-----Original Message----- From: doddie erlangga [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, June 07, 2005 12:25 PM To: cargo cgk; [EMAIL PROTECTED]; cargo people Cc: jatim mania; [EMAIL PROTECTED]; IDA Subject: [idaarimurticlub] PEMULUNG BAWA MAYAT ANAK NAIK KRL
> Info KRL-Mania > ------------------------------------------------------------------------ > * > ** > *PEMULUNG NAIK KRL BAWA MAYAT ANAK DIAMANKAN POLISI* *- * > TEBET - Seorang pemulung panik karena tidak punya uang sewa ambulans > untuk mengubur jenazah anak perempuannya yang meninggal karena > muntaber. Ia nekat membopong mayat balitanya untuk > > dimakamkan di Bogor dengan menumpang KRL di Stasiun Tebet Jakarta > Selatan, pemulung itu diamankan ke kantor polisi, Minggu siang. > > Kisah mengharukan ini menimpa Supriono,38, bapak dua anak. Putri > bungsunya yang meninggal dunia pada Minggu pagi (5/6) bernama Nur > Khoirun Nisa, berusia 3 tahun 2bulan. Melihat anak kesayangannya > meninggal, pria yang biasa mencari barang bekas di kawasan Menteng, > Jakarta Pusat, menjadi sedih. Supriono pun nekat membawa jenazah > putrinya untuk dimakamkan didekat rumah temannya di Bogor, tetapi > menyewa ambulans atau mobil untuk membawa mereka ke Bogor, juga butuh > biaya yang tidak sedikit. > > Bersama Nurizki Saleh,6, anak pertamanya, ia memutuskan pergi ke > stasiun KA Tebet dengan tujuan Bogor. Tubuh kaku Nur Khoirun Nisa yang > memakai kaos bergambar Dora diselimuti lalu digendong pakai kain. Di > Stasiun Tebet, calon penumpang yang saat itu sedang menunggu > kedatangan kereta api tidak menaruh rasa curiga terhadap Supriono. > Heboh pun muncul saat seorang pedagang teh botol yang hendak naik > kereta api secara tak sengaja melihat wajah Nur Khoirin Nisa dibalik > gendongan kain. > > Anak bapak sakit kok ditutupin pakai kain, kata penjual teh botol. > Dengan polosnya, Supriono mengaku kalau anaknya sudah meninggal. > Mendengar jawaban itu, pedagang teh botol kaget dan ia langsung > berteriak mayat, ada orang membawa mayat, dalam waktu singkat, puluhan > calon penumpang di Stasiun KA Tebet pun geger. > > Seorang warga menghubungi Polsek Tebet, Supriono yang merasa dirinya > tidak bersalah akhirnya dimintai keterangan di Polsek Tebet. kepada > petugas, duda yang megaku mendapat penghasilan Rp.10.000 per hari dari > usahanya memungut barang bekas itu berterus terang bahwa anaknya > meninggal karena muntah berak. Tapi saya tidak punya uang untuk > menguburnya. Jenazah anak saya mau dimakamkan di Bogor, kata Supriono. > > Dijumpai di RSCM, pria in menambahkan, kedua anaknya itu merupakan > buah pernikahan dengan Turiyem. Karena tidak kuat hidup miskin, > Turiyem mengajukan cerai. Anak-anak ikut sama Supriono. Takdir rupanya > berkehendak lain, putri pertamanya meninggal akibat sakit. > > http://www.poskota.co.id/poskota/headline_contents.asp?id=5295&file=inde x > <http://www.poskota.co.id/poskota/headline_contents.asp?id=5295&file=ind ex> > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/_HGP.B/6WnJAA/a8ILAA/wDNolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> http://www.ayahbunda-online.com/bencanaalam Subscribe: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
