**Ngubek-ngubek eh nemu artikel tentang manfaat pijat bayi. Yang terbaik adalah 
di ibu sendiri yang mempelajari teknik memijat untuk bayi dan menerapkannya. 
Semoga bermanfaat.**
   
  Wassalam,
  Endah, Emaknya Ody

   
  Minggu, 29 September 2002
  
Pijat Bayi dan Manfaatnya

   
  DUA minggu lalu Anhar, 40, ayah seorang putra berusia satu tahun menyempatkan 
diri mendatangi ahli pijat bayi di kawasan Bekasi. Padahal rumahnya ada di 
kawasan Depok, Jawa Barat. "Saya dengar ahli pijat itu bisa membuat anak lebih 
santai dan menumbuhkan nafsu makan. Anak tetangga kami sudah membuktikan hal 
itu. Saya pun jadi tertarik karena belakangan ini Aris anak kami sulit makan," 
katanya. Sebenarnya, tutur Anhar, sejak usia dua bulan dia dan istrinya sudah 
memberikan pijatan pada anaknya sesuai dengan buku petunjuk pijat bayi yang 
sengaja dia beli. "Tapi, pijatan itu tidak bisa merangsang nafsu makan. Hanya 
saja, anak saya terlihat lebih santai." 
   
  Lain lagi pengalaman Sri Wiyati, ibu dua putri yang kini berusia tujuh dan 
dua tahun. Sri mengatakan, sejak anaknya berusia satu bulan sudah terbiasa  
dipijat oleh ahli pijat bayi.

"Kalau saya lihat manfaatnya memang besar. Pemijatan itu bisa membantu 
memperkuat otot dan memperlancar peredaran darah. Anak saya menjadi lebih 
tenang dan nyenyak tidur. Mungkin karena badannya merasa lebih nyaman," tutur 
Sri didukung suaminya, Moralia. 
   
  Terlepas dari pengalaman Anhar dan Sri, belakangan ini pijat bayi memang 
berkembang cukup populer di Indonesia. Berbagai lembaga menawarkan jasa 
perawatan bayi, termasuk pemijatan yang diyakini banyak orang mampu
membantu menenangkan anak.

  "Pijat pada bayi bisa memperlancar aliran darah sehingga membuat bayi
lebih santai. Tapi, sebaiknya pijat itu diberikan setelah bayi berusia 30 hari 
atau satu bulan," tutur Susan dari Marlene Mother & Baby Care, salah satu 
lembaga jasa yang menawarkan perawatan ibu sebelum dan setelah melahirkan, 
pijat bayi, dan perawatan pada satu bulan pertama setelah kelahiran.

Pernyataan senada juga dikemukakan Mustika dari Mustika Salon yang juga 
menawarkan jasa perawatan bayi. Dia mengatakan, pijat bayi pada dasarnya sangat 
diperlukan untuk merangsang pertumbuhan otot dan saraf tubuh.
Bahkan dia mengatakan perlu ada senam motorik bagi bayi setelah berusia 
sebulan. "Senam dan pijat membuat tubuh bayi rileks sehingga tidurnya jadi 
nyenyak dan menyusunya juga banyak. Selain itu, pertumbuhannya pun bisa lebih 
pesat," katanya. Meski demikian, Mustika mengingatkan tidak semua bayi perlu 
mendapat pijatan. "Biasanya, dokter menganjurkan pijatan pada bayi setelah 
berusia satu bulan. Tapi, semuanya tergantung pada kebutuhan bayi itu sendiri."

  Berdasarkan pengalamannya selama ini, Mustika baru melakukan pemijatan
pada bayi jika ada gejala susah tidur. "Tidak semua bayi, tapi kalau ada pun 
rata-rata berusia dua bulan. Cara memijatnya juga berbeda, lebih miri usapan. 
Biasanya bayi langsung mengantuk dan tertidur pulas," tuturnya.

Ditemui terpisah, bidan Hariza yang berpraktik di Bojong Gede, Jawa Barat, 
menguatkan pendapat Susan dan Mustika. "Pemijatan akan memengaruhi perkembangan 
otot dan saraf bayi dan bisa dilakukan setelah usianya satu bulan. Awalnya 
mungkin dilakukan oleh tenaga pijat terlatih, tapi kemudian ibu bisa melakukan 
sendiri." Jika rutin dilakukan, tutur Hariza, pemijatan akan membuat bayi lebih 
santai. Tapi yang terpenting, pemijatan bisa meningkatkan kualitas komunikasi 
ibu dan bayinya.
  
Manfaat pijat bayi juga dikemukakan dokter anak Dina S Dalianti SPA. Hanya 
saja, Dina tidak merekomendasi pemijatan yang dilakukan dukun urut bayi.
"Menurut saya terlalu riskan. Sebaiknya ibu melakukan sendiri, belajar dari 
buku atau rumah sakit bersalin," tuturnya. Teknik mengurut bayi, terang Dina, 
biasanya dilakukan searah dengan gerak usus. Daerah yang dipijat seputar dada, 
punggung, dan perut. "Teknik
seperti ini bisa dipelajari secara kilat di rumah-rumah sakit bersalin," 
tandasnya.

Meredakan rasa sakit

Universitas Brown di Amerika Serikat dalam situs infantmassage-imis.com.au 
menuliskan bahwa berdasarkan hasil penelitian, pijat bayi bisa meredakan 
sejumlah gangguan. Misalnya bisa membantu meredakan rasa sakit saat bayi akan 
tumbuh gigi. Pijatan diyakini dapat melepas hormon oxytocin dan endorphin yang 
bermanfaat untuk meredakan rasa sakit. 
   
  Di dunia ini ada berbagai macam teknik pijat bayi. Teknik pijatan Swedia yang 
memfokuskan pada dada diyakini dapat memperlancar pernapasan bayi. Sedangkan 
pijatan pada perut bisa mengurangi bahkan menyembuhkan sakit perut yang 
biasanya disebabkan tidak lancarnya pengeluaran gas. Pemijatan yang tepat bisa 
membuat bayi lebih rileks sehingga lebih mudah membuang gas. 
   
  Pihak Rumah Sakit Odense di Denmark mengatakan bahwa gerakan memijat juga 
sangat bagus untuk memberi rangsangan pada bayi yang lahir prematur. "Pijatan 
lembut dapat membantu melancarkan pernapasan, menormalkan warna kulit, dan 
menstabilkan kadar oksigen dalam darah. Yang pasti pijatan bisa membuat bayi 
tidur lebih nyenyak, membantu perkembangan otot dan saraf."

Tips memijat bayi

Dalam bagian lain dari situs tersebut ditegaskan jangan melakukan
pemijatan pada bayi di bawah usia lima bulan, kecuali jika dibutuhkan lebih 
awal. Jangan melakukan pijatan pada saat memandikan bayi karena akan memberi 
rangsangan berlebihan. Selain itu, jangan pula memijat bayi sesudah dimandikan. 
Saat memijat bayi, jangan terlalu fokus pada lamanya pijatan, tetapi perhatikan 
apakah si bayi sudah merasa puas. Kalau sudah sebaiknya segera dihentikan.

Pada waktu memijat mulailah dari kedua kaki. Jika memulai dari bagian
tubuh lainnya bisa-bisa bayi merasa kaget. Lakukan usapan panjang dan hangat, 
jangan cepat-cepat dan terlalu keras karena akan menimbulkan perasaan
tidak nyaman. Jangan pijat bayi yang sedang menangis. Jika bayi mulai 
menggerakkan tangannya ke arah dada kemudian menariknya lagi keluar, maka 
segera hentikan pijatan.

Jika memijat daerah perut lakukan saat bayi tidur telentang. Mulailah memijat 
dari bagian kanan ke arah kiri. Akan lebih baik jika dilakukan pengulangan 
pijatan pada bagian antara dada dan perut. Untuk memijat gunakan cairan dari 
sayuran segar yang dihancurkan atau
minyak dari kacang atau biji buah-buahan yang bebas dari pestisida. Minyak 
tradisional akan memberi manfaat bagi bayi saat dipijat ataupun
setelahnya. Minyak tradisional juga lebih cepat meresap, lebih aman karena 
tidak ada residu yang tertinggal. Jangan gunakan minyak zaitun karena teksturnya
padat dan tidak dapat diserap dengan cepat.

  Jika masih ragu melakukan pemijatan sendiri, disarankan untuk membeli buku 
petunjuk, menanyakan kepada dokter anak, atau pada ahli-ahli lain yang bergelut 
di bidang perawatan bayi. (Vie\San\N-4)
   
  Copyright © 1999-2002 Media Indonesia. All rights reserved.

   


For indeed, with every hardship there is relief. 
  Indeed, with every hardship there is relief. 
  QS Al Insyirah 
  http://www.deanisaja.blog.com/

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke