Mams and paps, Please help, anak saya alya umur 5 bulan kepalanya agak peyang......... trus bagaimana yah caranya (tips and triks) agar kepala anak saya tersebut kembali normal (tdk peyang) selain harus tidur tengkurap..? Katanya sih kepala peyang tsb disebabkan pada proses persalinan kepalanya lama terjepit di jalan lahir ibunya............
mohon informasinya yah...... thanks mulyadi papanya alya yang baru engah kalo kepala anaknya peyang ----- Original Message ----- From: Ida Ariningsih <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, 08 December , 2005 11:43 AM Subject: [Ayahbunda-Online] Re: Tidur suka tengkurap > > > Dear pak Yohane, pengalaman saya, sejak lahir kaila saya biasakan > tidur dengan posisi miring, tentu bergantian menghadapnya selang > sejam/2 jam. karena melihat pengalaman kakak saya yang pernah > melahirkan dan membesarkan anak di luar negeri, dokter disana biasanya > membiasakan anak ditidurkan dengan posisi miriing/tengkurap untuk > membentuk kepala menjadi lebig bagus (tidka peyang), lalu kemudia saya > menemukan artikel yang membahas mengenai posisi tidur bayi yang tidak > mempermasalahkan posisi tidur, berikut artikel yg saya maksud, > ----- > TAK USAH CEMASKAN POSISI TIDUR BAYI > > Bayi baru lahir cuma bisa tidur telentang. Setelah usia 3 bulan, bayi > bisa memilih sendiri posisi tidur yang nyaman baginya. Sampai-sampai, > ada bayi yang tidurnya lasak. > > Kala si kecil baru lahir, sering kita dinasehati untuk mengubah-ubah > posisi tidurnya, terutama agar kepalanya enggak peyang lantaran tidur > telentang terus-menerus. Bahkan, ada yang menyarankan supaya bantalnya > diisi beras karena beras itu akan mengikuti bentuk kepala bayi. > > Memang, aku dr. Eric Gultom, SpA dari bagian perinatologi RSUPN Cipto > Mangunkusumo, bisa saja terjadi kepala peyang jika bayi tidur dengan > satu posisi saja. "Kepala bayi baru lahir, kan, belum menyatu > tulang-tulangnya, jaringan-jaringannya belum tumbuh, masih longgar, > dan banyak air. Hingga, bila ada tekanan pada satu sisi yang > signifikan dan terus-menerus, menyebabkan kepalanya jadi peyang," > terangnya. Tapi begitu tekanan pada satu sisi ini hilang, peyangnya > juga hilang karena tengkoraknya masih berkembang dan tumbuh. "Jadi > masih banyak pertumbuhan yang akan terjadi seperti daging, kulit, > otak, dan tulang kepalanya, hingga peyangnya bisa hilang dan kepala > jadi bagus kembali." > > Lain hal jika ada faktor keturunan, misal, si bapak punya kepala > bagian belakang yang datar (enggak bulat). "Nah, kebetulan anaknya > membawa gen dari orang tuanya, hingga ia pun bisa jadi peyang > kepalanya." Namun begitu, kepala peyang tak perlu dikhawatirkan karena > tak akan membuat bayi jadi sakit. Jika selama ini kepala peyang kerap > dipersoalkan, semata cuma lantaran estetika saja. Jikapun si kecil > punya kepala peyang, toh, tetap tak mengurangi kegantengan atau > kecantikannya. Iya, kan, Bu-Pak? > > TIDUR TENGKURAP > > Sebenarnya, tutur Eric, posisi tidur bayi bisa bermacam-macam. Tentu > pada bayi baru lahir sampai usia 3 bulan, posisinya cuma telentang > karena memang kemampuan motoriknya baru sampai di situ. Nah, kita bisa > membantu mengubah posisinya dengan dimiringkan ke kanan atau kiri > maupun ditengkurapkan. Namun, posisi yang disebut terakhir, hingga > kini masih kerap diperdebatkan. > > "Di negara Barat, tidur tengkurap dikaitkan dengan SIDS, yaitu Sudden > Infant Death Syndrome atau sindrom kematian mendadak pada bayi. Secara > statistik atau epidemiologi penelitian, SIDS banyak terjadi pada bayi > yang tidur tengkurap," terang Eric. Apa penyebabnya tak diketahui, > tapi kemungkinan lebih sering terjadi karena sofokasi, yaitu tersedak > atau tercekik saluran napasnya hingga napasnya berhenti. > > Toh, kita tak perlu khawatir karena kasus SIDS jarang ditemui di > Indonesia. Selain itu, tidur tengkurap justru lebih baik karena banyak > manfaatnya. "Ada literatur yang menyatakan, dengan tidur tengkurap, > bayi jadi lebih nyaman, bisa tidur nyenyak, tangisnya berkurang, gerak > pernapasan dan perkembangan motoriknya juga lebih baik." > > Jadi, dari hasil penelitian ada yang mendukung namun ada juga yang > tidak. Nah, kita mengambil jalan tengah saja; boleh tidur tengkurap > asalkan tetap diawasi karena alasan sofokasi tadi yang bisa saja > terjadi. Selain, harus diperhatikan pula apakah si bayi bermasalah > atau tidak semisal lahir prematur. > > MENCEGAH GUMOH > > Kebanyakan bayi yang lahir sakit dalam arti dirawat di RS karena lahir > prematur, minumnya pakai selang atau masih pakai bantuan mesin > pernapasan, tidurnya diposisikan tengkurap atau miring ke kanan. Ini > dikaitkan dengan waktu pengosongan lambung jadi lebih mudah. "Pintu > lambung itu, kan, ada di sebelah kanan. Jadi, kalau dimiringkan ke > kanan, minuman yang diminumnya masuk ke usus-usus hingga pintu > pengosongannya lebih cepat," jelas Eric. Selain, posisi kepala yang > agak lebih tinggi juga membantu dalam hal gravitasinya. > > Itulah mengapa, kala bayi hendak dibawa pulang, pihak RS kerap > menganjurkan agar bayi sering ditidurkan dalam posisi miring. > Begitupun tidur tengkurap, "minuman yang masuk akan langsung masuk ke > lambung, hingga bisa mencegah terjadi gumoh lebih banyak." Namun > posisi-posisi ini lebih dianjurkan pada bayi yang menyusui dan umumnya > usia di bawah sebulan. Soalnya, kalau sudah makan makanan padat > seperti di usia 5 bulan ke atas, "posisi tak berpengaruh terhadap > pengosongan lambung, karena di usia tersebut sudah jarang gumoh." > > TIDUR LASAK > > Setelah usia 3 bulan, tidurnya tak lagi cuma telentang karena kini ia > sudah banyak bergerak dan bisa berguling. Ia akan mencari posisi yang > dirasanya enak semisal tengkurap. Tidurnya pun bisa berpindah-pindah > alias lasak. Umumnya mengikuti pergerakan atau insting bayi di dalam > rahim. "Nggak masalah, kok, selama hal itu tak menyebabkannya sakit. > Malah boleh dibilang, perkembangan motoriknya bagus," tutur Eric. > Tapi, apakah tidur lasak ini akan berlanjut atau tidak sampai besar, > tak bisa dipastikan karena tak ada dasar ilmiahnya. > > Perlu diketahui, bayi punya refleks dan insting sendiri untuk mencari > posisi tidur yang paling enak, nyaman, dan tak membahayakan dirinya. > Jadi, tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan posisi tidur si kecil, > ya, Bu-Pak. Sekalipun saat terbangun dari tidur, ia sudah berada di > posisi yang berbeda dengan saat ia mulai tidur. Yang penting > diperhatikan, pagar pengaman sekeliling tempat tidur si kecil harus > cukup kuat. Hingga, selasak apapun si kecil tak akan membuatnya > terjatuh dari tempat tidur lantaran pagar pengamannya kuat. Tentu > tempat tidurnya juga jangan terlalu tinggi, ya. > > POSISI TIDUR TAK NORMAL > > Bahwa ada posisi tidur yang membedakan antara bayi sehat atau tidak, > memang benar. Perbedaan ini dilihat dari letak tangan, kaki, dan > kepala. Dari situ dokter bisa mengetahui kelainan yang terjadi pada si > bayi. Sayang, posisi tidur yang tak normal ini hanya "milik dokter", > sebagaimana dikatakan Eric, "posisi-posisi tidur bayi yang sakit ini > tak perlu diketahui khalayak umum karena lebih untuk kepentingan > klinik, bukan perawatan di rumah." > > Lagi pula, kejadiannya hanya ada di RS, jadi sebelum si bayi dibawa > pulang. Bukankah kalau bayi sudah boleh dibawa pulang berarti ia sudah > dinyatakan sehat oleh dokter? Jadi, posisi tidurnya pun sudah normal. > "Hampir tak pernah ada bayi sehat yang dibawa pulang lalu datang > kembali ke rumah sakit dengan keluhan posisi tidurnya, tapi lebih pada > keluhan karena tiba-tiba ada sesuatu yang menyebabkan si bayi masuk > rumah sakit seperti malas minum, suhu meningkat, muntah, mencret, dan > sebagainya," tutur Eric. > > Nah, sekarang sudah tak khawatir lagi, kan, Bu-Pak? > > Dedeh Kurniasih . Foto : Iman(nakita) > > Sumber: > http://www.tabloid-nakita.com/ > > ----- > > cheeers, > > ida http://denokdeblong.blogsome.com > > > > > > > > > > Subscribe: [EMAIL PROTECTED] > Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] > > Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/vJUKhA/lbOLAA/a8ILAA/wDNolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Subscribe: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
