Dear Ibunya Byan & Nita.
Salam kenal, saya Ira. Lagi seru tukar cerita tentang ASI, nih... aku pernah 
membaca literatur tentang ASI. Lupa nama buku itu, tapi nama pengarangnya aku 
ingat karena dia sangat terkenal, Miriam Stoppard. Aku masih punya bagian 
penjelasan buku itu yang pernah aku terjemahkan untuk pembuatan sebuah artikel. 
Mungkin bisa membantu.
 
Buat Ibunya Biyan:

   Kualitas ASI dapat dipertahankan selama 3 - 5 hari, jika disimpan di dalam 
lemari pendingin. Namun jika dibekukan, ASI dapat bertahan hingga 3 - 6 bulan. 
Namun sebaiknya ASI tidak dibekukan, karena proses pembekuan akan merusak 
sebagian zat antibodi yang terkandung di dalam ASI.
   ASI mengandung zat antibodi yang dapat mematikan bakteri. Hal inilah yang 
menyebabkan ASI sesungguhnya tahan lebih lama disimpan, daripada susu formula 
ataupun jenis susu olahan lain. 
   Sangat disarankan untuk menyimpan ASI dalam botol-botol di sebuah kotak 
tertutup rapat, dalam lemari pendingin. Hal ini demi mencegah terjadinya 
pengaruh langsung perubahan temperatur, setiap kali Anda membuka lemari 
pendingin.

   Agar ASI yang didapatkan dengan cara memompa ataupun memeras dapat bertahan 
lebih lama, perhatikan kebersihan tangan dan alat bantu yang Anda gunakan. 
Kebersihan botol untuk menyimpan ASI pun sebaiknya diperhatikan.

   Simpan ASI segera dalam lemari pendingin, atau wadah khusus yang berisi es. 
Karena ASI cenderung cepat rusak jika dibiarkan dalam suhu ruangan. 



Buat Nita,

   Perubahan warna kotoran bayi, sangat dipengaruhi oleh asupan yang 
diterimanya. Beberapa saat setelah lahir, warna kotoran bayi yang normal adalah 
antara warna hijau tua hingga hitam. Kondisi ini disebabkan karena bayi sedang 
mengeluarkan meconium, sejenis materi yang diproduksi oleh sistem pembuangan 
selama 9 bulan saat berada di dalam kandungan. 

   Meconium keluar karena terdorong oleh colostrum, cairan kekuningan yang 
keluar dari payudara ibu sesaat setelah melahirkan. Semakin cepat ibu menyusui 
bayinya, setelah melahirkan semakin cepat zat tersebut dikeluarkan dalam bentuk 
kotoran.

   Setelah fase colostrum, payudara menghasilkan ASI. Setelah mendapatkan ASI, 
maka kotoran bayi akan berubah menjadi berwarna kecokelatan, cenderung tidak 
terlalu lengket, dan lebih mudah dibersihkan. 

   Seiring pertambahan produksi ASI, dan frekuensi menyusui bayi meningkat, 
maka kotoran bayi akan berubah warna menjadi kekuningan. Kotoran bayi normalnya 
akan terlihat kekuningan selama ia mendapatkan ASI, hingga mencapai tahapan 
perkenalan makanan padat. 


Semoga membantu,

salam,

ira



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Ever feel sad or cry for no reason at all?
Depression. Narrated by Kate Hudson.
http://us.click.yahoo.com/5EPjYB/esnJAA/a8ILAA/wDNolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

http://www.ayahbunda-online.com/bencanaalam
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke