Hallo pak Hasan yang sedang dilanda kekhawatiran :), hhmm mengenai bagian kepala yg masih lunak dikaitkan dengan keterlambatan bicara menurut saya hanya mitos saja pak. yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa perkembangan setiap anak akan sangat berbeda pak dalam hal kepandaiannya berbicara. berikut ada sedikit info semoga dapat membantu menenangkan pak hasan :) ====== Menurut seorang ahli patologi bahasa (James MacDonald) bahwa kesulitan seoarang anak untuk belajar bicara bisa disebabkan oleh banyak hal diantaranya adalah : - Keterbatasan dalam organ bicara - Perkembangan otot yang lambat - Kelambanan dalam mengerti bahasa orang dewasa - Terlalu sedikit latihan berinteraksi dengan orang lain - Peran yang terlalu pasif dalam kehidupan sosial - Cara komunikasi "non-verbal" sudah terlalu nyaman dipakai - Orang dewasa tidak menganggap anak mampu - Orang dewasa selalu bicara atas nama anak - Anak tidak mendapat cukup waktu untuk bicara - Terlalu banyak rangsangan - Terlalu banyak bermain sendiri
untuk membantu anak mulai belajar berbicara maka ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, antara lain yaitu : - Bermain bersama sesering mungkin, utamakan kualitas drpd kuantitas - Sesuaikan sikap dengan apa yang anak sedang lakukan - Berkomunikasi dengan cara yang anak bisa lakukan - Pertama beri respon terhadap semua jenis bunyi yang anak keluarkan dari mulut; singkat dan ekspresif - Setelah kata-kata mulai muncul, tunjukkan bahwa respon diberikan lebih terhadap kata, bukan bahasa tubuh atau bunyi2annya, misal : sianaka menunjuk buku masih dengan kata eeee atau aaaa... berikan respon dengan mengatakan " oo ini, ini BUKU.... BUU...KUUU, BUKU" (seperti yang mbak devi terangkan dibawah), tunjukkan apa yang harus dia ucapkan. - Jaga agar kegiatan berlangsung menyenangkan - Terjemahkan kata, bunyi dan tindakan anak ke salam satu kata saja - BERSABAR, jangan ingin buru2 mendengar anak mengucapkan kata-kata - Jangan ikut berbicara dengan lafal/logar anak, misal minum susu, jangan di bilang minum cucu, tetapi selalu katakan susu, dan banyak kata lain - Jadilah teman bermain yang menyenangkan, ekspresif dan menghargai anak bukan seperti guru atau pelatih - Jadilah kamus hidup untuk segala hal yang dialami anak Jadi kesimpulannya adalah: - bahwa proses perkembangan pada setiap anak itu berbeda, bukanlah sebuah kompetisi dimana kita harus berlomba agar si anak cepat bisa bicara - Untuk mencapai perkembangan yang optimal adalah dengan adanya stimulasi dan stimulasi terbaik adalah RESPON kita terhadap anak, bukan mempercepatnya, dan stimulasi yang tepat adalah berkembang sesuai tahapan maka anak akan merasa bahagia - Bersabar dan terus membantu belajar adalah kunci utama, ciptakan suasana yang nyaman sehingga anak menjadi senang ketika akan belajar bukan dengan menekankannya untuk cepat bisa, maka anak malah akan merasa tertekan dan menjadi malas belajar Demikian, semoga membantu :) regards, ida http://tentangkami.multiply.com --- In [email protected], "Ani" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Anak saya baru dapat berbicara umur 2 tahun 1 bulan. Itupun masih cadel. > Kita di rumah selalu berbicara yang benar, saya melarang > pembantu/pengasuhnya bicara dicadel-cadelin. Mereka harus pakai kata2 yang > benar. Dan mereka harus mengajak anak berbicara pada waktu main. Sekarang > DAZ 2 th 8 bln sudah lumayan lancar berbicara walaupun untuk huruf l dan r > masih cadel. > > Demikian sharingnya > Mama DAZ > > > -----Original Message----- > From: [email protected] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Hasan > Sent: Tuesday, March 14, 2006 2:12 PM > To: Ayahbunda > Subject: [Ayahbunda-Online] kapan balita bisa mengucapkan satu atau dua kata > > dear Bunda, > > anak saya umur 15 bulan , sudah dapat berjalan walaupun masih belum > terkontrol cara berjalannya, tetapi masih belum dapat bicara, saya ingin > sharing ke bunda2 sekalian, diusia berapa balita itu dapat bicara, dan > bagaimana cara terbaik untuk mereka agar mereka dapat berbicara ? menurut > orang tua dulu, apabila kepala balita masih ada yang lunak, berarti mereka > masih belum dapat bicara? benarkah itu? mohon pencerahannya ...... > > > dari.. > Hasan > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > Subscribe: [EMAIL PROTECTED] > Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] > > Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > Subscribe: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
