Dear Moms And Dads,
Untuk play group, tergantung kebutuhan masing2 anak. Menurut DSA anak saya,
memang otak anak dari usia 6 bulan sampai 4 tahun berkembang sangat cepat,
sehingga membutuhkan banyak rangsangan melalui tatap muka, bahasa, yg
tercangkup dalam perkembangan motorik kasar dan halus.
Khususnya utk bunda Harsyah, kalau ananda sdh bisa berbicara lancar, tidak
ada salahnya utk dimasukkan play group untuk merangsang perkembangan sosial nya
. Tapi kalau belum, perlu dilihat dulu, apakah play group yg akan dipilih
menggunakan 2 bahasa (bilingual) atau tidak.
Seperti anak saya, waktu itu berumur1,6 tahun,disarankan oleh DSA nya untuk
berhenti sementara dari play group, karena blm bisa berbicara lancar dan play
group yg dekat lokasi rumah kami semua menggunakan "bilingual language".
Dikatakan oleh DSA nya, satu bahasa saja belum menguasai, bagaimana kalau lsg 2
bahasa, walaupun otak anak seusia tersebut sedang berkembang cepat. Tetapi
kalau dipaksakan akan menimbulkan kebingungan berbahasa, karena kebanyakan play
group menggunakan 2 bahasa.
Setelah berhenti dari play group, saya membuat schedule seperti yg
disarankan, agar anak tetap dapat berinteraksi dgn kawan2nya, memang harus
meluangkan waktu khusus setiap minggu untuk membawanya ke pertemuan2 keluarga
atau ke tempat permainan2 yg banyak didatangi anak2 seusianya.
Sekarang umur anak saya (Alvin) 2 th 4 bulan, dan Alhamdulillah sdh mulai
bisa berbicara lancar, dan pintar berinteraksi dengan teman sebaya atau yang
lebih tua usianya. Saya merencanakan utk memasukkan ke play group lagi 2 bulan
mendatang.
Semoga pengalaman saya bermanfaat buat moms and dads semua.
Best regards
Mamanya Alvin
totik susatyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear Bunda Harsyah,
Kalau di sekitar si kecil tidak ada anak kecil seusianya atau yg mendekati,
memang sangat dianjurkan untuk masuk ke playgroup. Memang sosialisasi bukanlah
satu-satunya hal yg diperoleh di playgroup, akan tetapi tidak bisa dipungkiri
bahwa sosialisasi sangat penting. Dengan adanya teman sepermainan, ananda akan
belajar untuk menjalin komunikasi, bekerjasama, belajar bergaul, menumbuhkan
empatinya terhadap orang lain, dsb. Akan tetapi sosialisai ini tidak cukup
hanya di sekolah saja, apalagi jam belajar playgroup kan sangat pendek,
melainkan harus diusahakan diperoleh anak dalam waktu-waktu yg lain. Untuk itu
mungkin anak bisa diajak ke taman bermain di perumahan, kolam renang, arena
bermain anak di mal, sanggar lukis, dsb. Tentu saja orangtua harus ikut aktif
mengajak anak menjalin komunikasi dengan anak lain.Usia 2 th dapat masuk ke
playgroup, kelas A.
Bagi keluarga jaman sekarang di mana jumlah anak sedikit, serta bentuk
lingkungan yg individualis, bentuk pendidikan anak memang terpaksa berubah. Di
masa dulu, saat anak bisa bebas bermain di lapangan atau di sawah dengan para
anak tetangga, pelajaran sosialisasi bisa didapatkan secara alamiah. Tetapi di
masa kini, hal itu tidak bisa lagi didapat anak, terutama yg tinggal di
perkotaan. Akibatnya gangguan sosialisasi pada anak-anak di kota banyak terjadi
tanpa kita sadari dan kadang juga berpengaruh pada emosinya. Anak menjadi kaku,
egois, pemarah, mudah bingung, tidak mandiri serta tidak tahu berkomunikasi dg
orang lain, dsb. Hal ini amat terasa oleh anak-anak tingkat SD khususnya kelas
1, di mana anak untuk kali pertama menghadapi teman dg jumlah relatif besar
dibanding Playgroup-TK. Gangguan sosialisasi anak bisa menjadi penghalang
mereka untuk berprestasi atau menunjukkan prestasinya.
Demikian saran saya Bunda. Jika ada hal yg ingin ditanyakan, silakan email
saya via japri. salam untuk ananda.
Salam
L. Susatyo
Bunda Totik
From: "yeni"
Subject: sekolah play group
Dear mom & dad
Putra pertama saya bernama Harsyah....februari besok umurnya baru 2 tahun,
tapi kalau di lihat dari postur tubuh dan tingkah lakunya keliahatan seperti
anak umur 3 tahun. Saat ini kami masih tinggal dengan mertua, dan karena
Harsyah cucu pertama jadi di rumah kami cuma dia yang masih kecil, dan
lingkungan tempat tinggal kami bukan lingkungan yang banyak anak kecil yang
memungkinkan Harsyah bisa berinteraksi dengan anak seumurnya. Kalau menurut
mom & dad seumur Harsyah itu sudah boleh masuk Play Group belum
ya....soalnya saya takut dia bosan kalau sekolah dari sekarang, dan saya
juga khawatir dengan tidak belajarnya dia berkomunikasi dengan anak
seusianya, dia jadi takut untuk bersosialisasi. Mohon sharingnya ya mom &
dads...dan kalau ada rekomendasi play group di daerah jakarta barat
regards,
bundanya harsyah
---------------------------------
What are the most popular cars? Find out at Yahoo! Autos
[Non-text portions of this message have been removed]
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
Foam mattress Natural soap Financial news Personal finance
Air mattress Stock market
---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your group "Ayahbunda-Online" on the web.
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
---------------------------------
---------------------------------
Do you Yahoo!?
With a free 1 GB, there's more in store with Yahoo! Mail.
[Non-text portions of this message have been removed]
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/