Sebagai penambah informasi,
sharing dari teman2 terdahulu ini bener2 OK punya, lengkap dan bisa 
dijadikan bahan masukan. 

Bisa diperoleh dengan mengklik 
http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/files/05-Balita/Kesehatan/
dengan judul "Mengajak si kecil naik pesawat terbang"

Isinya adalah pertanyaan dari teman2 yang ingin membawa anaknya yang 
berusia 10 bulan naik pesawat, dan sharing dari teman2 yang mempunyai 
pengalaman tentang ini (saya juga agak heran kok masuk foldernya balita, 
kelihatannya salah arsip, maaf ya... )

Mengenai pertanyaan tentang gendang telinga bayi, jawabannya ada di 
artikel penunjang dibawah ini. Saya tidak mengcopy paste semua artikel 
karena terlalu panjang. 

Regards,
Dini-mamanya Danisha
Moderator Ayahbunda-Online

========================================================================

PERTAMA KALI MEMBAWA SI KECIL BEPERGIAN DENGAN PESAWAT TERBANG

PERTANYAAN 
From: [EMAIL PROTECTED]  
Date: Tue Oct 5, 2004  5:15 pm 

-       Penanya ingin membawa anaknya (10 bulan) bepergian dengan pesawat 
terbang untuk pertama kalinya.
-       Persiapan apa saja yang harus dilakukan ?
-       Barang-barang apa saja yang harus dibawa ?


JAWABAN
From: "Ika Yuliana" <[EMAIL PROTECTED]> 
Date: Tue Oct 5, 2004  6:12 pm 

-       Menurut pengalamannya ketika berlibur dengan keluarga besar ke 
Bali, adiknya yang membawa bayi berumur 8 bulan berkonsultasi dulu dengan 
DSAnya.
-       DSA menyarankan selama penerbangan anak harus disusui untuk 
menghindari pengang pada telinganya. Juga disarankan untuk memakaikan 
kapas ditelinganya dan topi yang menutupi bagian telinga.


From: ines wulandari <[EMAIL PROTECTED]> 
Date: Tue Oct 5, 2004  7:08 pm 

Ketika ia membawa kedua anaknya yang berumur sekitar 2 bulan ke 
Palembang, anak baik-baik saja, hanya agak rewel. Selama di pesawat anak 
disusui terus, telinga anak diberi kapas dan kepalanya ditutupi dengan 
selimut (hanya terlihat mukanya saja)


From: [EMAIL PROTECTED]
Date: Tue Oct 5, 2004  7:29 pm

-       Menurut pengalamannya, ia telah dua kali membawa anaknya naik 
pesawat terbang, ke Denpasar ketika berumur 6 bulan, dan ke Padang ketika 
berumur 7 bulan. Selama diperjalanan anak baik-baik saja, ketika bosan 
diberikan mainan.
-       Waktu pertama kali membawa bepergian dengan pesawat terbang, ia 
minta surat keterangan dokter, tetapi dinyatakan tidak diperlukan selama 
anak sehat.
-       Barang-barang yang wajib dibawa ke kabin : diapers cadangan, 
baju, tissue basah, tissue kering, mainan, susu yang  udah siap minum 
(untuk take off & landing), serta selimut.


From: "bunda emra" <[EMAIL PROTECTED]> 
Date: Tue Oct 5, 2004  8:47 pm 

Menurut pengalamannya ketika membawa anaknya yang berumur 7 bulan, 
persiapannya :
-       Membawa mainan supaya anak tidak bosan
-       Susu siap minum, disiapkan dari rumah dengan air panas, sehingga 
ketika mau diminum sudah hangat (minimal 2 - 3 botol untuk lama 
penerbangan diatas 3 jam)
-       Susu, botol susu dan air panas (untuk persiapan jika stock susu 
siap minum habis)
-       Snack/biscuit 
-       Baju, pampers, kapas, minyak angin, disiapkan di tas kecil, untuk 
persiapan kalau-kalau anak muntah/BAB selama perjalanan
-       Usahakan anak dalam keadaan kenyang sehingga tidak rewel
-       Ketika take off dan landing anak diberi susu/minum, atau 
telinganya diberi kapas dan dipakaikan topi yang bisa menutupi telinganya



From: iwan putra <[EMAIL PROTECTED]> 
Date: Tue Oct 5, 2004  9:22 pm

-       Menurut pengalamannya membawa anaknya yang berusia 6 bulan, tidak 
ada masalah pada anak, anak tetap aktif dan bisa tidur. 
-       Sebaiknya anak disusui selama take off dan landing


From: "OM Population Council Jakarta" [EMAIL PROTECTED]
Date: Tue Oct 5, 2004  10:11 pm

-       Ia sudah pernah membawa anaknya dengan pesawat terbang mulai dari 
perjalanan 
1.5 jam sampai 16 jam, pertama kali ketika anaknya berusia 7,5 bulan 
hingga 21 bulan.
-       Barang-barang yang dibawa :
§       Baju cadangan (3 – 4 buah)
§       Baju tidur
§       Perlengkapan mandi anak yang paling mendasar (sabun mandi dan 
handuk kecil)
§       Mainan, buku bacaan anak
§       Diapers (persiapan untuk 2 - 3 hari)
§       Snack dan makanan bayi
§       Sendok untuk makan (bawa beberapa buah, untuk persiapan bila 
seandainya tidak bisa mencuci sendok)
§       Baby wipes atau cairan antiseptik untuk membersihkan tangan
§       Air minum, susu formula dan botol (bila sudah tidak minum ASI)
§       Obat yang penting, seperti: tempra, oralit
§       Satu set pakaian cadangan untuk orang tua (persiapan bila terkena 
muntah anak atau koper hilang / salah kirim)
-       Perlu diperhatikan adanya kemungkinan untuk 
§       Harus menunggu lama di bandara 
§       Bepergian dengan penerbangan antar negara dengan connecting 
flight, sehingga perlu tambahan untuk menginap satu malam atau koper 
salah kirim sehingga baru diterima sehari atau dua hari kemudian.
-       Menurut pengalamannya, sebaiknya jangan berasumsi bahwa maskapai 
penerbangan akan menyediakan makanan bayi atau snack
-       Pada waktu take off dan landing pastikan anak menyusui atau minum 
jus, air atau susu formula. Ini untuk membantu equalizing, karena terjadi 
perubahan ketinggian yang cukup besar saat tinggal landas dan  mendarat. 
Untuk orang dewasa biasanya telinga terasa agak sakit, yang bisa diatasi 
dengan menelan atau makan permen karet. Menurut buku yang dibacanya 
(tidak disebutkan referensinya), sakit pada telinga ini terjadi karena 
perubahan ketinggian dalam waktu yang cukup cepat, bukan karena suara 
bising pesawat. Menurutnya memberi kapas pada telinga anak atau 
memakaikan topi tidak banyak membantu, hanya mengurangi suara bisingnya 
saja. Karena durasi take off dan landing cukup lama, memberi minum anak 
dilakukan sedikit-sedikit agar anak tidak kembung.
-       Ini dikuatkan dengan hasil konsultasinya ke DSA, yang menyatakan 
pentingnya anak disusui dan selama diperjalanan anak agar sering diberi 
minum karena udara dalam pesawat kering.


From: "Rina Sofiany" <[EMAIL PROTECTED]> 
Date: Wed Oct 6, 2004  7:40 pm

Menurut pengalamanya ada maskapai penerbangan tertentu (Garuda) yang 
memberikan mainan, menu khusus anak-anak, dan tas lengkap berisi diapers, 
tissue basah, mainan, bedak bayi dan alas anti air (untuk mengganti 
popok).


From: "melisa" <[EMAIL PROTECTED]> 
Date: Wed Oct 6, 2004  8:01 pm

Menurut pengalamannya, perlengkapan bayi bisa diminta saat booking 
ticket. Yang bisa diminta antara lain baby bassinet (untuk bayi dibawah 7 
bulan), diapers (ukurannya bisa dipilih), baby food (sejenis burger). 
Tapi harus dipastikan dulu apakah maskapi penerbangan menyediakan 
fasilitas seperti itu atau tidak.


From: aryandi ilyas <[EMAIL PROTECTED]> 
Date: Wed Oct 6, 2004  9:18 pm

Menambahkan ketika penanya akan check in, minta kursi yang terletak di 
depan atau di tengah. Biasanya untuk bayi dan batita lebih diutamakan, 
karena kursi yang terletak di belakang memang tidak nyaman untuk bayi dan 
balita karena agak bising.


From: "Henny Widya" <[EMAIL PROTECTED]> 

-       Untuk pesawat berbadan besar/jet memang kabin dirancang untuk 
balancing pressure dan mengurangi suara bising dari mesin. Tetapi untuk 
pesawat perintis yang menggunakan propeller/baling-baling (sejenis Cessna 
atau Skyvan), tingkat kebisingan dalam kabin sangat tinggi. .
-       Menurut pengalamannya, orang dewasa saja merasa sangat tidak 
nyaman dengan
tingkat kebisingan di atas ambang batas untuk jenis pesawat perintis ini, 
sehingga ia menyarankan agar tidak membawa bayi jika menggunakan pesawat 
perintis.


From: "Herkesuma Family" <[EMAIL PROTECTED]> 
Date: Thu Oct 7, 2004  3:11 pm 

-       Ia menyarankan agar dapat kursi di depan sebaiknya ada yang 
membantu untuk check in lebih awal dan beritahukan ke petugas check-in 
counter bahwa kita membawa bayi. Hal ini perlu terutama bagi yang membawa 
dua orang batita sekaligus, karena tempat duduknya tidak boleh 
bersebelahan.
-       Selain itu ia juga menyarankan untuk membeli ear plug yang 
modelnya seperti headset dan biasanya digunakan untuk orang yang bekerja 
di tempat bising (harganya tidak samapi sepuluh ribu rupiah). Ini 
digunakan untuk menutup telinga batita.

=====================================================
ARTIKEL PENUNJANG
Sumber : www.ayahbunda-online.com

Bayi Naik Pesawat 
  
[Tanya] Saya berencana membawa bayi (3 bulan) pulang kampung naik pesawat 
terbang selama sekitar 30 menit.   Maskapai penerbangan menyatakan tidak 
ada masalah.   Tapi, ada seorang teman mengatakan bayi tidak boleh dibawa 
naik pesawat, karena dikhawatirkan gendang telinganya pecah dan juga 
nanti tidak bisa bernapas saat pesawat sudah di atas.   Saya jadi ragu-
ragu dengan pernyataan itu. (C. Nasution, Balikpapan)

[Jawab] Tubuh bayi yang baru lahir memang akan segera beradaptasi 
terhadap kehidupan di luar rahim.   Namun, sebaiknya jangan diajak naik 
pesawat dulu sebelum umur 2 minggu.  Dengan demikian, bayi Anda, yang 
sudah 3 bulan, tentu saja boleh naik pesawat. 

Efek penerbangan terhadap telinga bayi, sama saja terhadap orang dewasa. 
Perubahan tekanan udara dalam kabin pesawat ketika tinggal landas maupun 
mendarat akan menyebabkan tekanan pada telinga tengah yang menimbulkan 
nyeri pada telinga. Untuk mengimbangi tekanan pada telinga ini, bayi 
harus melakukan gerakan menelan.   Oleh karena itu, pada saat pesawat 
tinggal landas maupun persiapan mendarat bayi sebaiknya meyusu, baik ASI 
atau susu botol. Telinganya tidak perlu ditutup. 

Bayi yang baru saja mengalami radang telinga akan merasakan lebih sakit 
selama penerbangan.   Dalam keadaan ini, mintalah kepada dokter Anda 
untuk memberikan obat tetes telinga penghilang rasa sakit.   

Mengenai bayi sulit bernapas, sampai sekarang belum ada penelitian yang 
membuktikan dugaan itu. 
  
dr. Partini P. Trihono, Sp. A( K) 
IDAI Jaya 
 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hfm2ga0/M=362131.6882498.7825261.2920218/D=groups/S=1705038064:TM/Y=YAHOO/EXP=1123849625/A=2889192/R=0/SIG=10r90krvo/*http://www.thebeehive.org
">We'll help your hive really thrive. (healthy tips for the whole family) 
Welcome to the Sweet Life - brought to you by One Economy</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke