Dear all,

Salam kenal, saya anggota baru di milis ini.
Nama saya Dyah Kurnianingsih, u can just simply call me Dyah.

Anyway, nanggapin e-mailnya mbak Riri, saya coba bantu ya mbak. Kebetulan saya 
punya artikel dari Dr. Purnamawati S Pujiarto, SpAK, MMPed yang berjudul Common 
Problems in Pediatrics. Saya copykan yang bagian "Cough". Coba aja dibaca dulu, 
mudah2an berguna dan Sharen bisa cepat sembuh.


Regards,

Dyah K.



COUGHS

 

Jika kita membaca literaratur kedokteran, sering diungkapkan bahwa batuk 
merupakan suatu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan sesuatu yang mengganggu 
saluran nafas kita, seperti dahak, riak, benda asing (kacang, dsb).  Batuk 
sebagai anugerah terindah dari Tuhan sering disikapi dengan tidak bijak oleh 
mereka yang tidak memahaminya. 

Andaikan kita perhatikan sejenak para pada penderita stroke misalnya. Karena 
adanya gangguan dalam otak, refleks batuknya terganggu. Akibatnya dahak 
menumpuk di paru2 dan ybs umumnya mengalami pneumonia. Hingga berefek fatal 
kematian pada penderita tsb. 

Batuk bukanlah momok. Melalui batuk, kita tetap dapat bernafas, karena lendir 
yang mengganggu saluran nafas akan dikeluarkan saat batuk. Dengan batuk, kita 
terhindari dari bahaya tersedak benda asing yang masuk ke saluran nafas kita. 

 

Yang terpenting yang harus kita lakukan adalah mencari tahu apa penyebab batuk. 
 Infeksi kah atau bukan infeksi. 

Pada anak, batuk umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau oleh alergi.

Batuk akibat infeksi virus flu misalnya bisa berlangsung sd 2 minggu. Bahkan 
lebih lama lagi bila anak kita sensitif atau alergi, atau bila di rumah ada 
anak lain yang lebih besar yang juga sedang sakit. Batuk karena alergi juga 
bisa berlangsung lama atau hilang timbul selama pencetus alerginya tidak 
diatasi.  Alergi yang dimaksud bisa dalam bentuk alergi hidung (Allergic 
rhinitis), asma, alergi suatu zat dari lingkungan. Penyebab lainnya adalah 
sinusitis, reflux, pneumonia.

 

Tatalaksana  :

 

M Cari PENYEBAB batuk.

 

Jika batuk disebabkan oleh produksi dahak yang berlebihan, maka upaya yang 
perlu dilakukan adalah mengurangi produksi lendir. Melalui cara :

v     Minum banyak yang hangat misalnya lemon

v     Jangan ada asap rokok 

v     Rangan jangan kering (Moist air - kamar mandi - buka keran air panas 
biarkan beberapa lama sehingga ruangan, atau taruh satu ember air panas 
mendidih, atau pasang humidifier) 

v     Agar anak lebih nyaman, tidurkan dengan bantal agak tinggi

v     NO - ANTIBIOTICS. Ingat !  Kebanyakan batuk tidak memerlukan antibiotik

v     NO cough suppressant.  Jangan mengkonsumsi obat penekan refleks batuk 
(seperti DMP). Anehnya, anak kita sering mendapatkan obat racikan / puyer yang 
salah satu kandungannya codein (sejenis narkotika) yang tidak diketahui 
manfaatnya.

 

Pada dasarnya, TIDAK ADA yang namanya obat batuk itu. 

Juga tidak ada obat pencair dahak. Cari pencetusnya !





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/vJUKhA/lbOLAA/a8ILAA/wDNolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke