Mbak, yang saya tangkep pada artikel tersebut yaitu bila kita bicara pada anak dengan menggunakan bahasa Indonesia hendaknya satu kalimat tersebut pure menggunakan bahasa. Sedangkan bila kita memang ingin menggunakan English, sebaiknya kalimat tersebut atau malah the whole conversation menggunakan English. Hal itu supaya anak tidak mencampur adukkan antar beberapa bahasa pada percakapannya. cmiiw yah..
Saat ini untuk bahasa sehari2 saya menggunakan bahasa Indonesia namun mengingat perkenalan bahasa asing lebih dini lebih baik, maka saya berusaha untuk mulai mengajarkan bahasa asing kepada anak saya (saat ini 20 bulan) dan English yang saat ini agak saya kuasai dibandingkan dengan bahasa asing lain. Bila saya ingin mengajarkan English, saya usahakan pada satu sesi atau waktu tertentu -tergantung suasana dan kondisi, misalnya : nonton film kartun, membacakan buku atau memberikan nama mainan- menggunakan English. Sehingga anak tersebut bisa menyerap apa yang saya sampaikan dan harapan saya campur aduk bahasa bisa diminimalisir. Sampai saat ini perbendaharaan kata yang diucapkan belum terlalu banyak sehingga belum terlalu kelihatan apakah cara saya cukup efektif baginya. Namun bila saya ajak dia bicara, sepertinya dia bisa mengerti arah bicara saya dan meresponnya. Semoga membantu. prety [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/vJUKhA/lbOLAA/a8ILAA/wDNolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Subscribe: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
