menyebut pendirinya adalah orang-orang
munafik sedangkan orang munafik hukumnya adalah sama dengan orang kafir

Apa yang dilakukan pengurus masjid yang melarang yang berbeda paham adalah
karena jahil

Maka yang perlu dilakukan adalah dakwah pada mereka semampu kita dengan
hikmah

 

Wallahu a'lam

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf
Of abu icanimovic
Sent: Thursday, July 21, 2011 4:40 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [assunnah] Tanya : Masjid diror

 

  

lihat at Taubah

107. Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan
masjid untuk menimbulkan kemudharatan (pada orang-orang mukmin), untuk
kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta menunggu
kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak
dahulu. Mereka Sesungguhnya bersumpah: "Kami tidak menghendaki selain
kebaikan." Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah
pendusta (dalam sumpahnya). 

108. Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya. ...


lihat lafaz ayat 107 nya: "walladziinat takhodzuu masjidan Dhirooron"...dst

mungkin ada yg bisa memberikan tafsir ayat ini atau sababun nuzulnya ?
Silakan.




salam,



Pada 20 Juli 2011 19:49, probo nurwachid <[email protected]>
menulis:

  

Assalamualaykum,

di kompleks rumah sy ada masjid yg dibangun oleh developer sbg
fasilitas umum bagi warga perumahan. Dalam keseharian, masjid tsb
kurang sesuai sunnah (ada pujian, dzikir bersama, peringatan2).
Takmirnya jg tdk memberi ruang bagi warga yg berbeda pemahaman utk
mengadakan kegiatan dsana. Atas dasar fenomena itu ada teman sy
menyebut masjid tsb dg masjid diror.
Maungkin di antara ikhwan sekalian ada yg bs memberi wawasan tentang
apa itu masjid diror, ciri atau kriterianya dan hukumnya sholat di
dalamnya.

probo

 



Kirim email ke