Q: sandy <[EMAIL PROTECTED]>
Dear Mom and Dad
Anak saya tgl 23 Maret 2006 tepat usianya 2 th, tapi sampai saat ini ngomongnya 
masih belom bisa. Apakah ada cara utk mempercepat prosese tsb dan apakah anak 
saya tergolong normal.
Tx

Best Regards,
Rigel Dad
 
S: debbie lanawaang <[EMAIL PROTECTED]>
sharing ya pak,
   
  anak saya dennis, 2 th akhir maret ini, kalo ngomong juga sepotong2, memang 
vocab nya dah banyak, tp kalo ngomong komplit masih blm.
  Menurut saya gak apa, toh setiap hari ada kata baru yang dia pelajari & ucap 
walau blm bisa nyambungin jd kalimat lengkap. Dennis dah bisa ngerti/ngerjain 
perintah2.
  Yang penting sih ajak ngobrol terus.
   
  Kalo masih gak juga, ke dokter konsul aja
   
  debbie
  http://dennissergio.blogspot.com

S: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Dear Rigel Dad,
Saya ada artikel mengenai keterlambatan bicara ini...saya ambil dr web sehat 
(www.sehatgroup.web.id). Happy Reading.....

salam,
Ervita

Mengapa Anak Mengalami Kesulitan Belajar Bicara 
Dalam periode 24 tahun (Tahun 1971 sampai dengan 1995) Dr. James MacDonnald 
bekerja di Ohio State University, mendalami masalah Keterlambatan Bicara pada 
Anak. Sebagai seorang ahli Patologi Bahasa dan Wicara, ia melatih para terapis 
wicara dan orangtua untuk menjadi 'rekan' bicara dari anak-anak. Intinya, ia 
ingin mengajarkan orang dewasa untuk tidak 
mendominasi pembicaraan dan menjadikan anak sebagai 'obyek' dalam suatu 
pembicaraan. Sejak pensiun di tahun 1995, Jim mendedikasikan waktu dan 
tenaganya untuk memimpin "Communicating Partners Center". Ia telah membuat 
banyak tulisan mengenai Keterlambatan Bicara, sekaligus juga membuka forum 
diskusi "Communicating" di internet. Di bawah ini adalah salah satu tulisannya 
yang merupakan analisa / hasil penelitian atas ribuan anak yang mengalami 
keterlambatan dalam perkembangan verbal /bicara-nya. Yang penting untuk diingat 
dalam membaca tulisan-tulisan Jim adalah bahwa komunikasi berarti kemampuan 
bicara DAN mendengar yang berlangsung DUA ARAH.
======================================================== 
Mengapa Anak Mengalami Kesulitan dalam Belajar Berbicara 
======================================================== 
Ini hanyalah sedikit dari sekian banyak masalah yang kami temui:

KETERBATASAN dalam PENDENGARAN
Seringkali ditemui kondisi medis sementara maupun kerusakan permanen dalam 
pendengaran anak 

PERKEMBANGAN OTOT yang LAMBAT
Beberapa anak mengalami kesulitan melakukan gerakan mulut/rahang cepat untuk 
mengkombinasikan dan mengkoordinasikan apa yang ingin mereka katakan dengan 
suara & bahasa yang harus mulut mereka hasilkan 

KELAMBANAN dalam MENGERTI BAHASA ORANG DEWASA 
Tidak mudah bagi anak untuk memproses panjang (dan cepat)-nya informasi yang 
di-'ekspos' oleh orang dewasa melalui bahasa 'rumit' yang mereka pakai 

SEDIKITNYA LATIHAN DALAM BERINTERAKSI dengan ORANG LAIN
Anak kurang mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain guna 
melatih kemampuan komunikasi mereka 

PERAN yang TERLALU PASIF dalam KEHIDUPAN SOSIAL
Kebanyakan anak lebih sering ditempatkan dalam posisi "menerima" dan tidak 
"memberi" dalam hubungannya dengan orang lain.Hal ini mengakibatkan tidak 
terbiasanya mereka berpartisipasi secara aktif; hal yang dibutuhkan dalam 
perkembangan bicara mereka 

CARA KOMUNIKASI "KUNO" SUDAH TERLALU NYAMAN DIPAKAI
Beberapa anak, khususnya dalam hubungan di dalam keluarganya, terbiasa dengan 
nyaman berkomunikasi menggunakan gerakan,bahasa tubuh maupun bunyi-bunyian 
saja. Hal ini boleh jadi merupakan cara komunikasi yang efektif di dalam rumah, 
namun tidak dalam lingkup masyaarakat, di mana anak butuh menggunakan bahasa 
secara verbal sampai ke tingkat kata-kata 
yang rumit 

ORANG DEWASA TIDAK MENGANGGAP ANAK MAMPU
Banyak orang dewasa tidak melibatkan anak dalam berkomunikasi, karena memiliki 
pemikiran bahwa anak tersebut belum mampu 
berpartisipasi aktif ataupun mengerti pembicaraan yang berlangsung. 

ORANG DEWASA BICARA ATAS NAMA MEREKA
Seringkali orang dewasa bicara atas nama anak, sehingga mereka kelihatan tidak 
berbicara 

TIDAK CUKUP WAKTU untuk BERBICARA
Sering terjadi bahwa dalam suatu proses komunikasi, orang dewasa tidak menunggu 
cukup lama guna memberi kesempatan pada anak untuk merespon. Kebanyakan anak 
bersikap pasif dalam berkomunikasi, sepertinya mereka mengerti bahwa mereka 
tidak akan diberi kesempatan untuk bicara. 

TERLALU BANYAK RANGSANGAN
Sekalipun untuk niat dan tujuan yang baik, seringkali anak di'jejali' dengan 
terlalu banyak bahasa, sehingga mereka kewalahan. Rasanya seperti anak yang 
sedang belajar menangkap bola, lalu dilempari beberapa bola sekaligus. 

TERLALU BANYAK BAHASA "SEKOLAH"; KURANG BAHASA yang "KOMUNIKATIF"
Kebanyakan anak pada awal usianya diajarkan bahasa yang mencakup 
'warna','angka', yang sebetulnya tidak terlalu bermanfaat dalam komunikasi 
sehari-hari. Anak membutuhkan rangsangan bahasa yang sifatnya praktis; mencakup 
kosa kata yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, karena mereka akan 
melatih kemampuan berbahasanya melalui kehidupan sehari-hari. 

TERLALU BANYAK BAHASA "PERTUJUKAN"; KURANG "OBROLAN" SOSIAL
Kebanyakan anak menggunakan bahasa untuk menunjukkan kemampuannya meniru 
sesuatu kepada orang dewasa; apakah itu sajak pendek, syair lagu, mengulang 
cerita yang didongengkan kepada mereka, dll. Hanya sedikit yang mendapatkan 
kesempatan untuk 'ngobrol' dan bertanya jawab secara santai, sehingga terbangun 
hubungan 'pertemanan' dengan orang yang berkomunikasi dengan mereka. 

TERLALU BANYAK BERMAIN SENDIRIAN
Tentunya anak belajar banyak melalui permainannya dengan boneka, robot atau 
mainan lainnya. Namun untuk melatih kemampuan nya berkomunikasi, ia akan 
membutuhkan juga manusia yang melakukan pembicaraan timbal balik sesuai dengan 
kemampuan si anak. 
Disadur bebas; HS(9/03)
 
----------------------------------------------------------------------------
 
Q: Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
dear Bunda,

anak saya umur 15 bulan , sudah dapat berjalan walaupun masih belum terkontrol 
cara berjalannya, tetapi masih belum dapat bicara, saya ingin sharing ke bunda2 
sekalian, diusia berapa balita itu dapat bicara, dan bagaimana cara terbaik 
untuk mereka agar mereka dapat berbicara ? menurut orang tua dulu, apabila 
kepala balita masih ada yang lunak, berarti mereka masih belum dapat bicara? 
benarkah itu? mohon pencerahannya ......

dari..
Hasan

S: debbie lanawaang <[EMAIL PROTECTED]>
pak,
  yang pasti tahap perkembangan tiap anak gak akan pernah sama, jadi jangan 
pernah berpatokan dengan perkembangan anak lain, tiap anak itu unik
  dennis sampe sekarang (2 thn) ngomongnya masih sepatah2, pertama kali bisa 
nyebut mama sih sebelum 1 th, tp perkembang ke depannya gak signifikan, gak 
nambah vocab maksudnya.
  baru 2 bln belakangan ini, mendadak banyak perbendaharaan kata baru yang bisa 
di ucap, yang dulu2 kalo diajarin, boro2 dia mo nyebut (repeat after me, gitu)
  malah sekarang dia sudah mulai bisa diajak bercerita (dia bercerita abis maen 
apa or makan apa) walau masih sepotong2.
  yang pasti banyak2 ajak ngomong, anggep aja si anak udah ngerti apa yang kita 
bicarakan/ceritain. Sebenernya anak itu menyimak, hanya butuh waktu n proses 
sampai pada saat dia bisa mengucapkannya.
  kalo soal kepala lunak sih saya gak tau, tp rata2 kapala bayi kan emang lunak 
:)
   
  debbie
  http://dennissergio.blogspot.com
 
S: Ani <[EMAIL PROTECTED]>
Anak saya baru dapat berbicara umur 2 tahun 1 bulan.  Itupun masih cadel. Kita 
di rumah selalu berbicara yang benar, saya melarang pembantu/pengasuhnya bicara 
dicadel-cadelin.  Mereka harus pakai kata2 yang benar.  Dan mereka harus 
mengajak anak berbicara pada waktu main.  Sekarang DAZ 2 th 8 bln sudah lumayan 
lancar berbicara walaupun untuk huruf l dan r
masih cadel.

Demikian sharingnya
Mama DAZ

S: Ida Ariningsih <[EMAIL PROTECTED]>
Hallo pak Hasan yang sedang dilanda kekhawatiran :), hhmm mengenai bagian 
kepala yg masih lunak dikaitkan dengan keterlambatan bicara menurut saya hanya 
mitos saja pak. yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa perkembangan setiap 
anak akan sangat berbeda pak dalam hal kepandaiannya berbicara. berikut ada 
sedikit info semoga dapat membantu menenangkan pak hasan :)
======
Menurut seorang ahli patologi bahasa (James MacDonald) bahwa kesulitan seoarang 
anak untuk belajar bicara bisa disebabkan oleh banyak hal diantaranya adalah :
- Keterbatasan dalam organ bicara
- Perkembangan otot yang lambat
- Kelambanan dalam mengerti bahasa orang dewasa
- Terlalu sedikit latihan berinteraksi dengan orang lain
- Peran yang terlalu pasif dalam kehidupan sosial
- Cara komunikasi "non-verbal" sudah terlalu nyaman dipakai
- Orang dewasa tidak menganggap anak mampu
- Orang dewasa selalu bicara atas nama anak
- Anak tidak mendapat cukup waktu untuk bicara
- Terlalu banyak rangsangan
- Terlalu banyak bermain sendiri

untuk membantu anak mulai belajar berbicara maka ada beberapa hal yang bisa 
kita lakukan, antara lain yaitu :
- Bermain bersama sesering mungkin, utamakan kualitas drpd kuantitas
- Sesuaikan sikap dengan apa yang anak sedang lakukan
- Berkomunikasi dengan cara yang anak bisa lakukan
- Pertama beri respon terhadap semua jenis bunyi yang anak keluarkan dari 
mulut; singkat dan ekspresif
- Setelah kata-kata mulai muncul, tunjukkan bahwa respon diberikan lebih 
terhadap kata, bukan bahasa tubuh atau 
  bunyi2annya, misal :
  si anak menunjuk buku masih dengan kata eeee atau aaaa... berikan respon 
dengan mengatakan " oo ini, ini BUKU.... 
  BUU...KUUU, BUKU" (seperti yang mbak devi terangkan dibawah), tunjukkan apa 
yang harus dia ucapkan.
- Jaga agar kegiatan berlangsung menyenangkan
- Terjemahkan kata, bunyi dan tindakan anak ke salam satu kata saja
- BERSABAR, jangan ingin buru2 mendengar anak mengucapkan kata-kata
- Jangan ikut berbicara dengan lafal/logar anak, misal minum susu, jangan di 
bilang minum cucu, tetapi selalu katakan 
  susu, dan banyak kata lain
- Jadilah teman bermain yang menyenangkan, ekspresif dan menghargai anak bukan 
seperti guru atau pelatih
- Jadilah kamus hidup untuk segala hal yang dialami anak

Jadi kesimpulannya adalah:
- bahwa proses perkembangan pada setiap anak itu berbeda, bukanlah sebuah 
kompetisi dimana kita harus berlomba agar si 
  anak cepat bisa bicara
- Untuk mencapai perkembangan yang optimal adalah dengan adanya stimulasi dan 
stimulasi terbaik adalah RESPON kita 
  terhadap anak, bukan mempercepatnya, dan stimulasi yang tepat adalah 
berkembang sesuai tahapan maka anak akan merasa 
  bahagia
- Bersabar dan terus membantu belajar adalah kunci utama, ciptakan suasana yang 
nyaman sehingga anak menjadi senang ketika 
  akan belajar bukan dengan menekankannya untuk cepat bisa, maka anak malah 
akan merasa tertekan dan menjadi malas belajar

Demikian, semoga membantu :)

regards,
ida
http://tentangkami.multiply.com

                
---------------------------------
Relax. Yahoo! Mail virus scanning helps detect nasty viruses!

[Non-text portions of this message have been removed]



Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke