Aku juga mengalami hal yang sama.
   
  Anakku yang kedua, sampai umur 2 tahun masih pakai bahasa Isyarat ... kalau 
mau apa-apa dia hanya bilang ''Ma ..maa.maa'' sambil nunjuk-nunjuk kepada 
sesuatu yang dia maksud
   
  Sedih,
  Memang sedih melihat anak kita begitu ya.. kasihan, dia mau berkata sesuatu 
tapi gak bisa mengekspresikannya..
  Apalagi kalau lagi bermain sama anak-anak seusianya ,,,tambah sediiihhh kita 
, lihat temen2nya dah pada banyak bicara.
   
  bukan cuma kita, tapi eyang-eyangnya juga pada memikirkkan hal itu, setiap 
kali mereka telpon ke rumah , mereka akan menanyakan , gimana kabar anakku yang 
kedua ? dah bisa tambah kosa kata belum ?
   
  Akhirnya kita terus berusaha , kita mau tunggu sampai usia 3 tahun , kalau 
memang belum berhasil, mungkin kita mau ke terapi wicara ... 
   
  sambil kita banyak berusaha untuk aktif mengajak dia bicara ,sambil bermain, 
Alhamdulillah waktu itu kami diberi kesempatan untuk berhaji dengan keluarga, 
kita juga banyak berdoa di Tanah Suci ,,diantaranya agar anak kedua segera 
diberi kemampuan komunikasi
   
  Pada usia 2,5 tahun kami memutuskan untuk memasukan dia ke PlayGroup , dengan 
tujuan utuk merangsang bicaranya,,,karena banyak bergaul dengan anak2 seusianya
   
  bulan-bulan pertama di PG, dia masih gak ada perkembangan ,,,bulan kedua juga 
demikian ,,,
   
  kira2 bulan ketiga ato keempat ..., bulan puasa yang lalu ...tiba-tiba di 
rumah dia mengucapkan kata-kata yang baru ... waktu itu libur sekolah
   
  waktu masuk sekolah setelah libur lebaran ,,,Ibu gurunya pada kaget karena 
annakku ternyata sudah banyak bicara, padahal sebelum libur masih belum bisa bcr
   
  Kami sangat bahagia, dan bersyukur kepada Yang Kuasa.
   
  jadi pengalaman kami dalam masalah ini adalah memasukkan di anak ke PlayGroup 
/sekolah ,,agar banyak bergaul dankomunikasi denga n anak2 sebaya nya
   
  Rgrds,
  HW

"fita H." <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
  Dear Mama Pandu...
   
  Keengganan anak bicara bukan berarti dia bodoh atau terlambat dibandingkan 
anak2 lain karena menurut saya tiap anak itu berbeda2 pertumbuhannya spt anak 
saya yg pertama juga mengalami hal yang sama tp kemudian saya coba cari akal 
..apa yach yg bisa saya buat supaya dia mau bicara akhirnya saya coba pelan2 
misalnya saya bilang sama dia kalo kamu mau minum bilang sama mama 
yach..akhirnya saya tunggu2 eh akhirnya dia sendiri yg minta minum...trus 
banyak lagi spt mainan saya taruh di tempat yg lebih tinggi trus dia bilang mau 
ini or itu...etc.Pokoknya jangan khawatir dech pasti cepat atau lambat dia mau 
bicara....yang terpenting mama pandu always be there buat pandu krn dengan 
seringnya bermain dengan pandu atau explain  ke dia a lot of things pasti bikin 
pandu jd excited u/ bicara.
   
  Semoga sedikit saran dari saya bisa help mama pandu.

dian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Dear Ibu Maria,

Anak saya Aliya (1 tahun 7 bulan) saat ini.
Tampaknya kemampuan bicara anak kita hampir sama.
Aliya juga belum dapat banyak bicara 1 kata secara
lengkap.
Yang paling gampang adalah kata Ayah.
Selebihnya cuma potongan kata, bu - ibu, jatuh,
dua-ga-apa (dua-tiga-empat), mau - gak mau, ci -
kelinci, dok - kodok, da - kuda, kupu - kupu-kupu.
Itu pun perlu berhari-hari melatihnya jadi apabila ada
gambar yang dia kenal, aliya mau menyebutkan potongan
kata tersebut.

Misalkan kata kelinci, setiap ada gambar kelinci saya
selalu menyebut ini kelinci, berminggu-minggu aliya
gak mau nyebut itu ci atau kelinci. Akhirnya suatu
saat saya bernyanyi perihal kelinci saat liat gambar
tersebut, alhamdulillah gak lama aliya mau menyebutnya
itu ci... 
Sejak saat itu saya mencari-cari lagu yang berhubungan
dengan gambar tertentu, misalnya lagu kodok ngorek...
kupu-kupu yang lucu dll....

Umur 1 tahun 3 bulan saya sudah mulai memasukkan aliya
ke preschool. Bahasa pengantar inggris, walaupun
pengajar orang indonesia. Saya perhatikan teman2x
hampir sama semua.
Usia di bawah 2 tahun kemampuan bicaranya juga belum
lancar2x juga. Saat itu saya baru dapat bernafas
lega....

So Ibu Maria, tetap sabar, berdo'a dan jangan
terlampau memaksa anak kita untuk bicara. Usia 1 tahun
10 bulan, belum kategori terlambat bicara kok bu....

regards,
-dian-

--- Maria Magdalena <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Dear moms,
> Anakku Pandu (1 tahun 10 bulan), sebenarnya
> tergolong
> anak yang pandai (menurutku), sebab dengan usia ini
> dia bisa melakukan banyak hal yang baru bisa
> dilakukan
> anak usia 2 tahun. Dia seringkali tahu nama benda
> tanpa kuajarkan sebelumnya. Pandu juga tergolong
> anak
> yang sehat, lincah, atraktif, juga berpostur tubuh
> tinggi. Jika bermain dengan anak-anak tetangga yang
> seusia dengannya, Pandu tergolong anak yang mampu
> beradaptasi dan tidak pemalu. Seringkali dia yang
> mengarahkan temannya untuk memainkan suatu
> permainan.
> Dia juga suka tersenyum pada orang lain dan membalas
> sapaan orang lain bahkan orang yang belum dia kenal.
> Secara motorik dan sensorik dia anak yang cerdas.
> Waktu berulang tahun 1 tahun dia sudah pandai
> berjalan. Sekarang ini dia sudah bisa bersepeda,
> suka
> memanjat pagar, bahkan teralis yang sangat tinggi
> pun
> dia bisa. Dia sudah pandai makan sendiri. 
> 
> Tapi ada satu hal yang meresahkanku. Aku akui anakku
> ini lambat bicara. Sekarang ini dia bicara hanya
> sepatah kata saja. Itu pun sangat jarang. Dia bisa
> bilang Mami, Papi, habis, bis, pipis, oma, opa,
> ikan,
> mobil, box (maksudnya mobil box), dan banyak kata
> lain. Tapi semua kata ini hanya keluar saat dia mau,
> bukannya saat orang lain menyuruh dia mengatakannya.
> Nah, saat dia mau itu biasanya saat bermain dengan
> aku, papinya, dan omanya (ibuku). Kalau dengan
> oma-opa
> dari papinya dia tidak mau, termasuk dengan keluarga
> yang lain. Dia juga responsif pada panggilan, bahkan
> kalau ada yang meminta tolong untuk diambilkan
> barang
> dia akan membantu mengambilkan barang itu inilah
> yang
> membuatku yakin kalau dia tidak autis.
> 
> Moms, ini sangat meresahkan aku, terutama karena
> orang
> lain mengira anakku ini tidak bisa bicara sama
> sekali.
> Apalagi 2 sepupunya termasuk anak perempuan yang
> cerewet dan banyak bicaranya sejak kecil. Sehingga
> mereka cenderung membanding-bandingkan.
> Terus terang aku sampai jengkel karena mereka
> (terutama dari keluarga kami) sering bilang anakku
> ini
> bodoh, tidak punya telinga, tidak punya mulut. Kalau
> sudah begitu aku atau suamiku pasti melawan mereka
> dengan kata-kata yang menyakitkan hati (sorry, jadi
> emosi nih.).
> 
> Moms, tolong aku dong, bagaimana mengatasi
> keengganan
> anakku bicara. Soalnya, kalau pun dipaksa bicara dia
> akan menjawab “emoh” (artinya “nggak mau”) sambil
> geleng kepala. Aku dan suamiku tidak mau memaksa
> dia.
> Intinya, dia itu yang terpenting buat kami, kalau
> dia
> tidak mau, aku juga tidak mau paksa dia, karena
> akhirnya anakku juga yang stress. Aku sih yakin,
> suatu
> saat nanti dia akan bicara kalau sudah terpaksa. Dan
> aku yakin dia bukan anak yang tidak mampu bicara.
> Untungnya, kami ini mampu melihat prioritas kami,
> yaitu kasih sayang kami pada Pandu, sehingga
> tuntutan
> dan cemoohan lingkungan itu tidak mengubah kasih
> kami
> pada Pandu, walalupun itu juga sedikit mengubah pola
> didik kami, jadi lebih mengarahkan dia untuk bicara
> dengan cara yang menyenangkan tanpa menuntutnya,
> misalnya dengan mendongeng dan menyuruh dia
> menyebutkan nama tokoh-tokoh dongeng itu, atau
> menghidupkan bonekanya seolah bisa bicara dan
> mengajaknya bicara.
> 
> Moms, itulah keadaan anakku, tolong masukkannya ya…
> aku tinggal di Sidoarjo, sebuah kota di pinggiran
> Surabaya, apakah ada moms yang tahu ahli yang bisa
> kukunjungi untuk mengatasi hal ini?
> 
> Maaf sharingnya terlalu panjang.
> 
> Salam,
> Mami Pandu
> 
> 
> Maria Magdalena
> Phone: 62-031-60290524
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]



    
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS 

    
    Visit your group "Ayahbunda-Online" on the web.
    
    To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
    
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 

    
---------------------------------
  



                  
---------------------------------
Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses.

[Non-text portions of this message have been removed]



Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]




  SPONSORED LINKS 
        Financial news   Personal finance   Stock market     Air mattress   
Natural soap   Foam mattress 
    
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS 

    
    Visit your group "Ayahbunda-Online" on the web.
    
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
    
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 

    
---------------------------------
  



__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  
http://id.mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke