Mba Dera, 
  
  Aku telat baca email dari mba. Jadi ketinggalan ngucapin terima kasih  juga 
buat Mba Dera. Seperti yang barusan aku kirim setelah baca email  dari mba dini 
dan mba dera (barusan), kayaknya anakku (abigail) lebih  karena psikisnya ya. 
  
  Trima kasih banget ya untuk postingan artikelnya juga sarannya, mengingatkan 
aku banget lagi untuk hal2 yang lupa aku lakuin. 
  
  GOD bless all
  
  margriet
  (mamanya abigail dan martha)

Dera Natalia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          Dear Mbak Margriet,
  
Aku posting artikel dari milis sebelah ttg serba serbi anak susah  makan & tips 
praktis mengatasinya. Pengalamanku tipsnya membantu  sekali mengatasi problem 
susah makan ini. Intinya, kita sbg ortu hrs  tetap berusaha kreatif dlm 
menyajikan makanan, bersabar, membina  komunikasi yg baik dgn anak, memahami 
kondisi anak dan yakin bahwa  selama anak itu bermental sehat, dia pasti akan 
sgr makan begitu dia  merasa kelaparan.
  
  Hope it helps. Salam sayang utk Abigail yaa :)
  
  Dera-mama Keishia
  
  Artikel
  Serba-serbi penyebab anak susah makan
  & tips praktis mengatasinya
  
  Problema sulit makan ini dialami anak di usia balita. Umumnya mulai
  ditemui pada usia anak 1-4 th. Banyak hal yang menyebabkan anak susah
  makan. Karena bagi anak, saat makan itu bukan hanya pemenuhan gizi tetapi
  juga saat penuh tantangan, rasa ingin tahu, berlatih, belajar, dsb.
  
  Berikut sekilas bahasan penyebab anak susah makan & tips singkat
  mengatasinya :
  
  1.  Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.
  
  Menu makan saat bayi (> 6 bl) yg itu-itu saja akan membuat anak bosan dan
  malas makan. Belum lagi cara penyajian makanan yg campur aduk antara lauk
  pauk spt makanan diblender jadi satu. Sama spt orang dewasa, kalau kita
  makan dg menu yg sama tiap hari dan disajikan dg campur aduk, pasti akan
  malas makan.
  Begitu juga dg pengenalan makanan kasar.
  
  Tips :   Tentu saja variasikan menu makan anak. Jika perlu buat
  menu makan anak min. selama 1 minggu utk mempermudah ibu mengatur variasi
  makanan. Jadi tergantung pinter-pinter-nya ibu memberikan makanan
  bervariasi. Spt kalau anak gak mau nasi, kan bisa diganti dg roti,
  makaroni, pasta, bakmi, dsb.
  Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan
  makanan. Pisahkan nasi dg lauk pauknya. Hias dg aneka warna & bentuk. Jika
  perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucu.
  
  2.  Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan, sehingga
  anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, hingga
  snack ber-MSG, dsb. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah
  kekenyangan.
  
  Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu
  makan tiba.  Beri juga cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur kukus,
  keju,  yoghurt, es krim, cake buatan ibu, dsb.
  
  3.  Minum susu terlalu banyak
  
  Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan ¡¨dewa¡¨ yang bisa
  menggantikan makanan utama spt nasi, sayur & lauk pauknya
  Orangtua cenderung kurang sabar memberikan makanan kasar.
  Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti
  dengan susu..Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan,
  diberikan saja susu berlebihan.  Padahal setelah anak berusia 1th,
  kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib.  Secara gizi,
  susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kan kalsium
  dan fosfor ini dengan mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur & buah.
  
  Tips : Kurangi susu ! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2
  gelas sehari. Mulailah melatih anak dg berbagai jenis makanan. Ubah pola
  pikir orangtua.
  
  4. Terpengaruh kebiasaan orang tuanya.
  
  Anak suka meniru apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya,
  terutama orang tuanya. Banyak perilaku yg dilakukan ortunya ygmempengaruhi
  perilaku makan anak. Mis. anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang
  malas makan (ex. diet), akan mengembangkan perilaku malas makan juga.
  Perilaku lainnya, sering kita jumpai orang tua masih menyuapi anak yang
  sudah kelas V SD. Akibatnya anak gak terlatih untuk bisa makan sendiri.
  Perilaku makan yang kurang pas juga spt kebiasaan ortu ketika menenangkan
  anak yg sedang rewel dengan cara membelikan jajanan yang padat kalori
  (permen, minuman ringan, coklat, dsb.).
  Akibatnya anak kekenyangan & malas makan.
  
  Tips :
  Perhatikan & ubah kebiasaan & perilaku orang tua kapanpun, termasuk
  perilaku makan. Ingat, anak merekam, belajar & menerapkan semua hal yg ia
  dapat dari lingk sekitarnya, terutama ortunya. Biarkan anak mencoba
  memakan makanan sendiri sejak dini, tanpa disuapi. Gak perlu takut
  berantakan. Feeding is about learning.
  
  
  5. Munculnya sikap negativistik "» fase normal yg dilewati tiap anak.
  
  Pada usia >2 th, anak sering ¡¨membangkang¡¨/ tidak mau patuh. Saat makan
  tiba, anak terkadang bilang ¡¨gak mau¡¨, makanannya suka dilepeh atau
  dilempar, dsb. Ini disebut sikap negativistik.
  Sikap negativistik merupakan fase normal yg dilalui tiap anak usia balita.
  Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan
  keinginan untuk "independent". Jadi batita umumnya ditandai dengan "AKU",
  artinya segala sesuatunya harus berasal dari AKU bukan dari orang lain;
  intinya "power".
  
  Nah banyak ortu yg gak memahami hal ini, sehingga lantaran khawatir
  kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras
  memaksa anaknya makan. Ada ortu yg mengancam anaknya bahkan memukul. Cara2
  tsb harus dihindari.
  Justru semakin anak pd usia ini dipaksa, justru akan makin melawan
  (sebagai wujud negativistiknya). Realisasinya apalagi kalau bukan
  penolakan terhadap makanan. Bisa dimaklumi kalau ada orang yang sampai
  dewasa emoh makan nasi atau sama sekali tak menyentuh daging. Bisa jadi
  sewaktu masih kecil yang bersangkutan sempat mengalami trauma akibat
  perlakuan orang tuanya yang selalu memberinya makan secara paksa.
  
  Tips : Pahami kondisi anak dg baik. Jadilah ortu yg otoritatif. Artinya
  bersikap tidak memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina
  komunikasi yg baik dg anak. Bersabarlah menghadapi anak. Kan rumah adalah
  ¡¨madrasah¡¨ pertama & utama bagi anak.
  
  5. Anak sedang sakit / sedih
  Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan krn anak sedang sakit atau
  sedang sedih. Kalau semula anak terlihat aktif, riang dan "cerewet", maka
  di kala sakit ia lebih suka diam dan terlihat malas-malasan.
  
  Tips : Kembali pada konsep bina komunikasi yg baik. Jangan paksakan anak
  kalau gakmau makan. Beri makanan ringan yg padat kalori, spt makaroni
  skutel, dsb.
  
  Yg jelas dan perlu diingat baik2 oleh tiap ortu adalah
  Seberapapun anak gak mau / susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya
  kelaparan ! Selama mentalnya sehat.
  Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan.
  
  Tetap kreatif mengolah & menyajikan makanan, bina komunikasi yg baik,
  terus belajar menjadi ortu & memahami kondisi anak, dan bersabar.
  
  (Ditulis bebas & dirangkum dari berbagai sumber oleh Luluk Lely Soraya I)
  
  
  
  [Non-text portions of this message have been removed]
  
            

    Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
  Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
  
  Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
    

                      

          SPONSORED LINKS    
                                                        Financial news          
                                Stock market                                    
      Air mattress                                                              
            Personal finance                                          Natural 
soap                                          Foam mattress                     
                                                        
        
---------------------------------
    YAHOO! GROUPS LINKS  
  
      
    Visit your group "Ayahbunda-Online" on the web.
     
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
     
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.  
  
      
---------------------------------
  
  
          


                
---------------------------------
 Yahoo! Personals
 Single? There's someone we'd like you to meet.
 Lots of someones, actually. Yahoo! Personals

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/vJUKhA/lbOLAA/a8ILAA/wDNolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke